Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Bonus Chapter 1


__ADS_3

Dua tahun kemudian..


Saat ini keluarga Dona sedang berduka. Mereka sangat terpukul akan kepergian Marcel dan Mira.


Marcel dan Mira meninggal dalam kecelakaan pesawat saat Marcel sedang dalam perjalanan bisnis ke Amerika bersama Mira.


Carlos memang sengaja mereka titipkan ke Dona dan Frans, karena Carlos harus sekolah. Carlos sangat sedih karena kematian kedua orangtuanya.


Sayangnya jasad mereka tidak diketemukan. Mereka hanya bisa mendoakan Marcel dan Mira dari rumah.


Semua keluarga berkumpul untuk mendoakan Marcel dan Mira agar tenang di Sisi Allah. Semoga mereka mendapatkan tempat terindah karena amal kebaikan mereka selama ini..


" Mama, Papa, kenapa kalian tega meninggalkan Carlos sendirian, Carlos tidak mau sendirian Ma, Pa, Carlos ingin bersama Mama dan Papa. Maafin Carlos, jika selama ini Carlos nakal, kembalilah Ma, Pa, jangan tinggalkan Carlos sendirian."


Evan tidak tega melihat Carlos menangis. Dia berjalan menghampiri Carlos dan memeluknya.


"Jangan menangis, kan masih ada aku, Mama dan juga Papa aku. Kamu boleh kok memanggil mereka Mama dan Papa, aku akan berbagi kasih sayang Mama dan Papa aku." Ucap Evan mencoba menenangkan Carlos.


Dona dan Frans tersenyum melihat kedekatan Carlos dan Evan. Dona sudah berniat untuk merawat Carlos dan menganggapnya seperti anaknya sendiri.


"Aku mau Mama dan Papa, kenapa mereka tega meninggalkan aku sendirian? apa salah aku? aku bukan anak yang nakal. Selama ini aku selalu patuh, aku mau Mama dan Papa." Tangis Carlos semakin pecah.

__ADS_1


Dona berjalan menghampiri Evan dan Carlos..


"Sayang, kamu harus mengikhlaskan Mama dan Papa kamu, karena sekarang mereka sudah bahagia di surga. Bukannya kamu anak yang baik, sekarang kamu doakan yang terbaik untuk Mama dan Papa kamu." Ucap Dona lalu mengusap lembut puncak kepala Carlos.


"Tapi Carlos nggak bisa tidur kalau nggak ada Mama, Carlos ingin dipeluk sama Mama."


"Mulai sekarang Carlos anggap bibi sebagai Mama kamu dan paman Frans sebagai Papa kamu. Carlos bisa tidur sama Mama mulai malam ini." Ucap Dona sambil memeluk Carlos dan Evan.


"Anggap Evan sebagai abang kamu dan mulai sekarang kalian adalah anak-anak Mama."


Carlos menangis dalam dekapan Dona. Frans berjalan menghampiri mereka dan memeluk mereka.


Beberapa bulan kemudian..


Carlos dan Evan sekarang sekolah di sekolah yang sama. Evan memperkenalkan Carlos sebagai adiknya. Banyak yang menyukai Carlos, karena Carlos orangnya pandai bergaul dan juga baik hati. Dia tidak jahil seperti Evan.


Untuk sementara Meysa tinggal di rumah Dona untuk membantu merawat Carlos. Walaupun sebenarnya Dona bisa merawatnya sendiri, tapi Meysa ngotot ingin merawat Carlos.


Meysa juga sangat terpukul akan kepergian Mira dan Marcel. Padahal saat itu Mira sedang mengandung anak keduanya.


"Sudahlah Ma, ikhlaskan Mira, dia udah bahagia bersama Marcel di Sisi-Nya. Cinta Mira dan Marcel bersatu sampai maut memisahkan mereka. Mama harus kuat demi Carlos, sekarang Carlos membutuhkan perhatian lebih dari kita. Dona bangga Ma sama Carlos, dia anak yang kuat. Sekarang dia udah tidak lagi menangisi kepergian kedua orangtuanya. Apalagi ada Evan disisinya."

__ADS_1


"Mama juga udah belajar ikhlas sayang, tapi kenangan-kenangan Mira membuat Mama sedih lagi. Dia anak yang baik, tapi kenapa nasibnya seperti ini." Ucap Meysa sedih.


"Itu udah takdir Ma, kita juga tak bisa menyalahkan takdir. Hidup mati kita hanya Allah yang tau. Kita cuma bisa berdoa dan menjalankan semua perintah perintah-Nya. Dona yakin Mira akan sedih kalau melihat mama seperti ini. Dona mohon sama Mama jangan bersedih lagi. Kita doa kan yang terbaik untuk Mira dan Marcel."


🌟🌟🌟🌟


Hai para readers sekalian. Ini aku udah tulis season yang kedua..judulnya "Haruskah Aku Mengalah" Ini menceritakan tentang kehidupan percintaan Evan dan juga Carlos.


Ikuti terus ceritanya ya..ini masih dalam tahap di rewiew..🙏🙏🙏


Visual Monica Salsabila saat berumur 2 tahun..



Evano Alberto..



Carlos William..


__ADS_1


🌟🌟🌟🌟


__ADS_2