Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Tomi oh Tomi


__ADS_3

Saat Ayah Andrew di bawa ambulan. Ratih yang bahagia ketika melihat Randi kini tengah di hadapan nya pun langsung memeluk nya dengan erat.


Lalu Randi pun membalas pelukan itu dengan erat. namun di saat kebahagiaan itu tengah berangsur seiring berjalan nya waktu.


Andrew pun berhasil kabur setelah menyuntikkan obat bius pada William, Paulus, Julio, dan Henri. sementara Itu, Tomi yang menyadari kejanggalan itu pun langsung berteriak.


"Bangk*!, cabut semuanya berpencar dan jangan biarkan bocah bangs*t itu lolos!" Teriak Tomi memerintah anggota genk Kc tanpa sengaja.


Dan tanpa menunda lagi, Randi yang mendengar perintah Tomi pun segera melepas pelukan nya dan menyetujui arahan Tomi.


"Kini bukan saat nya untuk bermanja Rat, kita harus menangkap lagi Andrew dan langsung memenjarakan nya tanpa menunggu lagi." Ucap Randi sambil mengelus pipi Ratih.


"Lakukan saja yang terbaik Ran, aku ingin balasan yang setimpal untuk Andrew." Balas Ratih.


"Aku janji akan menangkap nya dan memberikan hukuman yang setimpal untuk nya di pengadilan nanti, I promise." Ucap Randi lalu pergi meninggalkan Ratih untuk menyusul yang lain.


Lalu Ratih pun tersenyum dan langsung melangkah menuju mobil sport Julio yang tengah teler bersama William, Henri dan Paulus.


"Perut lu harus segera di obati Rat, kita mau ke rumah sakit atau klinik sekarang?" Tanya Riko yang khawatir.


"Gua baik-baik saja Rik, lagi pula ini hanha luka kecil, paling di jahit satu dua jahitan saja." Jawab Ratih dengan santai.


"Mau itu kecil atau besar, tetap saja bahaya Ris." Ucap Riko.


"Lu percaya kan kalau gua kuat?" Tanya Ratih.


Lalu Riko pun terdiam saat Riska bertanya seperti itu. setelah itu, dia pun mengambil p3k di box mobil untuk mengobati luka Ratih.


Di sisi lain, Andrew yang tengah melarikan diri pun di hampiri sebuah mobil yang di dalam nya sudah ada Ayah Andrew yang tengah menyesap sebatang Rokok.


"Dad, tadi kan kau.." Ucap Andrew kaget.


"Masuklah nanti Dady ceritakan." Balas Ayah Andrew.


Lalu Andrew pun masuk ke dalam mobil dan bergabung dengan Ayah nya. sedangkan Randi, Jack dan Tomi yang masih sempat melihat Andrew masuk ke dalam mobil pun, langsung menancap gas lebih cepat untuk mengejar Andrew.


Namun Ayah Andrew tidak sebodoh itu, dia pun menyuruh supir nya lebih ngebut lagi dengan kecepatan di atas rata-rata. hingga akhirnya Randi, Tomi dan Jack pun tertinggal.

__ADS_1


"Ah bangk*!!." Teriak Jack sambil memukul motor nya.


"Lu tenang saja Jack, sebelum Andrew kabur, gua sudah memasang gps di tubuh nya haha." Ucap Tomi.


"Hah gps!" Teriak Randi dan Jack yang kaget setengah mati.


"Apa woy? Tidak usah kaget begitu lah coy hehe, cerdas kan gua." Ucap Tomi membanggakan diri nya.


Lalu Randi dan Jack yang kesal dengan tingkah Tomi pun segera menjitak kepala Tomi dan memukul dia hingga tersungkur dari atas motor ke jalan.


"Lah kok gua di pukulin si?" Tanya Tomi yang benar-benar tidak tau salah nya kala itu.


"Kalau tau lu pasang gps di dalam badan dia, ngapain lah kita capek-capek ngejar dia beg*!" Jawab Randi yang sudah di landa kesal.


"Huh! beg* di pelihara, noh kambing pelihara biar gemuk bisa di makan. ah lu, cabut ayo." Sambung Jack lalu pergi duluan dengan motor nya.


"Astaga, benar juga ya kata Randi dan Jack, lah gua beg* banget as salam." Ucap batin Tomi.


Dan setelah itu, Randi dan Tomi pun menaiki motor nya dan pergi menyusul Jack yang sudah terlebih dahulu pergi dari hadapan mereka.


"Sudah Nak, kau ini seperti tidak tau Dady saja. sebenar nya Daddy itu.." Ucap Ayah Andrew menceritakan semuanya.


Flasback


Sebelum berhadapan dengan Ratih serta dua genk dan semua teman-teman nya, Ayah Andrew pun memasangkan baju khusus untuk melindungi nya dari segala macam bahaya.


Setelah strategi nya di lancarkan, Ayah Andrew pun berhadapan dengan Ratih dan teman-teman nya. lalu di susul dengan Randi yang menolong nya.


Karena memang Ayah Andrew sudah selangkah lebih unggul dari Ratih dan Randi, dia pun berhasil mengelabui mereka berdua hingga aksi nya berjalan dengan lancar.


Dan ketika Andrew yang tidak kalah cerdik dari Ayah nya membius Paulus, Henri, William dan Julio dengan suntikan yang dia ambil dari markas penyekapan itu, Ayah Andrew pun sudah menunggu kehadiran Andrew di jalan yang pasti akan di lewati Anak nya.


Flasback off


"Ayah hebat" Puji Andrew sambil tersenyum.


"Iya lah, dan setelah ini kau bisa balas dendam pada Ratih dan semua kawan nya, biar dia tau siapa yang lemah dan siapa yang kuat." Ucap Ayah Andrew.

__ADS_1


Lalu mereka pun tersenyum licik dan melanjutkan perjalanan dengan laju santai. sedangkan di sisi lain, Ratih dan Riko pun mencoba menyadarkan William, Julio, Paulus dan Henri yang masih dalam pengaruh obat bius.


"Bagaimana ini Ko." Ucap Ratih.


"Ya mau tidak mau kita harus menunggu mereka, karena kita tidak tau seberapa banyak dosis obat bius yang sudah Andrew suntikkan pada mereka." Balas Riko yang sudah paham dengan dosis-dosis obat.


Lalu Ratih dan Riko pun hanya bisa menunggu mereka berempat siuman. hingga tidak lama kemudian, Randi, Jack dan Tomi pun sampai pada TKP sebelum nya.


"Kalian berhasil menangkap Andrew?" Tanya Ratih.


"Tidak Rat, tapi kita pasti tau dimana keberadaan nya tanpa harus capek mencari." Jawab Randi menangkan Ratih.


"Bagaimana bisa kita menemukan nya jika tidak di cari Ran.?" Tanya Ratih.


"Tuh si Tomi sudah pasang gps di badan Andrew tanpa dia sadari, tapi beg* nya malah membiarkan kita capek mengejar Andrew yang ujung nya tidak tertangkap juga." Jawab Jack sambil menengokkan bola mata nya dengan sinis.


"Hehe ya maaf atuh kan gua panik tadi, jadi lupa deh." Ucap Tomi sambil menyengir tanpa dosa gitu kan.


Lalu Ratih yang ikut kesal pun langsung turun dari mobil dan menabok perut Tomi, lalu menampar nya dan menjambak rambut nya sampai kusut di buat nya.


Sedangkan yang lain malah asik tertawa menonton bioskop gratis dengan julu Ratih memampuskan Tomi yang konyol haha.


Bersambung..


Thanks gaes sudah mendukung karya ku selama ini dengan banyak sekali dukungan.


Semoga kalian sehat selalu dan see u di next episode. jangan lupa..


...Like❤...


...Koment😍...


...Vote/gift😘...


...Rate🤗...


...See u... ...

__ADS_1


__ADS_2