Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Tak ingin kehilangan..


__ADS_3

Saat ini jantung Mery berdetak tak karuan,wajah Sandy begitu dekat dengan wajahnya..


" Kak Sandy mau ngapain ? Lepasin aku.." ucap Mery sambil mendorong tubuh Sandy.


Tapi Sandy tak mau melepaskan pelukannya,Sandy semakin mempererat pelukannya..Sandy kembali mendekatkan wajahnya kewajah Mery..


Cuupp....


Sandy kembali mencium bibir mungil Mery,ini ketiga kalinya Sandy mencium bibir Mery..Davin tidak percaya dengan apa yang dilihatnya..bos nya mencium sekretarisnya sendiri..


Sandy mengakhiri ciumannya dan melepaskan pelukannya,Mery mengatur nafasnya yang tersengal sengal..


" Apa yang kak Sandy lakukan kali ini sudah keterlaluan.." ucap Mery tanpa sadar airmata menetes dikedua pipinya..


" Davin..saya peringatkan sama kamu,mulai hari ini jangan pernah kamu dekati Mery lagi karena mulai hari ini Mery adalah pacar saya.." ucap Sandy sambil menarik Mery dalam pelukannya.


Mery dan Davin terkejut mendengar ucapan Sandy,Mery tidak percaya Sandy mengatakan itu,ini bagaikan mimpi baginya..


" Maaf Pak..sepertinya bapak salah paham..saya sama Mery hanya berteman.." ucap Davin.


" Benarkah itu..kamu nggak ada rasa sama Mery ? " tanya Sandy senang.


" Ya..awalnya saya memang tertarik sama Mery tapi saya lihat Mery tidak tertarik sama saya jadi saya mundur dengan teratur.." ucap Davin.


" Bagus..buang jauh jauh perasaan kamu itu kalau kamu nggak mau sakit hati,Mery hanya milikku.." ucap Sandy sambil manatap kedua mata Mery.


Mery hanya diam terpaku dalam dekapan Sandy,saat ini jantungnya seakan mau keluar dari tubuhnya..


" Kenapa kamu diam aja ? apa kamu nggak bahagia mendengar keputusan aku ini ? " ucap Sandy.


" A..aku..ti...dak percaya kak..Sandy mengucapkan semua itu.." ucap Mery gugup.


" Kenapa ? bukankah aku udah bilang sama kamu kalau aku sayang sama kamu,aku nggak mau menyesal nanti saat kamu meninggalkan aku,aku nggak perduli dengan gimana perasaan aku yang sebenarnya karena yang aku tau aku sangat menyayangi kamu dan tak ingin kehilangan kamu.." ucap Sandy lalu mempererat pelukannya.


" Apa kak Sandy yakin dengan keputusan kakak,kakak nggak akan menyesal ? " tanya Mery.


" Justru aku akan menyesal bila tak melakukan ini.." ucap Sandy lalu mengecup kening Mery.


" Jadi sekarang kita jadian.." ucap Mery.


" Ya..sekarang kamu hanya milikku tak akan aku biarkan orang lain merebutmu dari aku.." ucap Sandy sambil menggenggam erat tangan Mery.


Mery sangat bahagia penantiannya selama bertahun tahun kini membuahkan hasil,orang yang sangat ia sayangi kini menjadi miliknya..


" Apa kamu mau menjadi pacar aku dan selalu menemaniku ? " tanya Sandy.


" Ya..aku mau,aku mencintaimu kak..sangat mencintaimu.." ucap Mery sambil memeluk tubuh Sandy.


" Apa kamu bahagia ? " ucap Sandy.


" Ya ..aku sangat bahagia.." ucap Mery senang.


Sandy melepas pelukan Mery dan berjalan mendekati Davin..


" Maaf karena telah merepotkan kamu,sekarang kamu bisa balik lagi kekantor.." ucap Sandy sambil menepuk bahu Davin.

__ADS_1


" Baik pak..aku duluan ya Mer.." ucap Davin.


" Maaf ya Vin..aku udah merepotkan kamu.." ucap Mery.


" Nggak papa kok.." ucap Davin.


Davin naik keatas motornya dan melajukan motornya..


Sandy menarik tangan Mery dan masuk kedalam mobil..Sandy melajukan mobilnya..


" Kita mau kemana ? " tanya Mery.


" Makan siang habis itu jalan jalan.." ucap Sandy.


" Tapi ini udah bukan jam makan siang,kita harus balik kekantor.." ucap Mery.


" Terserah aku..aku bos jadi bebas..!! " ucap Sandy.


" Dasar..!! " ucap Sandy.


Sandy memberhentikan mobilnya disebuah restoran,mereka turun dari mobil dan masuk kedalam restoran,didalam restoran mereka bertemu dengan Mira dan Marcel..Mereka berbincang bincang..


" Kalian ngapain disini ? " tanya Sandy.


" Aku mau kerumah mama.." ucap Mira.


" Wah keponakan tante ganteng banget..sini Mir biar aku gendong.." ucap Mery.


Mira memberikan anaknya kepada Mery,Sandy tersenyum melihat Mery sedang mengendong anak Mira dan Marcel.


" Udah 11 bulan,kapan ni kak Sandy menyusul ? " ucap Mira.


" Nikah aja belum disuruh menyusul.." sindir Marcel sambil mengunyah makanan.


" Iya nie kapan kak Sandy nikah,apa masih belum bisa move on dari kak Dona..? " tanya Mira.


" Jangan lagi mikirin Dona dia udah bahagia sama Frans,jangan menganggu kehidupan kakak kamu.." ucap Marcel.


" Siapa juga yang mau menganggu Frans,aku udah move on kali sama Dona,lagian aku juga udah dapat penganti Dona.." ucap Sandy sambil tersenyum menatap Mery.


" Siapa kak ? apa aku mengenalnya ? " tanya Mira penasaran.


" Tentu kamu mengenalnya,dia sangat dekat sama kamu.." ucap Sandy.


Mira semakin penasaran,apalagi melihat tingkah Mery yang dari tadi senyum senyum nggak jelas saat ditatap oleh Sandy.


" Jangan bilang orang itu adalah Mery.." ucap Mira curiga.


" Apa Mery ? bukannya dulu kamu nggak suka saat Frans menjodohkan kalian ? " ucap Marcel terkejut.


" Ya..wanita itu adalah Mery,kita baru aja jadian,itu dulu tapi sekarang aku sadar kalau aku nggak bisa jika harus kehilangan Mery.." ucap Sandy sambil menggenggam tangan Mery.


" Wah selamat ya..aku senang deh mendengarnya,kak Dona pasti juga senang mendengarnya.." ucap Mira senang.


Sandy mengendong anak Mira dan Marcel..

__ADS_1


" Anak kamu lucu Mir..siapa namanya ? " tanya Sandy lalu mencium pipi anak Mira.


" Namanya Carlos William.." ucap Mira.


" Hallo Carlos.." ucap Sandy sambil memangku Carlos dan memainkan pipi gembulnya.


" Kapan ni kalian menikah ? " tanya Mira.


Uhukk..uhukk..


" Kamu kenapa Mer ? " ucap Mira sambil memberikan segelas air putih kepada Mery.


Mery mengambil segelas air itu lalu meminumnya..


" Baru juga jadian udah ditanya kapan nikah.." ucap Mery sambil menepuk nepuk dadanya.


" Ya kan itu bagus,ngapain juga pacaran lama lama.." ucap Marcel.


" Kalau sampai mama tau kabar ini pasti mama akan langsung merencanakan pernikahan kalian sama tante Mona.." ucap Mira.


Sandy dan Mery saling bertatapan,mereka lupa kalau mama mereka sudah berteman lama..


" Aku akan bilang sama mama untuk tidak buru buru karena aku belum siap untuk menikah.." ucap Sandy.


" Aku juga.." ucap Mery.


" Apa kalian mampu menahan godaan ? " tanya Marcel.


" Maksudnya..? " tanya Mery yang saat ini mengerutkan dahinya tidak paham dengan pertanyaan Marcel.


" Kalau orang pacaran itu godaannya banyak,apa lagi saat lagi berduaan nanti yang ketiganya setan..." ucap Marcel.


" Kok kak Marcel bicara seperti itu,apa ini juga pengalaman kak Marcel,aku denger denger kak Marcel dulukan penakluk wanita.." sindir Mery.


" Mungkin Mer.." ucap Mira sambil cemberut.


" Itukan masa lalu sayang,sekarang yang ada dihati aku cuma kamu.." ucap Marcel lalu mengecup kening Mira.


" Ngomong ngomong habis ini kalian mau kemana ? " tanya Mira.


" Aku mau ajak Mery jalan jalan.." ucap Sandy.


" Kemana ? bukannya ini masih jam kerja.." ucap Mira.


" Ke hotel barang kali.." goda Marcel.


" Apa..!! hotel..ya eng..enggaklah.." ucap Sandy gugup.


" Kenapa kak Sandy gugup ? " tanya Mery penasaran.


" Karena tiba tiba Marcel ngomongin hotel,mana mungkin aku ajak kamu kehotel.." ucap Sandy.


" Ya jawabnya nggak usah gugup juga kali.." sindir Marcel.


🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2