
Marcel dan keluarga kecilnya memanfaat waktu mereka saat di Bali,mereka berkeliling menikmati keindahan pulau dewata Bali,udah 3 hari mereka di pulau dewata Bali tapi baru kali ini mereka menghabiskan waktu bersama,biasanya mereka selalu bersama keluarga besar mereka.
" Kak..makasih ya karena kak Marcel sudah mau menyempatkan waktu untuk ikut keluarga aku ke Bali..aku tau kak Marcel lagi banyak kerjaan.." ucap Mira sambil menyandarkan kepalanya ke bahu Marcel.
" Buat kamu apapun akan aku tinggalkan sayang,pekerjaan aku masih bisa menunggu tapi kebahagiaan kamu dan Carlos tetap nomor satu.." ucap Marcel lalu mengecup puncak kepala Mira.
" Aku bersyukur mempunyai suami seperti kak Marcel,kak Marcel selama ini baik,perhatian dan sayang sama aku.." ucap Mira sambil menatap wajah Marcel.
" Kak.."
" Hemmm...apa sayang ? " ucap Marcel.
" Selama ini aku masih penasaran,apa yang kakak suka dari aku,padahal banyak wanita cantik dan kaya yang mengejar ngejar kak Marcel,aku cuma orang miskin.." ucap Mira.
Marcel menatap Mira,Marcel juga nggak tau kenapa dia bisa sangat mencintai Mira dan nekat melamarnya padahal dia baru bertemu Mira beberapa kali,bahkan mereka juga jarang mengobrol..
" Aku juga nggak tau kenapa..yang aku tau aku sangat mencintaimu dan nggak ingin kehilangan kamu,baru kali ini aku nekat melamar gadis yang baru pertama kali aku kenal..kamu seakan sudah menghinoptis aku dengan pesonamu.." ucap Marcel lalu mengecup kening Mira
" Saat kak Frans dan kak Dona bilang sama aku kalau kak Marcel ingin melamar aku,saat itu aku binggung dan nggak percaya,bagaimana mungkin seorang Marcel yang tampan sukses mau melamar aku seorang gadis miskin bahkan tak dikenalnya..tapi saat kak Marcel datang kerumah aku dan langsung melamar aku,aku sangat bahagia itu seperti mimpi bagiku..jujur kak..saat pertama kali aku melihat kak Marcel waktu dirumah kak Frans aku udah tertarik dan kagum sama kak Marcel tapi aku ragu karena mana mungkin kak Marcel akan suka sama aku.." ucap Mira.
" Sayang..bagi aku kaya atau miskin sama saja karena yang terpenting hati kamu,aku suka kepolosan kamu,apalagi saat aku tau kalau kamu belum pernah pacaran itu bonus spesial buat aku karena aku yang pertama kali mendapatkan semua yang kamu punya,cinta kamu,kasih sayang kamu,ciuman kamu bahkan tubuh kamu.." ucap Marcel.
__ADS_1
" Ya..aku memang nggak begitu tertarik sama hal hal kayak gitu karena menurut aku itu hanya akan menghabiska waktu,kalau memang cinta yang langsung lamar aja,nggak usah pakai pacar pacaran karena itu hanya akan menjerumuskan kita ke hal hal yang akan merugikan kita,ya kalau laki laki itu serius dan mau bertanggungjawab,kalau cuma ingin main main aja kita kaum wanita kan yang rugi maka dari itu aku sering menghabiskan waktu aku dirumah sama mama.." ucap Mira.
" Tapi sayang kenapa kamu dan Mery mempunyai sifat yang berbeda ? " tanya Marcel penasaran.
Karena setahu Marcel orang kembar itu mempunyai kemiripan selain wajah tapi juga sifat dan sikapnya.
" Walau aku dan Mery saudara kembar tapi sifat kita berbeda,Mery itu rasa ingin taunya besar dan dia nggak bisa dikekang..aku nggak tau kalau selama ini dia suka sama kak Sandy.." ucap Mira.
" Mery itu memang sifatnya jauh berbeda dengan kamu,Sandy udah siap menikahinya tapi Mery menolak dan belum siap untuk menikah..sebenarnya apa yang ingin Mery tunggu.." ucap Marcel penasaran.
" Mery itu nggak mau terikat dengan hubungan yang mengekangnya karena Mery masih ingin menikmati masa kesendiriannya,tapi kak Marcel nggak usah khawatir walau sifat Mery seperti itu dia orang yang setia,dari dulu sampai sekarang yang aku tau Mery baru pertama kali ini pacaran sama kak Sandy..aku yakin nggak akan lama mereka akan menikah.." ucap Mira.
Carlos sedang asyik mainan pasir,dia membuat gunungan pasir..Mira mendekati Carlos..
" Sayang kamu lagi buat apa ini ? " ucap Mira sambil berjongkok disamping Carlos.
" Gunung Ma.." ucap Carlos dengan suara lucunya..
" Anak mama memang pandai,sini mama bantu bikin istana pasir ya.." ucap Mira.
Marcel tersenyum bahagia melihat anak dan istrinya bahagia,mereka adalah anugerah terindah dalam hidupnya.
__ADS_1
Frans,Dona dan Evan yang saat ini sedang menyusuri pantai melihat Marcel,Mira dan Carlos,mereka berjalan mendekati mereka..
" Hai..kalian disini rupanya.." ucap Frans yang kini sudah berdiri disamping Marcel.
" Kalian dari mana ? " tanya Marcel.
" Ini habis jalan jalan,Evan dari tadi merengek ingin kepantai.." ucap Frans.
Dona dan Evan ikut bergabung dengan Mira dan Carlos.Mereka sedang asyik membuat istana pasir.Evan dan Carlos terlihat sangat bahagia..
" Frans..gimana menurut kamu hubungan Sandy dan Mery,sampai sejauh mana hubungan mereka.." ucap Marcel.
" Aku nggak mau ikut campur,itu urusan mereka karena mereka yang menjalani,Dona juga nggak akan memaksa Mery untuk cepat menikah karena itu udah keputusan Mery,tapi aku yakin Sandy akan melakukan segala cara agar Mery secepatnya ingin menikah dengannya.." ucap Frans.
" Ya kamu betul..kalau kita memaksa Mery maka pernikahan mereka tidak akan bahagia karena Mery menikah karena terpaksa,tapi mau sampai kapan mereka akan melakukan hubungan itu.." ucap Marcel.
" Nggak tau lah..itu urusan mereka,kita juga nggak bisa memungkiri kalau dulu kita juga pernah melakukan itu,apalagi kamu yang sering gonta ganti pacar,setelah kamu puas lalu kamu putusin..tapi aku yakin Sandy orangnya bertanggungjawab jadi kalau terjadi apa apa sama Mery maka dia akan bertanggungjawab.." ucap Frans.
" Jangan ungkit masa lalu aku,kini dalam hidupku cuma ada Mira dan Carlos mereka adalah penyemangat hidup aku,Mira gadis yang baik,dia nggak pernah mengeluh sama sekali,dia sabar menghadapi nafsu aku yang kelewat batas,kamu tau kan dari dulu aku paling nggak bisa menahan nafsu aku,tapi Mira dengan sabarnya melayani ku..dia wanita sempurna yang pernah aku temui.." ucap Marcel sambil menatap Mira.
🌟🌟🌟🌟
__ADS_1