Bos Dan Aku

Bos Dan Aku
Perkelahian


__ADS_3

Jev menghentikan mobil nya sedikit agak jauh dari markas Bobi, agar anak buah Bobi tidak menyadari kedatangan nya.


"Kenapa berhenti di sini?" tanya Ken sambil melihat ke arah sekitar.


"Kamu lihat bangunan di depan sana, itu merkas nya Bobi, kita mengendap ke sana, karena aku yakin kalau anak buah Bobi sedang berjaga-jaga." jawab Jev sambil menunjuk sebuah bangunan di depan nya.


Selagi mereka mengamati markas Bobi, tiba-tiba ponsel Jev berdering.


"Iya yah?"


"Kamu dimana? Ayah sudah sampai bandara dan rencana akan langsung menemui kalian."


"Aku ada di depan markas nya Bobi yah." jawab Jev pelan karena takut kedengeran oleh anak buah nya Bobi.


"Kalau gitu kamu sharelock, ayah akan langsung kesana.


"Baik yah," Jev pun mematikan ponsel nya lalu mengirimkan alamat kepada Baron.


"Barusan om Baron ya bang?" tanya Ken.


"Iya dia sudah sampai bandara dan ingin langsung kesini, ayo kita turun." Jev pun turun dari mobil dan berjalan secara mengendap menuju markas Bobi di ikuti Ken dari belakang.


"Kamu lawan yang sebelah kiri, aku yang sebelah kanan dan sebisa mungkin jangan sampai bersuara." bisik Jev.


"Oke, ayo kita mulai." jawab Ken yang langsung menghampiri target nya.


Jev melakukan aksinya dengan cara membekap mulut anak buah Bobi lalu memelintir leher nya hingga berbunyi "Krek."


"Aw." satu anak buah Bobi tumbang di tangan Jev.


Ken pun melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan Jev, walau dengan susah payah untuk langsung melumpuhkan lawan nya, karena Ken bukan mafia seperti Jev.

__ADS_1


"Lex, Jo, kita di serang." ucap salah satu anak buah Bobi yang melihat teman nya di lumpuhkan oleh Jev.


"Brengsek, siapa yang berani melawan kita, ayo kita ke depan Jo." ajak Lexy.


Jo dan Lexy pun berlari keluar menghampiri yang lain nya yang ternyata mereka sedang baku hantam dengan Jev dan Ken.


Lexy dan Jo langsung ikut melawan Jev dan Ken, dan terjadilah baku hantam diantara mereka.


Antara Ken dan Jev yang sering terkena pukulan adalah Ken, karena dia memang tidak sejago Jev, tapi Ken terus berusaha untuk melumpuhkan lawan-lawan nya.


Terdengar suara teriakan dari dalam, Jev pun langsung mengeluarkan jurus yang mematikan hingga membuat Lexy dan teman-teman nya terkapar dan tak sadarkan diri.


"Adek." gumam bathin Jev lalu berlari masuk ke dalam dan melhat adik nya yang melayang karena tendangan dari Bobi hingga membuat Sandra terpelanting dan mengenai dinding hingga tidak sadar kan diri membuat Jev murka.


"Bajingan, berani nya sama perempuan." teriak Jev sambil memberikan sebuah jurus yang mematikan ke arah Bobi, tapi sayang pukulan Jev hanya melayang di udara saja.


"Oh ternyata elo Jev." ucap Bobi sambil tersenyum smirk.


"Kak Jev." bathin Lisna lalu membuka mata dan bangun dari pura-pura tidur nya.


"Sandra." teriak Lisna sambil menghampiri Sandra dan mencoba menyadar kan nya.


Dirasa sudah aman dan anak buah nya Bobi pun sudah pada tidak sadarkan diri, Ken mengikuti Jev dan masuk ke dalam.


"Sayang." teriak Ken lalu menghampiri Sandra dan memeluk nya.


"Bajingan," teriak Ken dan mau melawan Bobi.


"Kalian urus adek biar dia aku yang hadapi." teriak Jev lalu kembali menyerang Bobi, dan terjadilah baku hantam antara Bobi dan Jev.


Ken pun mengerti, begitu Ken mau menggendong Sandra tiba-tiba tubuh nya terpental sedikit jauh karena sebuah tendangan.

__ADS_1


"Bugh." sebuah tendangan mengenai tubuh Ken hingga dirinya sedikit terpental.


"Oh, ternyata lo bergabung bersama mereka, lo lupa sewaktu lo susah siapa yang nolong lo." teriak Ken sambil berdiri dan menatap tajam ke arah Sam.


"Gue akan selalu ingat, tapi gue membenci lo, lo selalu mendapatkan lebih dari gue, keluarga lo yang bahagia, posisi lo di kantor, bahkan perempuan yang gue suka malah menyukai lo, dan sampai sekarang pun dia masih perduli sama lo dari pada gue, walaupun gue yang sudah mengambil kesucian nya." Sam tidak terima kalau Sarah masih ,mengingat dan perduli kepada Ken.


Sarah terkejut mendengar penuturan dari Sam, padahal selama di depan Sam, Sarah berusaha untuk tidak memperlihatkan kalau dirinya masih menyukai Ken, tapi ternyata Sarah salah, Sam peka dengan semua nya.


"Oh, jadi hanya karena itu lo jadi seperti ini, kalau lo suka Sarah ambil saja, gue sudah punya calon istri yang lebih baik dari dia."


Sakit hati Sarah, ternyata Ken memang sudah benar-benar membuang dirinya.


"Bajingan kamu Ken, kamu memang laki-laki tidak tahu di untung, seharus nya aku yang kamu nikahi bukan wanita ****** itu, aku lebih pantas buat kamu daripada dia." gumam bathin Sarah sambil menatap penuh dengan kebencian kepada Sandra yang sudah tidak berdaya.


"Gue memang sudah mengambil kesucian nya, tapi hati nya masih sama elo, dan semua ini gara-gara elo, rasakan ini," teriak Sam sambil melayangkan sebuah pukulan kepada Ken, akhir nya di ruangan itu mereka saling baku hantam.


"Gara-gara kamu Ken membenci aku." teriak Sarah sambil mau menarik Sandra tapi sebelum tangan Sarah menyentuh tubuh Sandra Lisna sudah menjambak rambut Sarah dengan kencang hingga membuat Sarah menjerit dan berusaha untuk melepaskan genggaman tangan Lisna dari rambut nya.


"Lepaskan brengsek." teriak Sarah, tapi Lisna tidak melepaskan nya, Lisna semakin kencang menarik rambut Sarah lalu menampar nya beberapa kali hingga membuat pipi Sarah berubah menjadi merah keunguan.


Jev sekuat tenaga melawan Bobi, tapi Bobi selalu bisa membaca gerakan Jev, hingga membuat Jev selalu kecolongan dan mendapat pukulan dan tendangan dari Bobi dengan sangat keras.


Melihat Jev yang sudah lemah, Bobi terus melayangkan pukulan demi pukulan dan tendangan hingga membuat Jev terpental dan terkapar.


Bobi menghampiri Jev yang sudah tidak berdaya, Bobi pun mengeluarkan jurus maut yang mematikan dan kalau seandainya lawan mengenai jurus nya itu, maka lawan nya tidak akan bisa bernafas lagi dan akan langsung menghembuskan nafas nya.


Dengan sekuat tenaga Bobi bersiap untuk mengeluarkan jurus mematikan nya, "Rasakan ini." teriak Bobi sambil mengarahkan pukulan serta kaki nya yang ingin menginjak titik dimana tempat itu yang akan membuat Jev menghembuskan nafas nya untuk terakhir kali.


"Arrrggghhhhhhhh."


"Kak Jev." teriak Lisna sambil melepaskan jambakan nya dan mendorong keras tubuh Sarah.

__ADS_1


"Bang Jev." teriak Ken sambil memukul Sam dengan keras hingga Sam terkapar di lantai.


__ADS_2