
Sandy yang sangat gelisah setelah menerima pesan dari Mery yang mengatakan jika dia akan bertemu dengan temannya direstoran Sakti membuat Sandy cemburu.Walaupun mereka akan segera menikah tapi Sandy tetap takut akan kehilangan Mery..
" Untuk apa mereka ketemuan direstoran Sakti,memangnya tidak ada restoran lain apa..Aku harus menelpon Mery dan menyuruhnya pulang,aku nggak suka Mery masih berhubungan dengan Sakti atau siapapun itu..
Sandy mengambil ponsel dari saku celananya dan lansung menelfon Mery..
Tutt..tutt..tutt..( ponsel Mery berbunyi )
Mery mengambil ponselnya dari dalam tas dan melihat siapa yang menelfon..
" Kak Sandy..
" Emmm hallo kak..
" Kamu dimana ?..
" Aku lagi direstoran Sakti sama Reni,bukannya tadi aku udah mengirim pesan ke kak Sandy kalau aku mau ketemuan sama Reni direstoran Sakti..
" Hemm.. Sayang,ngapain kalian harus ketemuan direstoran Sakti.Memangnya nggak ada restoran lain..
" Ya kan rumah Reni dekat sama restoran Sakti.Kenapa sih kak? apa ada sesuatu.." Tanya Mery curiga.
" Emmm..nggak papa,aku nggak suka aja kamu ketemuan sama Sakti..
" Aku nggak ketemuan sama Sakti kak,aku kesini untuk ketemu sama Reni,aku kan udah kasih tau kak Sandy tadi..
" Aku tau tapi sayang kamu bisa pulang sekarang nggak? Aku nggak suka kamu berhubungan sama Sakti..
__ADS_1
" Aku kesini bukan untuk ketemu Sakti kak tapi ketemuan sama Reni,aku bosen dirumah apalagi kita kan nggak bisa ketemuan..
" Tapi aku nggak suka sayang.Please turuti permintaan aku..
Mery binggung harus berbuat apa karena dia yang sudah mengajak Reni untuk ketemuan.Mery merasa tidak enak sama Reni..
" Emm kak..aku akan pulang setelah urusan aku sama Reni selesai ya,please..
" Tapi sayang,aku nggak suka kamu bersama Sakti..
" Aku cuma sama Reni kok..Sakti lagi sibuk membantu mamanya.." Ucap Mery berbohong.
" Sayang aku nggak suka ya kamu bohongin aku,apa perlu aku datang ketempat kamu sekarang ?..
" Tapi kan kita nggak boleh ketemuan kak..kalau kakak nggak percaya kakak bisa bicara sama Reni sekarang..disini cuma ada aku sama Reni..
Sandy merasa malu jika harus bicara sama Reni.
Dalam hati Sandy.." Reni pasti berfikir aku terlalu protektif terhadap Mery,lebih baik aku mengizinkan Mery sekali ini aja.."
" Baiklah,aku izinin kamu sekali ini aja,lain kali kalau kamu ingin ketemuan sama teman kamu..kamu harus mengajak aku Ok..
" Siap bos..Udah dulu ya kak,aku janji aku akan segera pulang,kak Sandy nggak usah khawatir.." Ucap Mery lalu mematikan telfon.
" Calon suami lo kenapa ? Apa dia nggak suka kamu jalan sama gue? Belum jadi suami aja udah ngatur kayak gitu..
" Biasalah cemburu nggak jelas,tapi gue juga bisa mengerti kenapa kak Sandy bersikap seperti ini sama gue.Itu karena kak Sandy mencintai gue dan takut kehilangan gue.." Ucap Mery sambil tersenyum senang.
__ADS_1
Mery senang karena Sandy masih sangat peduli dan memperhatikannya walaupun cemburunya berlebihan.
" Ya semoga aja entar setelah menikah suami lo tidak melarang lo untuk bergaul sama teman teman lo dan mengurung lo didalam rumah.." Sindir Reni.
" Asal itu bisa bikin suami gue senang akan gue lakuin karena gue sudah memutuskan untuk hidup bersamanya..tapi menurut gue kak Sandy nggak mungkin bersikap sampai sejauh itu..emang gue burung harus dikurung didalam sangkar..
" Sebegitu cintanya lo sama si Sandy itu,Ya siapa tau bagi Sandy lo itu burung yang sangat mahal hingga harus ia kurung dalam sangkar..
" Ya..lo kan juga tau kalau gue udah mencintai kak Sandy sejak gue masih SMA.Sulit tau untuk mendapatkan hatinya,jadi gue nggak akan menyiayiakannya..
" Gue salut sama lo..untung si Sandy itu tampan.." Goda Reni.
" Awas ya kalau lo tertarik sama kak Sandy.." Ancam Mery.
" Idih siapa juga yang suka sama Sandy.Diakan udah jadi milik lo seutuhnya,lo juga udah menikmati tubuhnya..
Sakti yang berada dibelakang Reni tidak sengaja mendengar ucapan Reni.Sakti sangat terkejut dan tidak menyangka Mery akan melakukan sampai sejauh ini untuk mendapatkan Sandy.
Sakti berjalan mendekati meja Mery dan Reni dan meletakan minuman dan makanan didepan Mery.Reni dan Mery terkejut akan kedatangan Sakti..
" Sejak kapan lo datang ? " Tanya Reni.
" Dari tadi.." Ucap Sakti sambil duduk didepan Mery.
" Jadi lo mendengar semuanya.." Tanya Mery cemas.
🌟🌟🌟🌟
__ADS_1