Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Percayalah padaku


__ADS_3

"Sayang kok berhenti." tanya Frans.


Dona hanya diam tidak merespon ucapan Frans, karena penasaran akhirnya Frans mencoba untuk menurunkan tubuh Dona dari atas tubuhnya, dia menatap wajah Dona.


"Astaga naga! pantesan diam aja, ternyata udah molor." ucap Frans sambil menggelengkan kepalanya.


Frans merebahkan tubuh Dona di sampingnya.


"Kamu pasti capek ya sayang, maaf ya udah menganggu tidur kamu." ucap Frans sambil mencium kening Dona.


Frans tidur di samping Dona sambil memeluk tubuh Dona, karena Frans juga merasa capek tak butuh waktu lama akhirnya Frans juga terlelap.


Keesokan harinya.


"Sayang ayo bangun, nanti kamu terlambat ke kantor." ucap Dona sambil menggoyang-goyangkan tubuh Frans.


"Ini jam berapa sayang,.aku masih mengantuk." ucap Frans sambil menarik selimut untuk menutupi wajahnya.


"Ayo bangun." ucap Dona sambil menarik selimut.


Mau tak mau Frans akhirnya bangun. Frans menyenderkan tubuhnya.


"Sayang, semalam kamu jahat banget sama aku." ucap Frans cemberut.


"Memangnya aku ngapain, apa aku melakukan kesalahan?" tanya Dona bingung.


"Ya..kesalahan yang sangat fatal." goda Frans.


"Kesalahan apa? kok aku nggak ingat." ucap Dona sambil mengernyitkan dahinya.


"Coba deh kamu ingat-ingat lagi, semalam kamu ngapain?" tanya Frans sambil melipat kedua lengannya di dada.


Dona mengingat kembali kejadian tadi malam, dia pun tersenyum.


"Maaf.." ucap Dona sambil memanyunkan bibirnya.


"Nggak aku nggak akan maafin kamu." ucap Frans.


"Jangan gitu dong sayang, aku kan enggak sengaja." ucap Dona sambil duduk di tepi ranjang.

__ADS_1


"Kamu ini ya, sudah berbuat tidak mau bertanggung jawab." ucap Frans sambil memeluk tubuh Dona.


"Aku kan nggak sengaja, semalam aku sangat mengantuk." ucap Dona.


"Kalau gitu sekarang kamu harus bertanggung jawab dan aku nggak mau tau." ucap Frans sambil pura-pura marah.


"Sayang, kamu kan harus berangkat ke kantor." ucap Dona sambil menahan gejolak dalam dirinya.


"Aku bisa berangkat siang, sekarang yang terpenting adalah urusan aku sama kamu yang sempat tertunda semalam."


"Nggak, kamu harus mandi sekarang, ini udah siang tau." Ucap Dona sambil mendorong tubuh Frans.


"Iya-iya, istri aku makin bawel." Ucap Frans lalu berjalan menuju kamar mandi.


Dona berjalan menuju ranjang dan melipat selimut.


"Sayang, aku tunggu dibawah ya." Teriak Dona.


"Ya." teriak Frans dari dalam kamar mandi.


Dona berjalan menuju pintu dan membuka pintu. Dia berjalan menuruni tangga dan menuju ruang makan.


"Pagi sayang." jawab Meysa.


"Ayo kita sarapan, makanan udah siap." ucap Meysa sambil duduk..


Dona duduk didepan Meysa dan mengambilkan makanan untuk Frans.


"Suami kamu mana sayang?"


"Lagi mandi Ma."


Frans yang selesai mandi dan berpakaian keluar dari kamar dan menuju ruang makan.


"Pagi Ma.." Sapa Frans sambil duduk di samping Dona.


"Pagi."


"Ayo dimakan sayang." ucap Dona sambil meletakkan nasi goreng didepan Frans.

__ADS_1


"Aku maunya makan sepiring berdua sama kamu dan aku maunya disuapin." ucap Frans manja.


"Tapi kan malu dilihat Mama."


"Udah turutin aja kemauan suami kamu, nggak perlu merasa malu." ucap Meysa sambil tersenyum.


"Dengerin itu kata Mama." ucap Frans dengan senyuman di wajahnya.


"Iya-iya, ayo buka mulut kamu, aaa..." ucap Dona sambil menyodorkan sendok kemulut Frans.


"Makasih sayang." ucap Frans sambil menerima suapan Dona.


Setelah setengah jam mereka selesai makan..


"Frans berangkat kerja dulu ya Ma." ucap Frans sambil mencium tangan Meysa.


"Hati-hati dijalan ya." ucap Meysa


"Ya Ma."


"Ma aku mau mengantar Frans ke depan dulu." pamit Dona.


"Ya sayang."


Frans dan Dona berjalan keluar.


"Sayang aku berangkat kerja dulu ya." ucap Frans sambil mencium kening Dona.


"Hati-hati ya sayang." ucap Dona sambil mencium tangan Frans.


"Sayang, kamu jangan mikir yang aneh-aneh lagi, dan ingat aku nggak akan pernah mengkhianati kamu jadi kamu harus percaya sama aku."


"Maafin aku, karena sudah mencurigai mu." ucap Dona menyesal.


"Ya sudah, aku berangkat kerja dulu ya." ucap Frans sambil masuk kedalam mobil.


Frans melajukan mobilnya menuju kantor.


¤¤¤¤

__ADS_1


__ADS_2