Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Bali


__ADS_3

Seluruh keluarga besar Frans sedang menikmati liburan mereka di Bali..mereka melepas semua penat dan bersenang senang,mereka berjalan menyusuri pantai kuta bali dan tempat tempat wisata lainnya.



Mery dan Sandy berpencar dari keluarganya,mereka ingin menghabiskan waktu berdua saja,mereka ingin mencurahkan rasa rindu mereka selama ini..


Mery dan Sandy sedang menikmati keindahan tanah lot serta ombak laut yang berderu deru..pemandangan yang sangat indah dan romantis..



Mery bersandar pada tubuh kekar Sandy dan Sandy memeluk Mery dari belakang..


" Sayang..apa kamu bahagia ? " tanya Sandy.


" Ya..aku bahagia karena sekarang aku berada disini dengan orang yang sangat aku cintai.." ucap Mery.


" Maafin aku karena tanpa sengaja aku sudah menyakiti hati kamu.." ucap Sandy sambil mengecup bahu Mery.


" Sudahlah Kak..aku sudah melupakannya..hari ini aku ingin menghabiskan waktu aku dengan kak Sandy.." ucap Mery lalu membalikan tubuhnya.


Mery merangkul tengkuk Sandy dan mendaratkan ciuman kebibir Sandy..


" Emm..sekarang kamu jadi mesum ya..sekarang kamu yang mulai mencium aku duluan.." goda Sandy.


" Itu semua karena kak Sandy.." ucap Mery malu..


" Apa karena kejadian kemarin malam yang membuatmu semakin berani.." goda Sandy.


" Ya.." ucap Mery lalu mencium bibir Sandy.


Sandy membalas ciuman Mery,Sandy mulai melumat bibir Mery,Sandy menarik pinggang Mery agar lebih melekat pada tubuhnya..lidah mereka saling beradu,Mery merasa sesak dan mengakhiri ciumannya,Mery dan Sandy mengantur nafas mereka yang tersengal sengal..wajah Mery memerah dan jantungnya berdetak tak beraturan.


" Aku mencintaimu kak..sangat sangat mencintaimu.." ucap Mery.


" Aku juga sangat mencintaimu,andai dari dulu aku menyadari perasaan ini maka kamu nggak perlu menunggu lama.." ucap Sandy lalu mengecup kening Mery.


" Yang terpenting sekarang kak Sandy udah menjadi milikku sepenuhnya.." ucap Mery.


" Ya..aku sudah menjadi milikmu sepenuhnya dan kamu juga sudah menjadi milikku sepenuhnya tak akan aku biarkan siapapun merebutmu dariku.." ucap Sandy.


" Emmmm..udah sore ni kak..kita harus kembali ke Villa takut pada khawatir.." ucap Mery.


" Ya udah ayo.." ucap Sandy sambil menggenggam tangan Mery.


Sesampainya di Villa semua orang sudah menunggu mereka untuk makan malam..Mery dan Sandy berjalan menuju kamar untuk membersihkan diri,setelah selesai mandi dan berpakaian mereka keluar dari kamar dan berjalan menuju meja makan..Mery duduk disamping Sandy..

__ADS_1


" Kalian habis dari mana jam segini baru pulang.." ucap Meysa cemas.


" Habis jalan jalan Ma.." ucap Mery.


" Kenapa mama khawatir,lagian Mery kan pergi sama calon suaminya.." ucap Frans.


" Mama tau dan mama juga percaya sama Sandy tapi walau begitu mama masih khawatir.." ucap Meysa.


" Mama tenang aja..aku nggak papa kok Ma..kak Sandy selalu jagain aku..jadi mama nggak usah khawatir.." ucap Mery.


" Iya tante..tante nggak usah khawatir Sandy akan selalu menjaga Mery nggak akan Sandy biarkan seorangpun menyakiti Mery.." ucap Sandy sambil mengunyah makanan.


Meysa tersenyum,dia bahagia karena Mery mempunyai seseorang yang sangat mencintainya.


" Kapan kalian akan menikah ? " tanya Meysa.


" Kalau Sandy terserah sama Mery tante,kapanpun Sandy siap.." ucap Sandy sambil menggenggam tangan Mery.


" Masih lama Ma..aku nggak mau buru buru menikah.." ucap Mery..


" Mau menunggu sampai kapan sayang ? " tanya Meysa.


" Sampai aku benar benar siap..lagian umur aku juga baru 23 tahun,kak Dona aja menikah diumur 26 tahun.." ucap Mery.


" Jangan lama lama dong sayang..nanti aku keburu tua.." ucap Sandy sambil cemberut.


" Memangnya umur kamu sekarang berapa San ? " tanya Frans sambil menahan tawanya.


" 30..kenapa ? kamu mau mengejekku.." ucap Sandy kesal.


" Enggak..siapa juga yang mau mengejekmu..Marcel aja menikah sama Mira saat umurnya 31 tahun..ya kan Cel..." ucap Frans.


" Yuup..umur nggak jadi masalah yang terpenting setamina masih kuat.." ucap Marcel sambil mengedipkan mata ke Mira.


Mira hanya tersenyum malu mendengar ucapan Marcel..tak bisa Mira pungkiri Marcel memang kuat kalau urusan ranjang,Mira tiap malam dibikin kwalahan..


" Tanya aja sama Mira..tiap malam aku bikin dia mengerang kenikmatan hingga lemas tak berdaya.." ucap Marcel.


" Kak Marcellll...aku kan malu,jangan bahas hal kayak gituan ahh..." ucap Mira malu.


" Iya ni..para cowok pikirannya hanya hal mesum aja.." ucap Dona.


Mery sama Sandy hanya diam dan saling melirik satu sama lain..


" Mama tenang aja..kalau udah waktunya aku akan menikah mama nggak usah khawatir.." ucap Mery.

__ADS_1


" Ya kan cuma tinggal kamu sayang yang belum menikah..kakak kakak kamu udah pada punya anak..jangan menunda nunda lagi,sebelum mama meninggal mama ingin melihat kamu menikah.." ucap Meysa.


" Mamaaa....." teriak Dona,Mira dan Mery bersamaan.


" Mama ini bicara apa sih..mama nggak akan kemana mana,mama akan tetap ada bersama kami.." ucap Dona.


" Iya Ma..kami nggak mau mama bicara seperti ini lagi,mama kan masih sehat dan akan selalu ada buat kami.." ucap Mira lalu memeluk Meysa.


" Maafin mama sayang.." ucap Meysa sambil memeluk Mira.


" Mer..apa kamu nggak bisa mengabulkan permintaan mama.." ucap Dona.


Mery merasa bersalah karena sudah membuat mamanya sedih..tapi Mery tetap nggak mau menikah karena Mery masih ingin bebas dan tak terikat oleh pernikahan..


" Maaf kak..aku sayang sama mama tapi kalau soal menikah aku belum siap..aku harap kalian menerima keputusan aku ini.." ucap Mery.


Dalam hati Sandy.." Kenapa kamu keras kepala Mer..apa kamu nggak mau menikah denganku ? aku akan maksa kamu untuk secepatnya menikahiku..kalau perlu aku akan bikin kamu hamil agar kamu mau menikah denganku,hanya itu satu satunya cara.."


" Kalian semua nggak usah khawatir,aku dan Mery akan menikah secepatnya,dan tante tenang aja nggak usah berpikir yang macam macam.." ucap Sandy.


" Makasih ya kak..kamu mau menerima keputusan aku.." ucap Mery.


" Aku akan menunggu sampai kamu benar benar siap.." ucap Sandy lalu mengecup kening Mery.


" San..kasih serangan terus ke Mery agar dia secepatnya mau menikah denganmu.." ucap Frans.


" Siappp..." ucap Sandy keras.


" Serangan apa ni maksudanya ? " ucap Mira dan Dona yang gagal paham.


" Ra..ha...sia..." ucap Frans dan Sandy..


Mira dan Dona saling menatap Mery,Mery hanya mengelengkan kepalanya dan menaikkan kedua bahunya tanda kalau dia sendiri tidak tau maksud dari perkataan Sandy dan Frans.


" Kalian ini kakak beradik main rahasia rahasiaan segala.." ucap Marcel.


" Kak Marcel juga nggak tau maksud kak Frans tadi.." ucap Mira.


" Aku tau maksud dari kata kata Frans tadi..apa kamu mau tau sayang ? " ucap Marcel.


" Ya..apa itu..!! " ucap Mira penasaran.


" Cium aku dulu dong..nanti aku kasih tau.." ucap Marcel.


" Kakkkk..." teriak Mira kesal.

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟


__ADS_2