
Seluruh karyawan sudah mendengar kabar kedekatan Sandy dan Mery,ada yang senang mereka bersama ada juga yang iri pada Mery..
" Dasar itu wanita gatel..dia memanfaatkan posisinya sebagai sekretaris Pak Sandy dan merayunya.." ucap Cika.
" Kamu jangan bilang kayak gitu..nanti kalau Pak Sandy atau Mery tau kita bisa kena masalah.." ucap Rumi.
Mery yang hendak keluar dari salah satu toilet pun mengurungkan niatnya setelah mendengar orang yang sedang membicarakannya..
" Dasar biang gosip..nggak tau apa apa bisanya cuma ngegosip.." gerutu Mery dari dalam toilet.
Setelah merasa sudah tidak ada lagi suara diluar Mery keluar dari toilet dan mencuci tangannya,setelah itu Mery kembali keruangannya..
Ceklek..( suara pintu terbuka )
Mery masuk kedalam ruangan dan duduk dikursi kerjanya.Mery masih merasa kesal karena dia sekarang menjadi bahan gosip dikantor.
Sebenarnya Mery tidak mau ambil pusing tapi namanya juga hati pasti akan terasa sakit jika mendengarnya lansung.
Mery menyandarkan tubuhnya kekursi kerjanya.Mery menatap langit langit ruangannya.
Tling....( Ponsel Mery berbunyi )
Mery mengambil ponselnya dari atas meja dan membuka pesan dari Sandy..
" Nanti kamu jangan langsung pulang..temani aku lembur..aku harus menyelesaikan pekerjaan aku malam ini juga.."
Balasan Mery..
" Tapi kak aku hari ini capek banget..
" Terus kamu tega ninggalin aku sendirian dikantor..
" Kan ada security yang menemani kak Sandy.." Goda Mery.
" Pokoknya kamu nggak boleh langsung pulang.Temani aku lembur,nggak akan lama kok..
" Baik kak..."
Mery kembali memeriksa berkas berkas yang ada dimeja kerjanya..Setelah satu jam sudah saat nya pulang kerja..Mery mengambil tas dan keluar dari ruanganya..Mery berjalan menuju ruang kerja Sandy..
__ADS_1
Tokk..tokk..tokk...( Suara pintu diketuk )
" Masuk aja..
Ceklek..( suara pintu terbuka dan tertutup )
Mery masuk keruangan Sandy dan berjalan menuju meja kerja Sandy.Mery mencium kilas bibir Sandy..
" Duduklah.." ucap Sandy sambil meneruskan pekerjaannya.
" Kak Sandy apa nggak capek.." ucap Mery sambil duduk didepan meja kerja Sandy.
" Pasti capek..tapi aku harus menyelesaikan ini malam ini juga..
Mery menunggu Sandy sambil memainkan ponselnya..Sesekali Mery memandang wajah Sandy yang lagi serius..
" Tampannya...ingin rasanya aku cium tu bibir sampai puas.." guman Mery sambil menatap bibir Sandy.
Sandy hanya tersenyum mendengar gumanan Mery. Sandy masih sibuk dengan laptopnya.Sesekali Sandy melirik Mery takut kalau kalau nanti Mery tertidur.
Karena capek menunggu Mery meregangkan kedua tangannya dan menguap..
" Kalau kamu capek dan mengantuk..kamu bisa tidur dibelakang lemari itu ada kamar yang biasannya aku gunakan untuk istirahat saat aku merasa lelah.." ucap Sandy.
" Nggak papa kan cuma disitu..
" Emmm ya udah deh,aku juga capek banget..
Mery berdiri dan berjalan menuju ruangan dibalik lemari,disana terdapat satu buah ranjang yang lumayan besar dan muat untuk tidur dua orang..Mery menaruh tasnya diatas meja dan merebahkan tubuhnya diatas ranjang.
" Emmm ternyata ada ranjang juga diruangan kak Sandy.Aku baru tahu.Ranjangnya nyaman juga.
Setelah dua jam Sandy sudah selesai menyelesaikan pekerjaannya.Sandy menutup laptopnya dan membereskan meja kerjanya.Sandy berjalan menghampiri Mery,Sandy melihat Mery sudah terlelap.
" Kamu pasti capek..." ucap Sandy sambil mengecup kening Mery.
Perlahan Mery membuka matanya,Mery menatap wajah Sandy yang kini sedang tersenyum menatapnya.Mery bangun dari tidurnya.Saat hendak turun dari ranjang tiba tiba lampu padam,karena terkejut Mery langsung memeluk Sandy..
" Kak..aku takut gelap..." ucap Mery dalam dekapan Sandy.
__ADS_1
" Jangan takut ada aku disini.." ucap Sandy sambil terus memeluk Mery.
Sandy mengambil ponsel dari saku celananya dan menghidupkan senter.Sandy melihat baterai ponselnya sudah mau habis.
" Mer..aku lupa mengisi baterai aku,gimana ponsel kamu,apa masih banyak daya baterainya ?
" Ponsel aku mati kak..tadi aku pakai buat main game..
Sandy binggung harus berbuat apa,karena listrik padam lif tidak berfungsi,mereka tidak bisa keluar dari kantor..
" Mer..kayaknya malam ini kita harus tidur dikantor..kayaknya ini pemadaman listrik total..
" Tapi aku takut gelap kak..aku nggak berani tidur sendirian.." ucap Mery sambil memeluk erat Sandy.
" Apa kamu mau aku temani ? kalau nggak mau aku akan tidur disofa.." ucap Sandy.
" Nggak..ka..kak...tidur..di...sini aja..." ucap Mery gugup lalu melepaskan pelukannya.
Mery mengeser duduknya agar tidak terlalu dekat dengan Sandy.Saat ini jantung Mery berdetak dengan kencang..tiba tiba ponsel Sandy mati.Ruangan kembali gelap gulita..
" Kak...kamu dimana? aku takut..." teriak Mery sambil meraba raba mencari Sandy.
Sandy menarik tangan Mery dan langsung memeluknya..
" Tenang aku disini...
" Jangan kemana mana..aku takut..." ucap Mery dengan suara yang gemetar.
" Kamu duduk disini dulu aku mau membuka tirai jedela dulu biar sinar bulan bisa masuk kedalam..
" Enggak..aku ikut,aku takut sendirian.." ucap Mery sambil memegang lengan Sandy dengan erat.
Sandy dan Mery berjalan menuju jendela dan membuka tirai jedela,Sinar bulan masuk kedalam melalui jendela..Mery dan Sandy berdiri didepan jendela sambil menikmati keindahan sinar bulan..
" Bulannya cantik ya kak..." ucap Mery.
" Bulannya memang cantik..tapi lebih cantikan kamu..." ucap Sandy sambil memeluk Mery dari belakang.
Sandy bisa merasakan detang jantung Mery yang tak beraturan.Sandy membalikan tubuh Mery agar berhadapan dengannya.Sandy menatap wajah Mery yang terkena sinar bulan..
__ADS_1
" Kamu sangat cantik sayang.." Goda Sandy.
🌟🌟🌟🌟