Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Memastikan..


__ADS_3

" Kak makasih udah mengajak aku makan dan mengantar aku pulang.." ucap Mery lalu keluar dari dalam mobil.


Sandy menatap Mery dari dalam mobil sampai Mery masuk kedalam rumah.Sandy melajukan mobilnya..Sesampainya dirumah..


" Ma aku pulang.." ucap Sandy lalu masuk kedalam rumah.


" Kamu habis dari mana sayang jam segini baru pulang ? " tanya Mona yang sedari tadi menunggu Sandy pulang.


" Habis mengantar Mery pulang Ma.." ucap Sandy lalu menaiki tangga dan masuk kedalam kamar.


Sandy melepas jas dan dasy lalu melemparnya kesofa,Sandy berjalan menuju kamar mandi,setelah selesai mandi dan berpakaian Sandy keluar dari kamar..


" Kok mama belum tidur ? " tanya Sandy.


" Mama belum mengantuk..oya sayang,kenapa tadi kamu mengantar Mery pulang ? nggak kayak biasanya kamu mau mengatar Mery pulang.." tanya Mona.


Sandy menuangkan air putih kedalam gelas lalu meminumnya..Sandy duduk disamping Mona.


" Tadi aku lihat Mery masih ada diluar kantor,katanya belum dapat taksi..karena tadi Mery udah membantu aku jadi aku mentraktir Mery makan dan mengantarkannya pulang.." ucap Sandy.


" Sayang..boleh mama bertanya sesuatu sama kamu ? " ucap Mona.


" Mama mau nanya apa ? " tanya Sandy.


" Apa kamu juga ada perasaan sama Mery ? karena mama tau kalau Mery itu sebenarnya suka sama kamu.." ucap Mona.


" Aku selama ini cuma menganggap Mery seperti adik aku sendiri Ma..apalagi Mery itu adiknya Dona.." ucap Sandy.


" Apa kamu masih menaruh hati sama Dona ? apa kamu belum bisa melupakan Dona ? " tanya Mona.


" Nggak kok Ma..aku udah melupakan Dona lagian sekarang Dona udah bahagia sama kak Frans.." ucap Sandy.


" Terus kenapa kamu nggak bisa menerima perasaan Mery.." ucap Mona.


" Aku nggak tau Ma..lagian sekarang kayaknya Mery marah sama aku dan mulai menjaga jarak sama aku.." ucap Sandy.


Mona terkejut mendengar ucapan Sandy,karena setahu Mona Mery itu sangat mencintai dan perduli sama Sandy jadi Mery nggak mungkin menjaga jarak sama Sandy.


" Sayang..Mery nggak mungkin menjaga jarak dari kamu,kalaupun dia melakukan itu pasti ada alasannya.." ucap Mona.

__ADS_1


" Aku yang salah Ma..karena telah menyinggung perasaan Mery dan menyakitinya.." ucap Sandy sambil tertunduk.


" Apa yang udah kamu lakukan sama Mery ? " tanya Mona terkejut.


" Waktu itu Mery menyatakan perasaannya sama aku,dia meminta aku untuk membuka hati aku untuknya tapi aku malah menghinanya dengan menciumnya setelah itu Mery marah sama aku.." ucap Sandy.


" Mama yakin bukan gara gara itu..sekarang kamu jujur sama mama.." ucap Mona.


Sandy binggung harus berkata apa sama mamanya..Sandy menatap mamanya..


" Waktu itu aku bilang sama Mery kalau dia belum puas dengan ciuman aku maka aku akan memberinya ciuman lagi,aku bilang kalau kamu benar benar mencintaiku berarti kamu mau melakukan apapun yang aku mau.." ucap Sandy pelan.


Mona terkejut..Mona tidak percaya Sandy tega mengucapkan kata kata itu kepada Mery..


" Pantas aja Mery marah sama kamu karena dengan tidak sengaja kamu sudah menghina Mery kamu sudah memandang Mery seperti wanita murahan yang bisa kamu perlakukan seenak kamu,bukan hanya Mery bahkan mama juga marah setelah mendengar ucapan kamu.." ucap Mona.


" Tapi aku udah minta maaf sama Mery Ma dan dia bilang dia udah maafin aku,aku tau perbuatan aku waktu itu salah dan aku sudah menyesalinya.." ucap Sandy.


Mona berdiri dan mendekati Sandy..Mona membelai rambut Sandy..


" Sayang..sekarang coba kamu tanyakan pada hati kamu,apa kamu juga mencintai Mery ? kalau kamu tidak mencintai Mery mana mungkin kamu mencium Mery,setahu mama kamu itu tidak mudah sembarangan mencium orang kecuali kamu suka sama orang itu..jangan lepaskan Mery akui perasaanmu,jangan sampai kamu menyesal nanti.." ucap Mona.


" Tapi aku nggak mencintai Mery Ma..aku cuma menganggap Mery seperti adik aku sendiri.." ucap Sandy.


Dalam hati Sandy.." mana mungkin aku mencintai Mery,walau aku nggak suka Mery menjaga jarak dari aku tapi selama ini aku nggak merasakan apa apa sama Mery..mama pasti salah..aku cuma udah terbiasa aja dengan sikap manjanya Mery mungkin itu yang membuat hati aku sakit saat Mery manjaga jarak dari aku,lagi pula Mery juga bilang kalau dia mau melupakan perasaannya sama aku..buktinya dia udah nggak semanja dulu..nggak lagi menempel terus sama aku kayak perangko.."


Sandy mengambil nafas panjang lalu menghembuskannya..Sandy berdiri dan berjalan menuju kamarnya.


Ceklek..( suara pintu terbuka )


Sandy berjalan menuju ranjang dan merebahkan tubuhnya diatas ranjang..


" Aku akan buktiin ke mama kalau mama salah,aku nggak mungkin jatuh cinta sama Mery.." ucap Sandy.


Sandy memejamkan matanya,tak berselang lama Sandypun terlelap..


Keesokan paginya..


" Mer..apa jadwal saya hari ini ? " tanya Sandy.

__ADS_1


" Hari ini bapak ada meeting dengan pukul 10.00..setelah itu bapak udah nggak ada jadwal lagi.." ucap Mery.


" Ok..sekarang kamu boleh keluar.." ucap Sandy lalu duduk dikursi kerjanya.


Mery berjalan keluar dari ruangan Sandy..


Ceklek ( suara pintu tertutup )


Sandy teringat kembali akan kata kata mamanya..Sandy berniat mengajak Mery untuk makan siang..Sandypun mengirim pesan kepada Mery..


" Nanti kamu ada waktu nggak,kamu mau menemani aku makan siang..!! "


pesan pun dikirim..


Tling..( ponsel Mery berbunyi )


Mery mengambil ponselnya dari atas meja,Mery membaca pesan dari Sandy..


" Ada angin apa ini kak Sandy mengajak aku makan siang,bukannya dia selalu menolak kalau aku ajak makan bareng..emmm..aku harus jawab apa ya,kalau aku jawab iya nanti dikiranya aku mau mendekatinya,lagiankan aku mau menjaga jarak dari dia,kalau aku terus terusan deket sama dia nanti aku takutnya nggak bisa menghilangkan rasa cinta ini..lebih baik aku tolak aja deh..tapi alasan apa yang akan aku berikan..!!!


Mery meletakan dagunya diatas meja,Mery binggung harus memberi alasan apa kepada Sandy..


Tling ( ponsel Mery berbunyi )


Sandy kembali mengirim pesan kepada Mery..


" Lama banget balesnya..pokoknya nanti kamu harus menemani aku makan siang,ada yang mau aku pastiin sama kamu.."


" Mau memastikan apa ? apa dia belum percaya kalau aku sudah melupakan perasaan aku,sebegitu inginnya aku menjauh dari kamu,apa aku terlalu buruk buat kamu cintai ? apa aku nggak pantas untuk mendapatkan cinta kamu ? " ucap Mery tanpa sadar airmata menetes dikedua pipi Mery.


Mery merasakan sakit dihatinya..Mery akhirnya membalas sms dari Sandy..


" Maaf pak..hari ini saya udah janji mau makan siang sama Cacha jadi saya nggak bisa menemani bapak makan siang..sekali lagi saya minta maaf.."


pesan dikirim...


Tling...( ponsel Sandy berbunyi ).


Sandy membuka dan membaca pesan dari Mery..

__ADS_1


" Tu kan bener tebakan aku kalau Mery mau menghindar dari aku,pasti ini cuma alasan dia untuk menghindar dari aku.."


" ada apa denganku..bukannya ini cuma ajakan makan siang biasa tapi kenapa aku nggak terima kalau Mery menolaknya.." ucap Sandy binggung.


__ADS_2