Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Apa??!!


__ADS_3

Hampir sepuluh menit Nawan diam mematung, lalu ia pun memegang tangan Tomi yang masih setia memegang pundaknya dan berkata....


"Jika memang ini yang terbaik untuk Adik kita, maka gua akan berikan kesempatan untuk mereka bicara. thanks Tom lu sudah menyadarkan gua dari emosi yang gak berguna ini" ucap Nawan.


Lalu Tomi pun tersenyum dan menepuk tangan Nawan dua kali. setelah itu, Nawan menghela nafas panjang dan menghembuskannya, ia mebalikan badannya dan menatap Randi dengan dingin.


"Silahkan bertemu Ratih, jelaskan pada nya dan pergi setelah semua selesai" ucap Nawan.


Randi dan Mayang pun tersenyum, lalu berterimakasih pada Nawan. setelah itu, mereka masuk kedalam ruangan dimana Ratih di rawat.


Terlihatlah Ratih yang terbaring lemah, diam tak berdaya, dan senyum simpul di bibir nya. Ratih nampak bahagia walau sesekali Randi melihat Ratih meneteskan air mata di sepanjang langkah Randi dan Mayang.


"Ratih, gua kembali" ucap Randi sambil mengusap air mata Ratih.


Ratih pun membuka mata nya dan menoleh untuk melihat siapa yang datang menjenguknya. setelah ia tau Randi datang dengan Mayang pun, Ratih tersenyum sambil memegang tangan Randi.


"Itu tunangan lu Ran?, dia cantik sekali" puji Ratih sambil menatap Randi.


"Bukan Rat, dia itu.." ucap Randi terpotong oleh Mayang.


"Kami tidak bertunangan, kami hanya berpacaran saja. tapi kamu gak usah khawatir ya, karena kami sudah memutuskan hubungan kami" ucap Mayang.


Ratih pun terlihat biasa saja dan hanya senyuman lah yang selalu di perlihatkan dirinya pada Randi dan Mayang.


"Jika pun kalian masih berpacaran atau tunangan, gua ikhlas kok." balas Ratih.


"Tapi Rat, gua kesini bukan mau memperkenalkan Mayang, tapi gua ingin meminta maaf sama lu dan memulai kembali semua dari awal" ucap Randi.


"Jika memang lu berjodoh dengan gua, pasti Tuhan akan kasih petunjuk. dan jika bukan, maka bersabarlah karena jodoh sudah di atur oleh Tuhan." ucap Ratih.


"Baiklah, kalau begitu tolong lu berikan satu jawaban antara ya atau tidak untuk kepastian hubungan kita" ucap Randi memohon sambil memegang tangan Ratih.


Ratih pun tersenyum, lalu ia mengambil tangan Mayang. kemudian, ia menyatukan tangan Mayang di atas tangan Randi sambil menatap mereka dan tersenyum.


"Ini jawaban gua Ran" ucap Ratih dengan senyuman.


"Mayang, tolong jaga Randi ya. dia masih seperti anak kecil yang keras kepala dan labil hehe. lalu Randi, tolong jangan kecewakan Mayang yak, berjanjilah untuk saling menjaga satu dengan lainnya" lanjut Ratih.

__ADS_1


Randi dan Mayang pun langsung menarik tangan mereka dan saling menatap satu sama lain.


"Apa maksud lu Rat?" tanya Randi.


"Lu sudah tau kok Ran" jawab Ratih dengan singkat.


"Gua gak cinta dengan Mayang Rat, gua cinta sama lu bukan dia!" tegas Randi.


"Sudahlah Ran, lu gak usah munafik begitu. kalau lu gak cinta, kenapa kalian pacaran?!" tanya Ratih yang tak kalah tegas dari Randi.


"Itu karena gua.." ucapan Randi yang terhenti oleh Mayang.


"Itu karena kita hanya ingin saling melampiaskan suatu perasaan yang tidak bisa di ucapkan namun kami tidak saling mencintai sehingga Kami memutuskan untuk mengakhiri cinta terlarang ini. dan asal kamu tau Rat, aku mencintai Paulus bukan Randi" ucap Mayang tiba-tiba.


"Apa??" teriak kecil Randi dan Ratih secara bersamaan.


Hal itu pun membuat Randi dan Ratih terkejut setengah mati, hingga detak jantung Ratih menjadi lebih cepat dan membuatnya merasa sesak.


"Ran, tolong pentilator nya" teriak kecil Ratih yang terbata-bata.


Randi pun segera mengambil pentilator yang ada di samping brangkar Ratih dan membantu memakaikan nya pada hidung dan mulut Ratih.


Ratih pun perlahan mulai bernafas dengan stabil lagi, lalu ia kembali berucap kata demi kata pada Randi dan Mayang.


"Maksud lu apa May?" tanya Ratih.


"Jadi cowok yang lu ceritain selama ini itu Paulus dudul?" tanya Randi.


"Jawab May" ucap Ratih lagi.


Pertanyaan beruntun pun terus terucap oleh Randi dan Ratih sehingga membuat Mayang menjadi pusing dengan dua insan yang buawel nya minta ampun ini.


"Sudah cukup!" tegas Mayang.


Randi dan Ratih pun berhenti bertanya dan diam. setelah itu, Mayang mulai menjawab pertanyaan Randi dan Ratih dengan singkat, jelas dan padat.


"Iya Ran, cowok yang selama ini gua ceritain itu adalah Paulus. dan gua mencintai nya sedari zaman nya sekolah menengah pertama, namun gua harus pergi sebelum membalas cinta Paulus karena ada urusan di luar kota dengan tante" tutur Mayang.

__ADS_1


"Terus, apa alasan lu masih memendam perasaan lu pada Paulus dan melampiaskan nya pada Randi?" tanya Ratih.


"Karena wajah gua yang dulu tidaklah sama dengan sekarang Rat, gua terpaksa oprasi plastik karena sebuah insiden tiga tahun lalu sehingga menyebabkan wajah gua hancur. dan gua yakin, Paulus gak akan mengenali gua ataupun masih mencintai gua" jawab Mayang.


"Setidaknya May, lu jujurlah dulu pada Paulus. urusan dia mau menerima lu atau tidak itu urusan yang kedua" ucap Randi.


"Iya May, kalau lu jujur, pasti Paulus pun akan mengerti lu. percayalah kalau cinta itu pasti ada" sambung Ratih.


Dengan seketika pun, moment permintaan maaf Randi pada Ratih pun berganti dengan konflik percintaan Mayang. dan hal itu pun membuat ketiga nya lupa dengan tujuan awal.


"Yasudah May, lebih baik lu bertemu Paulus sekarang dan nyatakan perasaan lu pada dia" titah Randi.


Mayang pun hanya bisa terdiam, namun Ratih dan Randi terus mendorong Mayang sehingga ia mengumpulkan keberanian lalu memeluk Ratih.


"Terimakasih Rat karena kamu sudah membantu aku, semoga kamu dan Randi pun cepat baikkan lalu memulai cinta yang lama kembali bersemi" ucap Mayang lalu melepas pelukannya.


Setelah melepas pelukan pada Ratih, Mayang pun langsung memeluk Randi dan mengecup pipi nya sambil menatap Randi.


"Terimakasih Ran. karena kamu, aku jadi banyak belajar tentang apa itu cimta dan obsesi" ucap Mayang.


"Yaudah, gih cepat temui Paulus" titah Randi.


Mayang pun langsung bergegas pergi sambil mengucapkan "cepat baikkan yak". sampai Mayang pun benar-benar hilang dari pandangan mereka berdua.


Kini tinggallah Randi dan Ratih yang saling menatap satu dengan lain nya. mereka pun kembali merasakan kecanggungan, bahkan hanya untuk saling bertegur sapa pun mereka bingung harus memulai nya dari mana.


Hingga akhirnya...


*•~Cinta Gadis Broken Home~•*


Bersambung.


Sebelumnya Author mau meminta maaf karena lama sekali tidak up novel, Author ingin sekali up tapi kerjaan masih padat sehingga mencari celah untuk beristirahat pun sulit, dan kesehatan Author juga sedang tidak baik dan masih masa pemulihan.


Dan semoga kedepannya Author bisa dapat waktu ya untuk terus up agar kalian tidak lama menunggu, karena Author tau menunggu itu sakit hehe🙏


Namun walau begitu, Author mau ucapin makasih pada kalian yang selalu setia menunggu kelanjutan novel ini ya🙏, semoga kalian tidak bosan menunggu up next nya.

__ADS_1


Baik segitu saja, jika kalian suka silahkan fav love novel Cinta Gadis Broken Home dan jangan lupa like, koment, Rate and vote/gift.


Hampura and hatur nuhun sadayana.


__ADS_2