Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Bonus Chapter 53..


__ADS_3

Evan dan Carlos menjalani hari-harinya seperti biasa. Mereka sekarang sedang menempuh gelar S1 di sebuah Universitas terkemuka di Jakarta. Begitupun juga dengan Clarisa, dia juga melanjutkan kuliah di satu kampus dengan Evan dan Carlos.


Tapi tidak dengan Deo, dia memilih untuk kuliah di Universitas lain. Bukannya dia tidak ingin bersama dengan sahabat-sahabatnya, tapi dia memilih untuk menjauhi sahabat-sahabatnya yang sudah dia kenal selama 3 tahun. Deo pertama kali bertemu dengan Evan dan Carlos sejak dia duduk di bangku 9. Waktu itu Deo pindah di sekolah Evan dan Carlos, sejak awal perkenalan mereka sudah akrab.


Evan dan Carlos memang mudah bergaul dengan siapa saja, mereka tidak pernah membedakan soal status keluarga. Apa lagi menurut Evan dan Carlos, Deo itu orangnya asyik dan nggak kocak.


"Van, sudah hampir satu tahun kita nggak ketemu sama Deo, apa kamu nggak kangen sama dia?" Tanya Carlos sambil bersandar di punggung sofa.


"Dari pada kamu ngomongin orang nggak penting kayak Deo, mendingan kamu pikirin hubungan kamu sama Nena." Sahut Evan sambil memainkan ponselnya.


"Hubungan aku sama Nena baik-baik aja, kemarin kita baru vidio call, dia tambah cantik aja." Ucap Carlos sambil senyum-senyum sendiri.


"Apa kamu nggak kangen sama Nena? memangnya enak ya menjalani hubungan jarak jauh? nggak bisa ketemu, nggak bisa sayang-sayangan. Cuma bisa lihat dan mendengar suaranya aja." Tanya Evan penasaran.


Carlos terdiam, dia mulai memikirkan apa yang Evan ucapkan. Carlos menghela nafas panjang.


"Kalau aku boleh jujur, aku sangat merindukannya, aku ingin sekali memeluknya, menciumnya dan bercanda tawa dengannya."


"Tapi aku salut sama kamu, kamu bisa bertahan sampai sekarang." Ucap Evan sambil menepuk bahu Carlos.


Carlos merasakan getaran di saku celananya. Dia mengambil ponsel lalu melihat siapa yang menelfon nya.


"Nena!"


"Siapa Los?" Tanya Evan penasaran.


"Nena." Sahut Carlos lalu menjawab telfon.


"Halo sayang." Sahut Carlos.


"Emm..sekarang kamu lagi ngapain?"


"Aku lagi sama Evan ni duduk di teras depan. Tumben kamu menelfon, bukannya di sana malam ya, kamu nggak tidur?" Tanya Carlos penasaran.


"Emm...ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sama kamu, apa kamu bisa menjauh dari Evan." Pinta Nena.


Carlos berdiri dan berjalan menjauh dari Evan.


"Ada apa sih, pakai acara menjauh segala." Guman Evan dalam hati.


Carlos masuk kedalam rumah, dia duduk di sofa ruang tamu.


"Sekarang kamu mau bicara apa?"

__ADS_1


"Sebenarnya aku juga nggak mau seperti ini, tapi ini yang terbaik untuk kita." Ucap Nena pelan.


"Kamu sebenarnya mau bicara apa sih, maksudnya apa yang terbaik untuk kita?" Tanya Carlos binggung.


"Emm...aku mau kita putus."


"Maksud kamu apa? kamu sedang bercanda kan?" Tanya Carlos terkejut.


"Aku serius, aku ingin kita putus, aku merasa aku nggak pantas untuk kamu dan aku juga nggak bisa selamanya menjalani hubungan jarak jauh seperti ini."


"Kenapa kamu melakukan ini sama aku, kenapa, Na? aku udah berusaha untuk menerima keputusan kamu untuk melanjutkan kuliah kamu ke Amerika, kita udah menjalani ini lebih dari satu tahun, tapi kenapa kamu tiba-tiba berbicara seperti itu. Selama ini hubungan kita baik-baik aja, bahkan kita tak pernah ada masalah, tapi kenapa, Na, kenapa?" Seru Carlos emosi.


"Maafin aku, ini bukan salah kamu, tapi ini salah aku. Aku minta maaf, semoga kamu bahagia meski tanpa aku. Aku cuma mau membicarakan itu sama kamu, aku harap kamu mau menerima keputusan aku ini." Ucap Nena lalu mematikan ponselnya.


Carlos melempar ponselnya ke lantai.


"Argghhhhh, brengsek! apa selama ini aku sama sekali tidak berarti buat kamu, dengan mudahnya kamu mengambil keputusan ini tanpa memikirkan perasaan aku, kamu egois, Na..kamu egois!" Seru Carlos keras.


Evan yang mendengar teriakan Carlos bergegas masuk kedalam rumah. Evan melihat Carlos begitu sangat frustasi


"Ada apa, apa yang Nena katakan?" Tanya Evan cemas.


Carlos tidak menggubris ucapan Evan, dia berjalan menuju kamarnya.


Evan mengikuti Carlos dari belakang, dia sangat mencemaskan keadaan Carlos.


Carlos masuk kedalam kamar, Evan mengikuti Carlos.


"Apa yang Nena katakan sama kamu?" Tanya Evan sambil duduk di samping Carlos.


Carlos tetap diam, dia menyandarkan tubuhnya ke punggung sofa.


"Apa kamu nggak percaya sama aku?" Tanya Evan lagi.


"Keluarlah, aku ingin sendiri!" Seru Carlos.


"Aku nggak akan pergi, sebelum kamu menceritakan semuanya."


Evan sambil melipat kedua lengannya di dada.


"Aku hanya ingin sendirian untuk saat ini." Ucap Carlos pelan.


"Aku cuma ingin menjadi tempat bersandar kamu, bukankah kita sudah berjanji tidak akan menyimpan rahasia, apa pun itu." Ucap Evan mencoba membujuk Carlos.

__ADS_1


Carlos mengambil nafas dan membuangnya secara perlahan.


"Nena minta putus." Ucap Carlos pelan.


"Apa! kamu serius!" Seru Evan terkejut.


"Ya, sekarang aku dan Nena sudah nggak ada hubungan lagi."


"Apa alasan Nena minta putus sama kamu?" Tanya Evan penasaran.


"Katanya dia nggak sanggup menjalani hubungan jarak jauh."


"Apa! alasan yang tidak masuk akal!" Seru Evan kesal.


"Sudahlah, aku udah mencoba untuk menerimanya, mungkin kita memang nggak berjodoh. Lebih baik kamu sekarang keluar, aku saat ini ingin sendiri."


"Apa kamu yakin? apa kamu benar-benar baik-baik saja?" Tanya Evan cemas.


Carlos menganggukkan kepalanya.


"Baiklah, kalau kamu butuh teman, jangan segan-segan, aku akan selalu ada buat kamu, aku keluar dulu." Ucap Evan sambil menepuk bahu Carlos.


Evan berdiri dan berjalan keluar dari kamar, sebelum keluar dia menengok kearah Carlos.


"Aku tau saat ini hati kamu sedang hancur, aku tau bagaimana perasaan kamu selama ini kepada Nena. Aku nggak tau apa alasan Nena memutuskan kamu, tapi apa ini ada hubungannya sama aku? apa Nena memutuskan kamu gara-gara permintaan aku waktu itu?" Guman Evan dalam hati.


Evan keluar dari kamar Carlos, membiarkan Carlos sendirian mendinginkan pikirannya.


⭐⭐⭐⭐


Hai para readers semua, ini episode terakhir ya, mungkin kalian berfikir kok ceritanya mengantung atau apa. Cerita ini memang sengaja aku buat bersambung, karena cerita selanjutnya ada di season 2 ..kalau ingin tau kelanjutan cerita tentang Evan, Carlos dan Nena, silangkah baca yang season 2..


Terimakasih selama ini masih setia dengan cerita Bos Yang Angkuh, terimakasih atas dukungan kalian selama ini.


Happy reading all,


😘😘😘😘


Semoga hari-hari kalian indah, jaga kesehatan ya teman-teman semua, apa lagi keadaan sekarang yang sedang genting seperti ini. Jaga kebersihan, kalau bisa ya duduk manis di rumah demi keselamatan masing-masing.


Thanks all..


Salam sayang dari akoh,

__ADS_1


¤Rosshie¤


__ADS_2