
Ceklek..( suara pintu terbuka dan tertutup )
Sandy dan Mery masuk kedalam rumah,Sandy duduk sofa..
" Kak Sandy kok tau aku dirumah sendirian ? " tanya Mery.
Setahu Mery dia nggak pernah memberitahu Sandy kalau mamanya akan menginap dirumah Frans.
" Aku di mintai tolong sama tante untuk menemani kamu selama tante tinggal dirumah Dona.." ucap Sandy sambil menyandarkan kepalanya disofa.
" Nggak mungkin mama minta tolong sama kak Sandy untuk menemani aku,kak Sandy pasti bohong..iya kan..!! " ucap Mery sambil duduk disamping Sandy.
Sandy langsung menarik tangan Mery agar terjatuh dalam pelukannya.Sandy memeluk erat Mery.
" Tante memang tidak menyuruh aku untuk menemani kamu tapi tante menyuruh aku untuk menjaga kamu..jadi aku putuskan untuk menemani kamu disini kan lebih mudah untuk menjaga kamu.." ucap Sandy sambil tersenyum menatap Mery.
" Itu pasti cuma alasan kak Sandy aja untuk tidur disini..iya kan..!! " ucap Mery sambil melepaskan pelukan Sandy.
Mery berdiri dan berjalan menuju dapur.Mery membuka lemari pendingin dan mengambil air mineral dan menuangkannya kedalam gelas.Mery meneguk air itu sampai habis.
Sandy berdiri dan berjalan mendekati Mery..
" Kamu tau aja sayang kalau itu hanya alasan aku untuk bisa tidur disini.." ucap Sandy sambil menyungingkan senyum manisnya.
Sandy membuka lemari pendingin dan mengambil buah apel.
" Kamu mau sayang..! " tawar Sandy.
" Nggak.." ucap Mery singkat lalu berjalan menuju ruang keluarga.
Mery duduk disofa dan menyalakan Tv.Sandy memakan apel ditangannya dan berjalan menghampiri Mery.Sandy duduk disamping Mery dan menyandarkan kepalanya kebahu Mery.
__ADS_1
" Hari ini aku capek banget.." keluh Sandy sambil terus memakan buah apel.
" Kalau kak Sandy capek,kak Sandy bisa istirahat dikamar aku,nanti biar aku tidur dikamar mama.." ucap Mery.
" Emmm..jangan tidur dikamar tante,temani aku tidur.." ucap Sandy sambil menatap kedua mata Mery.
" Kenapa menatapku begitu..? " Ucap Mery penasaran.
" Emm..nggak papa,aku capek..mau tidur.." ucap Sandy lalu berdiri dan berjalan menuju kamar Mery.
" Kaakkk...." teriak Mery kesal.
Sandy dengan santainya meninggalkan Mery dan berjalan menuju kamar Mery.
Ceklek..( suara pintu terbuka )
Sandy masuk kedalam kamar dan berjalan menuju ranjang.Sandy merebahkan tubuhnya diatas ranjang..
" Emmm..ranjangnya sungguh nyaman.." guman Sandy.
Mery masuk kedalam kamar dan menutup pintu ( ceklek ).Mery melihat Sandy yang tengah asyik memainkan ponselnya diatas ranjangnya.Mery berjalan menuju ranjang.
" Sini sayang..tidur disamping aku.." ucap Sandy sambil menepukan tangannya dikasur.
" Katanya capek..kok nggak tidur.." ucap Mery ketus.
Sandy menatap Mery lalu tersenyum.Sandy tau kalau Mery saat ini Mery sedang kesal karena sikapnya tadi.Sandy memang sengaja mengerjai Mery.
" Ni aku baru tidur..nungguin kamu.." ucap Sandy lalu meletakan ponselnya diatas meja.
Mery mengambil piyama dari dalam lemari dan masuk kedalam kamar mandi.Setelah selesai berpakaian Mery keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju ranjang.Mery merebahkan tubuhnya disamping Sandy.Mery tidur dengan membelakangi Sandy.
__ADS_1
" Sayang..kamu marah ya sama aku.." ucap Sandy sambil memeluk Mery dari belakang.
Mery tetap diam tak menjawab dan juga tak merespon pelukan Sandy.
" Maaf..." ucap Sandy ditelinga Mery.
Mery tetap diam dan tidak mengubris ucapan Sandy.
" Sayang..kok diam aja,kamu udah tidur ya.." ucap Sandy sambil membalikan tubuh Mery.
Sandy melihat kedua mata Mery terpejam.Tapi Sandy tidak akan membiarkan Mery tidur.Sandy mengelitik tubuh Mery hingga membuat Mery membuka mata dan tertawa karena merasa geli pada tubuhnya.
" Mau pura pura tidur.." goda Sandy sambil menyangga kepalanya dengan tangan kirinya.
" Kak Sandy mau ngapain.." ucap Mery kesal.
" Temani aku ngobrol dong.." Ucap Sandy.
" Bukannya tadi kak Sandy bilang udah mengantuk.." Ucap Mery.
" Iya sih..tapi setelah ada kamu ras kantuk aku hilang.." Goda Sandy.
" Udah tidur aja,ni udah malam aku juga udah mengantuk.." Ucap Mery.
" Emm..ya udah deh,ayo kita tidur.." Ucap Sandy lalu memeluk tubuh Mery.
Tak perlu waktu lama Sandy dan Mery pun terlelap.
Ditengah malam Sandy terbangun dan ingin melakukan rencananya.Sandy turun dari ranjang.Sandy mulai memeriksa laci meja kerja Mery dan laci meja rias Mery.Tapi Sandy tidak menemukan apapun.
Sandy memeriksa tas Mery tapi juga tidak menemukan apapun.Hanya tinggal satu tempat yang belum Sandy periksa yaitu lemari pakaian Mery.Sandy berjalan menuju lemari dan membukanya perlahan.Sandy mulai menyibakan pakaian Mery.Sandy melihat sebuah botol plastik berwarna putih didalam lemari.Sandy mengambil botol itu dan melihat obat apa itu..
__ADS_1
" Ini kan....
🌟🌟🌟🌟