Bossy Bos

Bossy Bos
Chapt 153


__ADS_3

Lira melotot sambil menggelengkan kepalanya kepada Andre seolah menjelaskan jika Andre salah paham. Namun lelaki itu tetap menatap tajam ke arah Lira dan Kelvin. Lira memakai tangannya untuk mengisyaratkan jika Andre salah paham. Semua yang terjadi tidak seperti yang Andre pikirkan. Namun Andre masih tidak mau percaya, dia segera berjalan ke arah Kelvin dengan wajah yang marah.


~Bugg


Kelvin memegang pipinya yang panas. Dia langsung menatap ke arah Andre, berharap Andre mengenalinya karena dia pernah bekerja bersama lelaki itu. Andre hendak memukul kedua kalinya, namun dia menyadari dia pernah melihat wajah ini sebelumnya. Kelvin menunjukkan postur meminta ampun, karena dia tidak berniat untuk berkelahi, dia hanya ingin Andre tidak salah paham dengannya.


“Lo anak buah gue yang mundur? Kenapa lo ada di sini? Kenapa lo keluar dari kamar itu dan kenapa lo bisa kenal sama Lira?” tanya Andre yang tidak melepaskan genggaman di kerah lelaki itu.  Kelvin meminta Andre untuk melepaskan tangannya agar dia bisa bicara dengan nyaman dan tidak tegang seperti ini. Andre akhirnya melepaskan tangannya dari kerah lelaki itu, namun menariknya untuk duduk.


“Gue emang udah keluar, tapi gue gak berhenti mengawasi kalian. Lo jangan salah paham, gue ada di pihak kalian dan gue bukan pengkhianat. Gue di sini buat bantu Lira, jadi lo gak usah takut, gue gak akan melukai Lira, anaknya atau siapapun, oke?” ujar Kelvin pada Andre. Andre melihat ke arah Lira untuk meminta validasi. Wanita itu mengangguk, membenarkan apa yang dikatakan oleh Kelvin.


“Apa aja yang lo tahu dan kenapa lo gak kasih tahu gue? Kenapa lo kasih tahu Lira dan gak mau kasih tahu gue?” tanya Andre yang langsung membuat Kelvin menutup mulutnya. Dia tidak mau pengawal tuan Wilkinson mendengar apa yang mereka katakan. Dia segera mengisyaratkan Andre untuk masuk ke dalam kamar Lira bersama dengannya dan Lira. Karena dia sudah mendengar Radith akan pulang ke Indonesia.


Kelvin menceritakan semua yang dia tahu, namun dia meminta Andre untuk tidak memberitahu semua orang, termasuk Radith karena dia takut dia akan terancam, apalagi jika tuan Wilkinson sampai tahu lokasinya, dia pasti akan mati begitu tuan Wilkinson tahu tentang dirinya. Dia memang mengamati semua orang, jadi pasti banyak yang ingin membunuhnya jika tahu.


“Oke oke gue paham, gue gak akan bilang ke siapapun untuk hal ini, sekarang lo kasih tahu gue. Kenapa lo bisa punya pengikut segitu banyak? Lo kan bahkan pengawal di bawah gue, kenapa lo bisa lo punya pengawal segitu banyak?” tanya Andre yang membuat Kelvin terkekeh, kali ini dia tidak berniat untuk menjawabnya.


“Gue gak bisa jawab hal itu, karena kalau lo tahu siapa gue, siapa di belakang gue dan siapa yang gue dukung, semua akan berantakan, jadi tanpa mengurangi rasa hormat, gue bilang ke Lo, jangan tanya soal hal itu dan jangan pernah mencari tahu, karena lo gak akan tahu dan gue juga gak akan membiarkan lo tahu,” ujar Kelvin dengan senyum, namun sorot matanya seperti mengancam Andre.


“Bagaimana gue bisa yakin kalau keluarga ini, Lira, Radith dan bahkan Sean Zia akan aman dari lo kalau gue gak tahu lo siapa dan siapa yang ada di belakang lo? Lo kira gue naif? Gue harus tahu siapa lo sebelum memutuskan lo itu berbahaya atau enggak,” ujar Andre yang kembali membuat Kelvin tersenyum.


“Lo kan atasan gue apa gue masih di sini. Lo tahu kalau gue gak pernah bohong dan lo tahu kalau gue gak pernah berkhianat. Apa yang membuat lo berpikir gue bakal mengkhianati kalian kali ini? Sejauh ini, gue bahkan ada di pihak kalian, dan Lira masih hidup kan? Kalau gue mau, gue bisa bunuh dia kapanpun, tapi dia masih hidup,” ujar Kelvin yang membuat Andre terdiam karena  lelaki itu tahu, Kelvin mengatakan hal yang benar.


“Apa lo yakin kalau lo mengatakan hal yang benar? Apa yang bisa lo jaminkan? Gue masih gak bisa bekerja sama dengan orang asing yang bahkan tidak jelas siapa dia dan bagaimana asal usulnya. Gue udah punya rekap semua pengawal, tapi gue yakin, lo kasih gue rekap palsu, karena gak mungkin pengawal miskin kayak yang lo tulis bisa punya banyak pengikut,” ujar Andre yang diangguki Kelvin.

__ADS_1


 “Lo benar, dan itu juga bikin lo sadar kalau lo itu kurang teliti kan dalam meresume? Dan lo harus cepat-cepat lihat siapa tuh yang ada di bawah  lo, karena bisa saja banyak orang kayak gue, dengan niat yang jahat mau menusuk kalian, kalian sudah kebobolan banyak kali loh,” ujar Kelvin yang kali ini membuat Andre terdiam, sepertinya dia memang harus melakukan riset ulang terhadap pengawal inti.


“Gue gak perlu atau yah bisa dibilang gue gak mau kasih jaminan apa-apa kalau gue bersih atau gak bersih. Dan lo gak perlu tahu buat apa gue lakukan ini. Yang jelas, gue akan melakukan apa yang gue mau lakukan, dan juga gue menjamin kalau apa yang akan gue lakukan gak akan merugikan buat Lira, Radith, bahkan buat lo. Yah, anggap aja gue ini orang penting yang gabut, jadi gue mau bantu kalian.”


 “Gue masih gak bisa percaya gitu aja, tapi oke, terserah lo aja, yang jelas lo harus hati-hati sama Radith, karena dia gak segampang itu, gak segampang Lira juga,” ujar Andre yang langsung menatap ke arah Lira. Sepertinya dia sangat marah karena Lira menyembunyikan masalah sepenting ini, siapa yang tahu jika orang ini berbahaya dan terjadi sesuatu, apakah wanita itu tidak berpikir tentang keselamatannya.


“Aku tahu kau marah padaku, aku minta maaf karena tidak bisa memberitahumu tentang masalah ini. Bahkan Radith tidak memberitahumu dan aku juga kan? Ini bukan masalah yang semua orang bisa tahu, dan dia, Kelvin, dia mengetahui Infomasi tentang suamiku, apakah kau pikir aku akan diam saja dan melewatkan kesempatan itu? Tentu saja tidak, apalagi dia punya foto suamiku,” ujar Lira dengan lemas.


“Ya tapi lo gak harus kayak gitu sih Ra, lo bisa cerita dulu ke gue, lo tanya pendapat gue. Lo gak ingat kalau lo hampir mati di pulau antah berantah karena masalah begini Ra? Lo gak ingat bayi lo harus di tinggal di ruang bawah tanah sendirian karena lo harus menyerahkan diri ke penculik itu? Kalau nih orang penculik, lo habis, lo malah menyerahkan diri ke penculik, akal lo dimana?” tanya Andre marah.


“Santai bos, pertama, gue gak kayak yang lo pikir dan gue gak pernah bawa dia sampai jauh dari pandangan pengawalnya, lo kira gue gak tahu hal itu? Bunuh diri kalau gue mau culik dia. Kedua, Lira ini masih atasan lo, dia masih bos lo, lo harus sopan sama dia,” ujar Kelvin yang membuat Andre terdiam. Dia baru sadar akan hal itu, dia kelepasan dan malah menjadi tidak sopan pada Lira.


“Gak papa, Andre itu udah kaki tangan langsung Radith, jadi dia sama gue udah kayak teman biasa. Gue ngerti kenapa dia marah banget, dia cuma mau gue selamat, itu aja. Salah gue juga gak cerita ke dia padahal dia yang bertanggung jawab atas hidup gue selama Radith pergi, kalian gak perlu kelahi, masalahnya juga udah selesai kan, udah ya, selesai,” ujar Lira menyudahi pertengkaran mereka.


“Kalau Radith pulang, berarti ada dua kemungkinan. Misinya berhasil, atau misinya gagal total. Kalau misi Radith gagal total, kalian harus bersiap, karena mungkin kalian yang diincar oleh tuan WIlkinson. Terutama lo Ra, lo akan berada dalam bahaya besar, jadi lo harus hati-hati, jangan keluar dari pandangan pengawal Radith,” ujar Kelvin yang matanya menatap ke arah Lira dengan tulus.


Andre merasa aneh pada pandangan Kelvin, namun dia tahu lelaki itu tidak akan berani melakukan hal yang aneh atau nekat pada Lira, terutama saat ada dirinya, apa mungkin benar dia hanya orang kaya dan penting yang tidak ada kerjaan sehingga ingin membantu keluarga ini keluar dari masalah? Rasanya masih tidak mungkin untuk percaya pada hal seperti itu. Setiap orang pasti ingin imbalan bukan?


“udah sore, gue ulang dulu, karena Radith udah mau pulang,  gue gak akan ketemu lo lagi, karena dia bakal salah paham dan malah jadi gue yang dibunuh sama dia. Hahaha, gue harap kalian gak kasih tahu tentang gue ke Radith, karena dia bakal cari tahu siapa gue dan itu akan jadi bahaya buat kalian juga. Gue gak akan ganggu kalian lagi karena tugas gue buat kalian sudah selesai, kecuali nanti ada hal lain.”


“Gak usah ada hal lain, lo gak dibutuhkan di sini, kalau ada hal lain yang membahayakan keluarga ini, gue yang bakal maju buat melindungi, karena itu tugas gue. Lo gak perlu repot buat ikut campur,” tegas Andre yang diangguki saja oleh Kelvin, dia tahu akan sia-sia berdebat dengan Andre untuk saat ini, namun dia tahu, dia akan kembali dibutuhkan dan harus ikut campur dengan keluarga ini.


“Gue balik ya Ra, makasih udah percaya sama gue, dan terbukti apa yang gue bilang kan? Gue harap lo gak anggap gue orang jahat,” ujar Kelvin yang langsung memalingkan wajahnya ke Andre untuk menyindir, namun dia juga menepuk pundak Andre dengan ramah sebelum akhirnya benar benar pergi dari sana.

__ADS_1


Andre juga memutuskan untuk pulang karena memang tujuan awalnya hanya untuk memberitahu langsung ke Lira jika suaminya akan pulang, dia tidak menyangka akan ada Kelvin yang mengganggu dan malah membuat dia merasa tidak ada niat untuk memberitahu lebih lanjut karena ternyata Lira jauh lebih tahu dari dirinya.


Namun di luar, Andre mengikuti kemana Kelvin pergi, dia ingin tahu dimana Kelvin tinggal karena dia masih curiga pada lelaki itu, akan sangat hebat jika dia mengetahui semua hal yang bahkan tidak dia ketahui, apa tujuan lelaki itu dan kenapa dia harus repot turun sendiri? Siapa yang ada di belakangnya? Andre harus memastikannya sendiri agar tidak terlalu penasaran.


Kelvin ternyata tahu jika Andre mengikutinya, dia hanya berputar-putar di dalam komplek, namun dia masih melihat mobil Andre, sudah jelas lelaki itu mengikutinya, namun dia tidak sadar Kelvin mempermainkannya karena ida bahkan tak sadar hanya berputar di dalam komplek sejak tadi. Akhirnya Kelvin menghentikan laju mobilnya, dan keluar lalu bersandar di mobilnya.


Andre menyusul dan berhenti di depan mobil Kelvin, dia keluar dari mobilnya lalu menggaruk lehernya karena tidak menyangka Kelvin akan menyadari jika sedari tadi dia mengikutinya. Yah, malah dia yang tidak sadar jika sedari awal Kelvin sudah tahu, namun sengaja mempermainkan dirinya, namun karena kasihan Kelvin akhirnya berhenti.


“Masih ada yang mau lo tanya?” tanya Kelvin yang kali ini dengan nada dingin, jauh berbeda saat dia ada di rumah Lira.


“Apa tujuan lo? Kenapa lo incar Lira? Buat siapa lo bekerja? Ada di pihak mana lo?” tanya Andre yang kali ini membuat Kelvin tertawa.


“Lo itu batu ya. Dijelasin berkali-kali masih aja tanya untuk hal yang sama. Lo gak capek sekaku itu? Santai aja. Lira gak luka sama sekali kan? Gue punya tujuan gue sendiri, dan gue ada  di pihak gue sendiri. Lo mau mengharap jawaban apa dari gue? Gak akan gue kasih jawaban yang lo mau,” ujar Kelvin yang mulai agak mengotot karena Andre tidak mau paham apa yang dia katakan.


“Gue bakal cari tahu siapa lo sebenarnya, gue akan bongkar semua kedok lo dan gue akan buktikan kalau lo hanya ambil keuntungan dari Lira yang udah frustasi suaminya menghilang, ngaku aja lo, iyakan?” tanya Andre yang membuat Kelvin memejamkan mata, memijit pelipis matanya, berusaha untuk sabar menghadapi pria yang pernah jadi atasannya itu. Dia tidak ingin berkelahi dengannya.


“Terserah lo aja, tapi gue udah kasih peringatan soal hal itu, gue sarankan, lo gak usah ikut campur dan pengen tahu siapa gue. Daripada lo sibuk sama gue, lo mending urus kerjaan lo yang banyak gak beresnya, pengawal lo yang gak jelas asal usulnya dan bahkan banyak pengawal di bawah lo yang memalsukan identitas, itu lebih penting kan buat keselamatan lo?” tanya Kelvin dengan tajam.


“Satu lagi, gue terpaksa kasih peringatan keras, karena lo batu, jadi gue harus lakukan ini. Lo boleh cari tahu siapa gue, siapa di belakang gue dan apa tujuan gue. Tapi gue pastikan, bukan hanya lo, tapi Lira dan Radith juga akan lenyap, kalau lo masih mau hidup enak dan nyaman, lebih baik lo gak cari tahu sama sekali. Itu aja saran dari gue, selamat siang,” ujar Kelvin yang langsung masuk ke dalam mobilnya.


Andre mematung di tempatnya karena tidak menyangka akan diancam sampai seperti itu. Dia tahu ancaman Kelvin bukan isapan jempol, dia benar-benar harus menuruti apa yang diminta lelaki itu, paling tidak untuk saat ini, demi keselamatan dirinya dan semua orang.


“Lo gak bisa selamanya sembunyi di kulit domba wahai srigala, gue akan buktikan siapa lo sebenarnya.”

__ADS_1


__ADS_2