Bos Yang Angkuh

Bos Yang Angkuh
Candu..


__ADS_3

Satu bulan kemudian..


Sandy mendudukan tubuhnya dikursi kerjanya,tubuh Sandy sudah tak bertenaga lagi..Sandy menyandarkan kepalanya kekursi kerjanya.


Mery mencoba turun dari meja kerja Sandy lalu berdiri.


" Kak..kamu ini ya nggak tau tempat dan kondisi,ini kan dikantor.." ucap Mery kesal.


" Sayang..bukannya tadi kamu juga menikmatinya,siapa tadi yang berteriak paling kencang.." goda Sandy.


Mery lalu mengambil berkas berkas yang berserakan di lantai,ruangan Sandy begitu berantakan seakan habis terjadi gempa dasyat.


" Jangan ngambek dong sayang..aku kan kangen sama kamu,sejak dari Bali kita kan sibuk dan jarang menghabiskan waktu berdua.." ucap Sandy sambil menggenggam tangan Mery.


" Aku nggak marah kak..aku cuma nggak suka aja cara kakak seperti ini,kalau tadi tiba tiba ada orang masuk kesini gimana,aku kan malu kak..mau ditaruh dimana muka aku.." ucap Mery cemberut.


" Nggak mungkin ada orang yang berani masuk keruangan aku tanpa seizin aku,terus kalau ada orang tau terus kenapa ? kamu kan calon istri aku..


" Terserah kak Sandy lah..aku capek,kak Sandy beresin sendiri tu meja kerja kak Sandy,aku mau makan siang dulu lapar.." ucap Mery lalu keluar dari ruangan Sandy.


" Dasar,Mer..kamu sungguh membuatku gila,sehari aja nggak ketemu rasanya seperti setahun,kamu sungguh membuatku kecanduan..


Setelah selesai merapikan meja kerjanya Sandy lalu duduk dikursi kerjanya dan kembali mengerjakan pekarjaan yang tadi sempat tertunda.


Mery berjalan menuju kantin,setelah selesai memesan makanan dan minuman Mery duduk dipojok kantin..


" Dasar kak Sandy,main nyosor aja..ini kan dikantor untung tadi nggak ada orang yang masuk.." ucap Mery kesal.


" Kamu kenapa Mer ? " tanya Davin yang tiba tiba duduk di depan Mery.


" Hah...emmm..nggak papa kok Vin.." ucap Mery gugup.


" Kok kamu kelihatan gugup gitu..


" Ahhh..nggak kok..siapa juga yang gugup.." ucap Mery sambil menetralkan kembali raut wajahnya.


Davin menatap tajam kearah Mery yang sedari tadi terlihat sangat gugup..

__ADS_1


" Beneran ni kamu nggak papa,aku lihat kamu seperti habis lari maraton..tu lihat aja keringat kamu banyak gitu.." goda Davin.


Sontak Mery lalu mengambil sapu tangan dari sakunya dan langsung diusapkan kewajahnya.


Kevin tersenyum melihat tingkah Mery,baru pertama kali ini Davin melihat Mery segugup ini dihadapannya..


" Kamu ini kenapa Mer,nggak kayak Mery yang aku kenal,baru kali ini aku melihatmu gugup didepan aku.." sindir Davin.


" Udah aku bilangkan aku nggak gugup,hari ini cuacanya begitu panas makanya aku banyak mengeluarkan keringat.." Ucap Mery menyangkal.


Tak berselang lama pesanan Mery dan Davin datang.Mereka pun mengakhiri pembicaraan mereka dan memulai makan siang dengan saling diam,sesekali Mery melirik Davin dan tak disangka sangka mereka bertemu pandang..


" Kenapa kamu lihatin aku kayak gitu ? apa ada yang aneh di muka aku ? " ucap Mery lalu mengusap wajahnya.


" Enggak kok..hari ini kamu kelihatan cantik.." goda Davin.


" Udahlah Vin..


" Mer..boleh aku bertanya sesuatu sama kamu..


" Kamu mau nanya apa ? " ucap Mery lalu menyeruput jus yang tadi dipesannya.


" Kenapa ? apa kamu begitu penasaran..?..


" Aku kenal kamu sejak kita masih kuliah,sudah berkali kali aku menyatakan cinta aku tapi selalu kamu tolak..


" Aku kenal kak Sandy sejak aku masih duduk dikelas satu SMA,waktu itu kak Sandy adalah pacar kakak aku..setiap hari kak Sandy datang kerumah aku untuk bertemu kakak aku,kak Sandy sangat perhatian sama aku dan juga Mira,aku terpesona dengan kebaikan,perhatian dan kasih sayangnya terhadap keluarga aku..aku pikir perasaan ini akan hilang seiring waktu berlalu tapi ternyata rasa cinta ini semakin besar..


" Kalau pak Sandy pacar kakak kamu,kenapa sekarang dia jadian sama kamu ? " ucap Davin penasaran.


" Setelah kakak aku lulus kuliah mereka putus,dan sejak itu kak Sandy jarang datang kerumah,kakak aku menikah dengan kakaknya kak Sandy..semenjak itu kak Sandy bersikapnya berubah,dia jadi acuh sama aku..


" Ternyata perjuangan kamu sebesar itu untuk mendapatkan cinta pak Sandy..


" Ya..bahkan aku juga sering makan hati karena sikapnya itu,aku juga nggak menyangka kak Sandy bisa luluh dan mau menerima cinta aku..


" Tapi Mer..jarak usia kalian terpaut begitu jauh,apa itu nggak menganggumu ? padahal masih banyak cowok lain yang lebih muda dari pak Sandy termasuk aku.." goda Davin.

__ADS_1


" Cinta itu tak memandang usia..kita juga nggak tau sama siapa kita akan jatuh cinta..


Sandy keluar dari ruangannya dan berjalan menuju kantin.Saat sampai didepan kantin Sandy melihat Mery sedang mengobrol dengan Davin.Sandy berjalan menghampiri Mery.


" Hai sayang.." ucap Sandy lalu duduk disamping Mery.


" Siang Pak.." ucap Davin terkejut akan kedatangan Sandy.


" Siang..udah lama kalian duduk berdua disini ? " tanya Sandy sambil menatap tajam kearah Davin.


" Ehh..enggak kok Pak,belum lama ya kan Mer.." ucap Davin gugup.


" Kak Sandy ngapain disini,bukannya biasanya kak Sandy makan siang diluar..


" Aku malas keluar..aku ingin makan sama kamu.." ucap Sandy sambil menyeruput jus Mery.


" Ehhhh...kak..itu kan udah aku minum,kalau haus ya pesan aja sendiri.." ucap Mery kesal.


" Aku lebih suka minuman bekas kamu karena rasanya akan semakin manis setelah kamu minum.." goda Sandy sambil mengedipkan sebelah matanya.


Davin tak tau harus bersikap seperti apa karena sekarang didepannya ada bosnya yang kini sedang mengoda kekasihnya..Davin merasa seperti obat nyamuk..


" Emmm pak..saya permisi dulu,saya masih ada kerjaan yang harus saya kerjakan.." ucap Davin lalu berdiri.


" Aku ikut Vin..aku juga udah selesai kok.." ucap Mery sambil berdiri.


Sandy menarik tangan Mery hingga membuat Mery kembali duduk dikursinya..


" Kamu mau kemana ? aku baru juga sampai disini kamu udah mau pergia aja..temani aku makan..


" Aku duluan ya Mer.." ucap Davin lalu berjalan meninggalkan Mery dan Sandy.


" Kak..ini dikantor,jangan bersikap seperti ini,banyak karyawan yang melihat..


" Aku nggak perduli,biar semua orang tau kalau kamu hanya milikku,biar nggak ada seorangpun yang menganggumu..


" Tapi kakk...."

__ADS_1


🌟🌟🌟🌟


__ADS_2