
Akhirnya hari yang ditunggu tunggu tiba. RS Group company gathering diselenggarakan hari ini di hari Sabtu.
Acara ini diadakan di akhir minggu supaya tidak terlalu mengganggu kegiatan kantor.
Saat ini Hania dan sahabatnya Vina juga Vey sudah berkumpul dirumah Sierra.
Seperti yang dijanjikan Sierra, dia memdatangkab MUA yang handal untuk merubah penampilan mereka saat ini.
Singkat cerita Hania baru saja selesai dirias dengan make up flawless. Juga gaya rambutnya dengan sanggul simple model kekinian membuat Hania berubah menjadi wanita yang sangat cantik.
" Uwaaaah...Haniaaaa...parah loo.. Sekali di make up gini, sumpah loo cantik bangeeettt..." pekik Vey sambil berputar putar memperhatikan penampilan Hania
" Astagfirullah..lo siapaaa??.." ucap Sierra kaget atas hasil dandan MUA yang dia bawa saat ini
" mbaaaak...makaaasssih...sudah buat kami cantik cantik begini..hahaha..doakan yah supaya dapat jodohnya ntar...hehe.." ucap Vina
" Masama nona... Kalian pada dasarnya udah cantik, saya hanya memberi sentuhan sedikit hingga membuat aura kecantikan kalian lebih memancar... Hati hati mbak, jangan sampe mabuk yah..." ucap MUA memperingati
" Iya mbaak... Trima kasih sudah mengingatkan... Kami juga gak suka alkohol koq..hehe.." Ucap Sierra
Saat mereka masih mengobrol jiga sedang mengagumo penampilan mereka sendiri, datanglah Hania yang sudah memakai gaun malamnya.
" Astaga...Haniaaaa...duh udahlah..gw yakin Kak Rama gak bakal fokus.." ucap Vey
" Lo bakal diumpetin Han..percaya ama gw.." Icap Vina
" Bener..pasti gak bakal rela tuh kak Rama, kalo lo bakal diliatin banyak orang.. Ngiler ntaar mereka..habaha.." ucap Sierra
" masih sopan kan bajuku? Kak Rama bilang jangan baju yang terbuka...gw males banget nyari baju lain, ini aja minjem baju mami..." Tanya Hania
" Enggak...santai..ini cantik banget gaunnya... Bisa bisa lo langsung dilamar..." Ucap Vey
" Yaudaaah...ayuuuks kitaaa lets goo.." ajak Vey
" Ayuks...takut macet..malam minggu gini..." Kata Sierra diiyakan yang lain
__ADS_1
Mereka pun langsung keluar dari kamar Sierra, dan melewati ruang keluarga yang disana ada Ayan dan Bunda Sierra.
" Waduuuh..anak anak bunda udah cantik cantik begini..pangling loh..iya kan Ayah.." ucap bundanya Sierra
" wah..wah...sekalinya di make up koq panglingin gini..." icap Ayah Sierra
" makasih bun..ayah..kami berangkat dulu yah...takut macet..." kata Sierra
" hati hati sayang.. " ucap Bundanya Sierra
" Kalian hati hati..jangan minuman yang aneh aneh.." ucap Ayah Sierra mengingatkan
" Siaap Ayah.." Jawab Hania dan sahabatnya
Akhirnya mereka keluar rumah setelah salim dengan Ayah Bunda Sierra.
Drrrt...drrrt
Ponsel Hania berbunyi. Hania mengambil ponselnya dari tas tangannya dan melihat nama Rama yang menelepon.
" Udah dimana Han..."
" Udah dijalan kak...15 menit mungkin nyampe..."
" ok..hati hati yah...sampe ketemu di ballroom yah.."
" iya kak..bye.."
" bye.." tutt
" Kak Rama udah nyampe disana..?" tanya Vey karena dia yakin yang menelepon adalah Rama
" Iya..mungkin untuk memastikan semua persiapan berjalan lancar.." jawab Hania
Setelah beberapa waktu, Sierra tiba di gedung tempat acara gathering perusahaan itu.
__ADS_1
Sudah terlihat banyak tamu yang berdatangan. Ada yang saling mengenal, tetapi ada juga yang tidak dikarenakan saking banyaknya karyawan RS Group.
Saat mereka memasuki ballroom, tiba tiba ada yang memanggil." Sierra.."
Mereka menoleh ke arah suara tersebut. Terlihat ada Bara dan Reza. Mereka diundang sebagai rekanan dan tentu saja sebagai sahabat Rama.
" Wah...gw gak nyangkaa kalo itu beneran kalian.. Pangling gw.." Ucap Reza
Reza menatap mereka berempat dengan kagum. Begitu juga dengan Bara. Dia menatap Vey dengan dalam.
" Kakak bisa aja.. Ayok kak masuk bareng aja.." Ucap Sierra
Saat mereka masuk ke ballroom, semua orang menatap mereka terpana. Tentu saja semua kaum hawa yang hadir di acara ini berdandan dengan versi terbaik mereka.
Tetapi bagi mereka Hania dan sahabatnya kelewatan cantiknya. Saat mereka menuju kursi yang tersedia, teman se divisinya memuji kecantikan Hania.
Terlihat Hendra dan Rama sedang berbicara dengan beberapa kolega dia, juga rekan bisnis perusahaannya.
Dan tak lupa juga sudah ada mami Tia, Papi Adi juda Rakha dan Raina. Raina gak sengaja menatap ke arah Hania. Ekspresi kaget terlihat di wajahnya.
" Kak, cobak liat deh Hania...pasti mleyot lo.." ucap Raina
Rakha pun langsung menoleh ke arah tatapan Raina dan langsung kaget melihat penampilan Hania dan sahabatnya.
" Gilak dek..cantik parah Vina.." Icap Rakha
" Vina? Koq Vina..waaaah...hahaha...lo naksir yaah..." Ujar Raina
" Ho oh....eh...biasa aja..." Ucap Rakha berpura pura
" Iya juga hapapa...asal bukan Hania aja...habis lo ama Kak Rama..hahhaha..." Ucap Raina
Rakha gak menjawab lagi karena sibuk menatap Vina.
__ADS_1