Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Berpisah lagi


__ADS_3

Sudah satu minggu pernikahan Dona dan Frans, dari hari kehari mereka semakin romantis, bahkan hampir tiap malam mereka melakukan hubungan itu.


"Sayang ayo bangun." Ucap Dona sambil mengoyang-goyangkan tubuh Frans.


"Lima menit lagi..aku masih mengantuk." Ucap Frans dengan mata masih terpejam.


"Apa kamu lupa kalau hari ini kamu sudah mulai kerja, ayo cepetan bangun, ini udah siang."


"Aku kan bos, jadi berangkat siang boleh dong." Ucap Frans sambil menyandarkan tubuhnya ke punggung ranjang.


"Kamu memang bosnya tapi kamu juga harus memberi contoh yang baik untuk karyawan kamu."


"Iya-iya, pokoknya aku kalah deh kalau beragumen dengan istri aku ini." Ucap Frans sambil mencubit pipi Dona pelan.


"Udah sana cepetan mandi."


Frans turun dari ranjang dengan telanjang bulat ( setelah menikah Frans dan Dona selalu tidur tanpa busana karena mereka terlalu lelah setelah melakukan rutinitas malam 😆😆 ).Frans memeluk Dona dari belakang.


"Temani aku mandi ya." Ucap Frans sambil mencium pundak Dona.


"Jangan manja deh, udah sana cepetan mandi." Ucap Dona sambil melepas pelukan Frans.


"Kamu nggak kasian sama aku." Ucap Frans. dengan suara manjanya.


"Nggak usah banyak alasan, bilang aja malas ke kantor." Ucap Dona sambil melipat kedua lengannya di dada.


"Tau aja, aku itu ingin terus bersama kamu, aku nggak ingin jauh dari kamu, apalagi sekarang kamu sudah nggak kerja sama aku lagi." Ucap Frans sambil bergelayut manja.


"Kamu harus ingat, kamu masih punya tanggung jawab yang lain, bukan hanya aku yang membutuhkan kamu, tapi perusahaan yang kamu rintis dari nol juga membutuhkan kamu."


"Iya-iya, istri aku bawel banget." Ucap Frans sambil berjalan menuju kamar mandi.


Dona melipat selimut dan menyiapkan pakaian kerja Frans.


"Aku tunggu dibawah ya." Teriak Dona.


"Ya sayang." Teriak Frans dari dalam kamar mandi.


Dona berjalan keluar dari kamar, dia menuruni tangga dan berjalan menuju meja makan.


"Pagi Ma." Sapa Dona sambil duduk.


"Pagi sayang." Sshut Mona dan Meysa bersamaan.


"Pagi San." Sapa Dona.


"Pagi."


"Frans mana sayang?" Tanya Mona.


"Dia lagi mandi Ma, sebentar lagi turun." Sahut Dona sambil mengambil makanan untuk dia dan Frans.

__ADS_1


Tak berselang lama Frans turun dari tangga dan berjalan menuju meja makan.


"Pagi Ma, San." Sapa Frans sambil duduk disamping Dona.


"Pagi sayang." Sahut Mona.


"Kamu sudah mulai masuk kerja?" Tanya Meysa.


"Iya Ma."


"Ayo dimakan sayang." Ucap Dona sambil meletakan makanan didepan Frans.


"Makasih ya sayang." Ucap Frans sambil mencium pipi Dona.


"Mama senang deh melihat kalian yang begitu romantis, Mama do'akan semoga kalian bahagia selamanya." Ucap Mona bahagia.


"Makasih ya Ma atas do'anya, Frans beruntung sekali mendapatkan istri seperti Dona, udah cantik baik hati pula, apalagi suaranya itu...ohh..bikin aku melayang pokoknya." Ucap Frans sambil tersenyum kepada Dona.


"Apaan sih, pagi-pagi udah ngombal, cepetan habiskan sarapannya nanti kamu kesiangan lagi." Ucap Dona sambil tersipu malu.


"Baik bu bos." Ucap Frans sambil memasukan sesuap makanan kemulutnya.


"Sayang, hari ini Mama akan balik ke Bandung." Ucap Mona.


"Kok mendadak Ma, apa Mama nggak betah tinggal disini?" Tanya Frans sedih.


"Bukan begitu, tapi adik kamu kan juga punya perusahaan yang harus dia urus, nggak enak kalau ditinggal lama-lama."


"Kan Sandy bisa pulang sendiri Ma, Frans kan masih kangen sama Mama."


"Tapi Frans juga membutuhkan Mama."


"Sayang, sekarangkan kamu sudah menikah, kamu sudah mempunyai keluarga sendiri, kamu harus menjaga keluarga kecil kamu." Ucap Mona mencoba memberi pengertian kepada Frans.


"Sayang, udah jangan sedih gitu, kalau kamu kangen sama Mama kita bisa pergi kerumah Mama." Ucap Dona sambil mengusap lembut lengan suaminya.


"Betul kata Dona, Mama akan sangat bahagia jika kamu mau berkunjung kerumah Mama." Ucap Mona dengan senyuman di wajahnya.


"Baiklah, San aku titip Mama aku, jaga dia baik-baik." Pinta Frans.


"Tenang aja, Mama kan Mama aku juga pasti aku akan selalu menjaganya." Ucap Sandy tanpa menatap Frans.


"Mama akan berangkat kapan?" Tanya Frans.


"Pagi ini juga, habis selesai sarapan Mama akan langsung berangkat."


"Kenapa nggak menunggu Frans pulang kerja?" Tanya Frans sedih.


"Nggak bisa sayang, Sandy ada urusan yang harus segera dia kerjakan."


"Maaf ya Ma, Frans nggak bisa menemin Mama."

__ADS_1


"Nggak apa-apa sayang, lagian Mama kan naik mobilnya Sandy."


"Ya udah, ayo kita terusin makannya." Ucap Meysa.


Mereka meneruskan sarapan mereka, setelah selesai makan, Frans membawakan koper Mona dan mengantarnya ke mobil.


"Sayang, jaga istri kamu baik-baik, jangan pernah menyakitinya dan Mama tunggu kabar baiknya, Mama udah nggak sabar pingin menimang cucu." Ucap Mona sambil memeluk Frans.


"Frans akan ingat pesan Mama, Frans juga lagi usaha siang malam Ma, kalau berhasil Mama orang pertama yang akan Frans kabarin." Ucap Frans sambil mempererat pelukannya.


"Jaga diri kamu baik-baik." Ucap Mona sambil melepaskan pelukan Frans.


"Hati-hati dijalan ya Ma." Ucap Dona sambil memeluk Mona.


"Mama titip Frans, tolong jaga dia." Ucap Mona sambil membalas pelukan Dona.


"Baik Ma."


Mona dan Sandy masuk kedalam mobil. Mona melambaikan tangannya. Frans dan Dona membalas lambaian tangan Mona. Sandy melajukan mobilnya meninggalkan rumah Frans.


"Sayang jangan sedih lagi." Ucap Dona sambil memeluk tubuh Frans.


"Setelah sekian tahun akhirnya aku ketemu lagi sama Mama, tapi kenapa kita harus berpisah lagi?" Ucap Frans sedih.


"Mama kan juga punya rumah dan keluarga yang harus diurus." Ucap Dona mencoba menenangkan Frans.


"Tapi aku juga anaknya."


"Kamu kan sudah punya aku, sedangkan Sandy hanya punya Mama kamu, kamu nggak boleh egois dong, kalau kamu kangen sama Mama kita bisa berkunjung kerumahnya kapanpun kamu mau." Ucap Dona sambil melepaskan pelukannya.


"Sekarang kamu harus siap-siap ke kantor."


"Baik istriku sayang." Ucap Frans sambil mengusap lembut puncak kepala Dona.


Frans berjalan menuju mobilnya.


"Aku berangkat kerja dulu ya sayang, jaga diri kamu." Ucap Frans sambil mencium kening Dona.


"Hati-hati dijalan ya sayang, jangan ngebut, ingat ada istri yang sedang menunggumu dirumah." Ucap Dona sambil mencium tangan Frans.


"Siap bu bos."


Frans masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya menuju kantor. Setelah dua jam akhirnya Frans sampai di kantor. Frans memakirkan mobilnya dan turun dari mobil. Frans berjalan menuju loby, didepan loby Frans bertemu dengan Marcel.


"Hai Cel, ngapain kamu pagi-pagi kesini?" Tanya Frans terkejut.


"Ini udah siang tau, aku udah nungguin kamu dari tadi." Ucap Marcel kesal.


"Maaf-maaf, kenapa nggak menunggu diruangan aku aja?"


"Males, mendingan aku tunggu disini biar bisa sekalian cuci mata, karyawan kamu banyak yang cantik."

__ADS_1


"Dasar! jiwa playboy kamu kembali meronta-ronta." Sindir Frans.


🌟🌟🌟🌟


__ADS_2