Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Berita mengejutkan


__ADS_3

Terdengar suara ketukan di pintu ruang kerja Frans. Frans mengakhiri pangutannya dan mengerutu kesal, karena aktivitasnya terganggu. Tapi tidak dengan Dona, ia malah tersenyum melihat bibir Frans yang terus mengerutu tiada henti.


" Siapa sih sayang, menganggu aja." Ucap Frans sambil mengerucutkan bibirnya.


" Jangan marah, siapa tau itu ada tamu penting." Ucap Dona lalu berdiri dan berjalan menuju pintu.


Dona membuka pintu..


" Mama! ada apa Ma?" Tanya Dona penasaran.


" Itu sayang, ada yang mencari nak Frans?"


" Siapa Ma?" Tanya Dona semakin penasaran.


" Kalau nggak salah namanya Marcel."


Dona menganggukan kepalanya , lalu berteriak memanggil Frans.


" Sayang ada mencari kamu." Teriak Dona.


" Siapa sayang?" Sahut Frans sambil berjalan menghampiri Dona.


" Marcel."


Franspun berjalan keluar menuju ruang tamu. Dona dan Mama nya berjalan menuju dapur.


" Ada apa kamu kesini?" Tanya Frans sambil duduk di sofa.


" Cuma mau main aja, ngomong-ngomong tadi itu tadi siapa?" Tanya Marcel penasaran.


" Yang mana?"


" Ibu ibu dan dua cewek tadi." Ucap Marcel.


" Ooo..itu Mama dan adik-adiknya Dona." Ucap Frans sambil menyandarkan tubuhnya ke punggung sofa.


" Ada acara apa mereka kamu suruh kemari?" Tanya Marcel penasaran.


" Aku akan menikah dengan Dona."


" Apaaa!" Teriak Marcel. Seketika kedua mata Marcel membulat.


" Kamu nggak lagi bercandakan? karena bercanda kamu nggak lucu." Tanya Marcel terkejut.


" Aku serius, aku akan menikahi Dona seminggu lagi." Ucap Frans dengan nada serius.


" Bukannya kamu nggak mau berkomitmen sama cewek manapun?"


" Aku bukan Frans yang dulu lagi Cel, aku sudah merubah pola pikir aku. Aku mencintai Dona dan aku ingin hidup bersamanya." Ucap Frans sambil memiringkan wajahnya menatap Marcel.


" Aku nggak menyangka Dona bisa merubah diri kamu, dulu kamu nggak percaya yang namanya cinta. Apalagi yang namanya pernikahan, dulu kamu mempunyai pemikiran kalau pernikahan hanya akan membawa penderitaan."Ucap Marcel sambil mengingat semua kata-kata Frans dulu.


" Ya aku dulu memang berfikir seperti itu, karena aku melihat pernikahan orangtua aku hancur. Tapi setelah bertemu Dona entah mengapa aku tidak bisa jauh darinya, hidupku tidak akan lengkap tanpa kehadiran Dona."

__ADS_1


" Ya aku bahagia atas pernikahanmu, semoga kalian bersama dan bahagia selamanya." Ucap Marcel sambil menepuk bahu Frans.


" Terimakasih."


Dona berjalan menuju ruang tamu sambil membawa nampan berisi camilan dan minuman.


" Kalian lagi membicarakan apa? kok serius banget." Tanya Dona sambil meletakan minuman dan camilan diatas meja.


" Sini duduk sini sayang." Jcap Frans sambil menarik tangan Dona dan mendudukannya disampingnya.


" Bukan apa-apa kok, Frans cuma bilang kalau dia akan segera menikah dan aku terkejut mendengarnya." Ucap Marcel.


"'Ooo..gitu..jangan lupa datang ya Pak, kami akan senang jika Pak Marcel bisa datang." Ucap Dona dengan senyuman di wajahnya.


" Pasti aku akan datang, Frans adalah sahabat aku dari kecil." Ucap Marcel.


" Ayo silahkan diminum." Tawar Dona.


" Makasih ya Don." Ucap Marcel sambil mengambil kopi buatan Dona lalu meminumnya.


Mereka pun berbincang-bincang dan tanpa terasa sudah pukul 22.00 WIB.


" Karena sudah malam, aku pulang dulu." Ucap Marcel sambil berdiri.


" Ok, sayang aku mengantar Marcel keluar dulu ya." Ucap Frans sambil berdiri.


" Ya, hati-hati dijalan ya Pak Marcel." Ucap Dona.


Frans dan marcel berjalan keluar, tapi di depan pintu tiba-tiba.


" Maaf aku tidak sengaja." Ucap Mira.


" Nggak apa-apa.." Ucap Marcel sambil mencoba berdiri.


Marcel melihat wajah Mira tanpa berkedip.


" Gadis ini cantik sekali." Guman Marcel dalam hati.


" Woy.." Teriak Frans sambil menepuk pundak Marcel.


Marcel pun tersadar dari lamunannya.


" Ngapain kamu melototin Mira kayak gitu, mata kamu sampai mau loncat keluar." Sindir Frans heran.


" Maaf ya kak, aku tadi buru-buru, jadi tidak sengaja menubrukmu." Ucap Mira meminta maaf.


" Nggak apa-apa kok, kenalin nama aku Marcel." Ucap Marcel sambil menyodorkan tangannya.


" Aku Mira." Ucap Mira sambil menjabat tangan Marcel.


" Sudah ayo, katanya mau pulang." Ucap Frans sambil menarik tangan Marcel.


" Bye Mira, sampai ketemu lagi." Ucap Marcel sambil melambaikan tangannya.

__ADS_1


" Itu pasti teman kak Frans, ganteng juga." Ucap Mira sambil melambaikan tangannya.


Mira masuk kedalam rumah dan menghampiri Dona.


" Tadi siapa kak?" Tanya Mira penasaran.


" Marcel, teman Frans. Ada apa kamu tanya-tanya?" Tanya Dona penasaran.


" Nggak kok, cuma penasaran aja, dia tampan." Puji Mira.


" Kamu ini ya, kamu harus hati-hati sama Marcel, dia orangnya playboy dan pandai merayu." Ucap Dona.


" Kakak tau tentang kak Marcel?"


" Kakak nggak begitu kenal sih, kalau kamu penasaran kamu tanya aja sama Frans." Ucap Dona.


" Ngak mau ah, nanti kak Frans malah mikir yang macam-macam lagi. Ya sudah kak, aku mau kekamar dulu." Ucap Mira sambil berjalan meninggalkan Dona.


Sedangkan diluar..


" Awas ya kalau kamu sampai macam-macam sama Mira." Ancam Frans.


" Tenang saja, aku nggak akan ngapa-ngapain Mira. Aku cuma kagum saja, wajahnya mirip banget sama Dona, apalagi tubuhnya..wow.." Puji Marcel sambil membayangkan lekuk tubuh Mira.


" Sudah sana pulang." Ucap Frans sambil mendorong tubuh Marcel.


Marcelpun masuk ke dalam mobil..


" Salam ya untuk Mira." Teriak Marcel lalu melajukan mobilnya.


" Dasaaarrr! gak bisa lihat cewek cantik dikit aja langsung terpesona." Teriak Frans sambil menatap mobil Marcel yang semakin menjauh.


Frans masuk ke dalam rumah dan berjalan menghampiri Dona.


" Sayang ayo tidur." Ucap Frans sambil memeluk Dona dari belakang


" Sayang lepasin nggak, nanti kalau Mama melihat bagaimana?" Ucap Dona sambil melepaskan tangan Frans.


" Biarin aja, Mama pasti juga maklum." Ucap Frans sambil mempererat pelukannya.


" Kamu ini ya..manja banget." Ucap Dona sambil mengusap lembut pipi Frans.


" Biarin.." Ucap Frans sambil menyandarkan dagunya kebahu Dona.


" Sayang..lepasin nanti mama melihat." Ucap Dona.


" Temani aku tidur." Ucap Frans yang masih memeluk Dona.


" Sayang please lepasin aku, nanti kalau Mama lihat bagaimana?" Pinta Dona.


Frans membalikan tubuh Dona dan menatap wajah cantik Dona.


" Biarin aja, lagian kita juga akan segera menikah.." Ucap Frans lalu mengecup bibir Dona.

__ADS_1


" Ehemm ehemm..( terdengar suara deheman ).


🌟🌟🌟🌟


__ADS_2