
" Selamat malam semuanya.." sapa Sandy.
Mery terkejut mendengar suara Sandy dari atas panggung begitu juga dengan Sakti.
" Ngapain kak Sandy disitu..? " ucap Mery terkejut.
" Malam ini adalah hari spesial untuk saya karena malam ini saya ingin melamar pujaan hati saya.Saya harap dia mau menerima lamaran saya..mohon do'anya ya para tamu sekalian.." ucap Sandy.
Tep...
Lampu restoran mati,lalu ada lampu sorot menyorot kearah Sandy.
" Aku ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk seseorang yang duduk disana.." ucap Sandy sambil menunjuk kearah Mery.
Tiba tiba ada lampu sorot yang menyorot kearah Mery.Mery sontak langsung terkejut.
Suara musik mulai mengalun mengiringi nyanyian Sandy.
ππKatamu cintaku berlebihan
Cemburu ku tak beralasan
Membuat dirimu tak nyaman
Maafkan aku...sayang
Aku takut kehilangan dirimu
Aku takut, takut kehilanganmu
Aku takut kehilangan cintamu
Aku takut hidup tanpa dirimu
Aku tak akan bisa
Aku yang bisa gila
Bila kau pergi meninggalkanku
Oh...
Katamu cintaku berlebihan
Cemburu ku tak beralasan
Bagaikan burung dalam sangkar
Maafkan aku..sayang
Aku takut kehilangan dirimu
__ADS_1
Aku takut, takut kehilanganmu
Aku takut kehilangan cintamu
Aku takut hidup tanpa dirimu
Aku tak akan bisa
Aku yang bisa gila..bila kau pergi meninggalkanku
Sandy turun dari panggung dan berjalan kerarah Mery..
Oh....
...Aku takut kehilangan dirimu
Aku takut,takut kehilanganmu
Aku takut kehilangan cintamu
Aku takut hidup tanpa dirimu
Aku tak akan bisa
Aku yang bisa gila..bila kau pergi meninggalkanku...
Sandy berjongkok didepan Mery sambil mengeluarkan kotak berwarna merah berisikan cincin..
" Aku dan kamu,diantara dua hati yang bertaut pada satu cinta tentang aku yang sangat memujamu,tentang aku yang sangat mengagumimu dalam simfoni imajinasi..
Tentang kita,tentang jalan cerita yang telah kita lalui diantara suka dan duka yang telah kita lewati bersama.Keyakinan tentang hati yang sepenuhnya aku yakini dengan seuntai Do'a aku bersimpuh dihadapanmu mengutarakan niat tulus dari hati.
Izinkan aku menyematkan cincin dijari manismu,sebagai tanda keseriusanku.Izinkan aku menjadi imam dalam hidupmu.Izinkan aku membimbingmu menuju surga-Nya.Izinkan aku menemanimu sampai hanya maut yang sanggup memisahkan kita sampai nyawa ini tinggalkan raganya..
Will you merry me..?.." ucap Sandy sambil membuka kotak cincin itu dan ditunjukan dihadapan Mery.
Mery tak mampu berkata kata apa apa.Mery tak menyangka Sandy akan melamarnya didepan banyak orang.Mery merasa sangat bahagia.
" Terima..terima..terima.." sorak para pengunjung restoran.
Tep..
Lampu kembali menyala..semua pengunjung restoran menatap kearah Mery dan Sandy.Sakti yang berdiri disudut sangat terkejut sambil melihat apa yang Sandy lakukan.
Mery menatap Sandy dengan senyuman manis diwajahnya.Mery hanya sanggup menganggukan kepalanya.Saat ini Mery merasa sangat bahagia sekaligus terharu atas kejutan yang diberikan Sandy.
Sandy mengambil cincin dari kotak dan disematkan dijari manis Mery lalu mencium punggung tangan Mery..
" Terimakasih sayang..aku akan mengganti setiap tetes air matamu dengan kebahagiaan..aku mencintaimu.." ucap Sandy lalu berdiri dan mencium bibir Mery..
Suara tepuk tangan bersahutan terdengar mengema diseluruh ruangan restoran.
__ADS_1
Mery sangat bahagia hingga air mata keluar dari kedua matanya.Sandy menghapus air mata Mery dan mengecup kening Mery.
" Aku tak akan membiarkan air mata keluar dari kedua mata indahmu karena air matamu sangat berharga untukku.." ucap Sandy sambil tersenyum bahagia.
" Kak..maafin aku kalau selama ini aku selalu menolak saat kak Sandy mengajak aku nikah,maafin aku..." ucap Mery menyesal.
Sandy mendudukan Mery dikursi dan Sandy duduk disamping Mery..
" Sekarang semua itu udah nggak penting sayang karena sekarang kamu sudah mau menerima lamaran aku..maaf karena baru sekarang aku bisa melamarmu seperti ini.." ucap Sandy sambil menggenggam tangan Mery.
" Hari ini aku bahagia banget kak,aku nggak menyangka kak Sandy akan memberikan aku kejutan seperti ini,lamaran yang sangat romantis.." ucap Mery.
" Sebenarnya aku udah mempersiapkan ini jauh jauh hari tapi aku masih takut jika nanti kamu akan menolak ku lagi,hari ini aku beranikan diri aku untuk melamar kamu karena aku nggak mau kehilangan kamu lagi.." ucap Sandy.
" Aku nggak akan pernah meninggalkan kak Sandy karena aku sangat mencintai kak Sandy.." ucap Mery.
" Ya udah..karena ini udah malam ayo kita pulang,besok aku akan secara resmi melamar kamu sama mama aku dan juga kakak aku.." ucap Mery.
" Baik kak..aku akan menunggumu.." ucap Mery.
Sandy dan Mery berdiri dan berjalan menuju pintu keluar.
" Mer..tunggu.." teriak Sakti.
Sandy dan Mery menghentikan langkahnya.Sandy melihat Sakti sedang berjalan kearah mereka.Dengan cepat Sandy menggenggam tangan Mery.
" Maaf..kalau aku menganggu kalian,aku cuma ingin mengucapkan selamat kepada kalian,aku senang Mer..akhirnya kamu dilamar sama orang yang sangat kamu cintai.Aku ikut bahagia atas kebahagian kamu..sekali lagi selamat ya.." ucap Sakti sambil mengulurkan tangannya.
" Terimakasih Sak.." ucap Mery sambil menjabat tangan Sakti.
" Kalau gitu kami permisi dulu.." ucap Sandy lalu berjalan keluar sambil mengandeng tangan Mery.
Mereka masuk kedalam mobil.Sandy melajukan mobilnya..
Didalam mobil Mery terus saja menatap wajah Sandy.Kebahagian Mery tak bisa diungkapkan dengan kata kata.
" Ngapain kamu nglihatin aku terus.." ucap Sandy.
" Nggak papa.." ucap Mery sambil tersenyum manis.
" Jangan mengodaku ya.." ucap Sandy.
" Siapa juga yang mau mengoda kak Sandy,aku kan cuma menatap wajah calon suami aku,yang akan menjadi imam aku.." ucap Mery sambil terus tersenyum.
Sandy menghentikan mobilnya dipinggir jalan.Mery terkejut karena tiba tiba Sandy menghentikan mobilnya..
" Kak..kok berhenti..!! " ucap Mery terkejut.
Sandy tak menjawab pertanyaan Mery dan langsung menarik tengkuk Mery.Sandy mendaratkan ciuman kebibir Mery.Dengan sangat lembut Sandy mulai mencecapi bibir Mery.Mery membalas ciuman Sandy.
" Jangan pernah meninggalkan aku lagi kak..karena aku nggak akan sanggup kehilangan mu.." ucap Mery.
__ADS_1
" Aku nggak akan mengulangi kesalahan itu lagi..maafin aku sayang.." ucap Sandy sambil memeluk Mery.
ππππ