
Satu bulan kemudian..
Mery dan Sandy sudah kembali menjalani rutinitas seperti biasa.Seperti biasa pula Sandy masih tetap cemburu saat Sakti sering berkunjung kerumah Mery.
Mery sudah menjelaskan kepada Sandy kalau Sakti hanyalah teman dan tidak lebih.Mery tidak suka cara Sandy membatasinya dalam berteman.
" Kak..kenapa kakak selalu seperti ini.Aku kan udah bilang kalau Sakti itu cuma teman aku,lagian Sakti datang kerumah aku juga nggak sendiri,ada Reni dan juga Tetra.Nggak ada alasan untuk kak Sandy cemburu.." ucap Mery kesal.
" Tapi sayang..aku nggak suka cara Sakti menatap kamu,kamu tau kan kalau Sakti itu suka sama kamu.." ucap Sandy sambil menggenggam tangan Mery.
" Aku juga udah bilang sama Sakti kak kalau aku udah punya pacar yaitu kamu,aku juga bilang sama Sakti kalau aku nggak bisa menerima perasaannya dan Sakti tau itu.Masak aku harus menolak teman aku untuk datang kerumah aku kan nggak mungkin kak..ngertiin posisi aku dong..!! " ucap Mery kesal.
" Tapi aku cemburu sayang.." ucap Sandy.
" Cemburu kak Sandy nggak beralasan.Lagian Sakti datang juga nggak sendiri.Apa kak Sandy nggak percaya sama aku ? " ucap Mery sambil menatap kedua mata Sandy.
" Maafin aku sayang..aku percaya sama kamu.Ya udah kalau gitu aku balik dulu..salam buat tante.." ucap Sandy sambil mengecup kening Mery.
" Hati hati...aku mencintaimu kak.." ucap Mery.
" Hemm..bye..sayang..." ucap Sandy lalu berjalan keluar.
✨
✨
✨
✨
Satu minggu kemudian..
Sandy berencana untuk melamar Mery Sandy tidak ingin menunda nundanya lagi.Sandy bisa melihat betapa Sakti semakin gencar mendekati Mery.Sandy tidak ingin kehilangan Mery lagi.
Sandy mengambil ponselnya diatas meja lalu menghubungi Mery..
Tutt..tutt..tutt..( ponsel Mery berbunyi )
" Hallo Kak.." jawab Mery.
" Kamu dirumah nggak sayang.." tanya Sandy.
" Aku dirumah..ada apa kak ? " ucap Mery.
" Aku mau mengajak kamu makan malam,kamu mau nggak.." ucap Sandy.
" Boleh..." ucap Mery senang.
__ADS_1
" Ya udah kamu siap siap aku akan menjemputmu sekarang.." ucap Sandy lalu mematikan telfonnya.
Sandy segera bersiap siap dan tak lupa dia membawa cincin yang sudah dia siapkan jauh jauh hari untuk melamar Mery.
Setelah selesai bersiap siap Sandy keluar dari kamar dan menuruni tangga.
" Kamu mau kemana sayang ? " tanya Mona.
" Aku mau makan malam sama Mery Ma.." ucap Sandy.
" Kapan nie kalian akan menikah,mama ingin sekali melihat kalian menikah.." ucap Mona.
" Tunggu aja Ma,nggak akan lama lagi..udah ya Ma..Mery udah menunggu.." ucap Sandy lalu mencium tangan Mona.
Sandy berjalan keluar menuju mobilnya dan masuk kedalam mobil.Sandy melajukan mobilnya.Sesampainya dirumah Mery,Sandy turun dari mobil..
Tokk..tokk..tok...( Suara pintu diketuk )
" Sebentar..." teriak Meysa sambil berjalan kearah pintu.
Ceklek..( suara pintu terbuka )
" Malam tante..." sapa Sandy sambil mencium tangan Meysa.
" Malam San..ayo masuk dulu.." ucap Meysa.
" Makasih tante..." ucap Sandy sambil masuk kedalam rumah.
" Ayo kak.." ucap Mery sambil menghampiri Sandy.
" Pulangnya jangan malam malam ya San.." ucap Meysa.
" Iya tante..cuma makan malam dekat sini kok tante.." ucap Sandy.
" Mery pergi dulu ya Ma..." ucap Mery sambil mencium tangan Meysa.
" Sandy juga mohon izin tante.." ucap Sandy sambil mencium tangan Meysa.
" Hati hati..jangan pulang malam malam.." ucap Meysa.
" Baik Ma.." ucap Mery lalu keluar dari rumah dan diikuti Sandy.
Mereka berjalan menuju mobil dan masuk kedalam mobil.Sandy melajukan mobilnya..
" Malam ini kamu sangat cantik sayang.." puji Sandy.
" Makasih kak.." ucap Mery sambil tersenyum manis.
__ADS_1
" Kak Sandy hari ini juga beda nggak kayak biasanya,apa hari ini adalah hari spesial ya kak.." ucap Mery curiga.
" Spesial karena sekarang kita udah balik lagi seperti dulu,spesial karena ini pertama kali aku mengajak kamu makan malam setelah sekian lama.." ucap Sandy.
Tak berselang lama mereka sampai direstoran.Mery nggak menyangka Sandy akan mengajaknya makan direstoran milik Sakti..
" Kok kita makan disini kak.." ucap Mery terkejut.
" Nggak papa sayang..aku ingin sekali kali makan direstoran milik Sakti..." ucap Sandy lalu keluar dari mobil.
Sandy membukakan pintu mobil untuk Mery dan mengulurkan tangannya untuk membantu Mery turun dari mobil.Mery menyambut tangan Sandy dan keluar dari mobil.Mereka berjalan masuk kedalam restoran.
Sakti melihat Sandy dan Mery masuk kedalam restoran.Sakti menghampiri Sandy dan Mery.
" Hai Mer.." sapa Sakti.
" Hai Sak.." sapa Mery.
" Kalian mau makan malam.." ucap Sakti sambil menatap Sandy.
" Hemmm..kita mau makan malam,katanya direstoran ini ada menu spesial yang sangat enak.Kami ingin mencicipinya.." ucap Sandy.
" Mari..aku antar ketempat yang spesial.." ucap Sakti.
Sandy dan Mery berjalan mengikuti Sakti.Sakti sendiri yang melayani Sandy dan Mery.Bagi Sakti Mery adalah tamu kehormatannya.
" Silahkan dinikmati menu spesial di restoran kami.." ucap Sakti.
" Terimakasih Sak..maaf udah merepotkan kamu.." ucap Mery.
" Nggak merepotkan kok Mer..kalian adalah tamu kehormatan kami.." ucap Sakti.
" Terimakasih atas pelayanannya.." ucap Sandy.
" Sama sama,aku permisi dulu..selamat menikmati.." ucap Sakti lalu berjalan menjauh.
Dari kejauhan Sakti terus menatap kearah Mery dan Sandy.Sakti nggak menyangka Sandy akan mengajak Mery makan malam direstorannya.Sakti tidak tau apa yang ada dipikiran Sandy saat ini.Sakti tau kalau selama ini Sandy tidak menyukainya.
Sandy dan Mery menikmati makan malam dengan diiringi musik yang romantis.Mery bahagia bisa kembali bersatu sama Sandy.Setelah selesai makan Sandy izin untuk pergi ke toilet..
" Aku ke toilet dulu ya sayang..." ucap Sandy.
" Jangan lama lama.." ucap Mery.
" Iya sayang..." ucap Sandy lalu berjalan pergi.
Setelah Sandy pergi Mery hanya memainkan ponselnya.Sandy naik keatas panggung..
__ADS_1
" Selamat malam semuanya.." sapa Sandy.
🌟🌟🌟🌟