Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Bab 44


__ADS_3

Seiring waktunya berjalan, Hania bersedia untuk menikah dalam enam bulan kedepan. Mami Tia sangat bahagia karena akhirnya putra sulungnya bentar lagi akan menikah.


Sedangkan resto kuliner mami Tia dan Mami Naya sudah mulai berjalan. Seminggu yang lalu, sudah grand launching Resto yang bertema Sunda tersebut.


Mami Naya juga turut membantu di dapur, karena sebagian menu diambil dari resep mami Naya.


Tetapi mereka harus disibukkan dengan persiapan pernikahan Rama dan Hania. Rama dan Hania meminta tolong karena mereka berdua sibuk bekerja dan punya waktu saat weekend saja.


Mami Tia tentu tidak keberatan. Dengan uang semua pasti akan beres.


Tetapi masih ada sesuatu yang mengganjal di hati mami Naya. Walaupun ada Herry yang bisa menggantikan papi Dewa untuk menjadi wali nikah Hania, tetapi menurut mami Naya, papi Dewa harus tahu.


Untuk itu hari ini mami Naya tidak ke restoran tetapi menuju ke rumah opa Tjipta.


" Assalamualaikum..." Ucap Mami Naya


" Walaikumsalam..." terdengar ada yang membalas salam itu dari dalam rumah Opa Tjipta.


" Naya?..Mari masuk nak..." Ucap oma Tjipta ketika melihat ternyata ada Naya.


" Mari duduk, jangan sungkan..." Ucap oma


" Bibi..." panggil oma.


" Iya oma.." Bibi datang tergopoh gopoh dari dapur


" Tolong buatin minum buat kami yah..."


" Baik oma.." Bibi pun langsung berlalu untuk membuat minum mereka.


" Apa kabar ma ?"


" Mama Baik... Trima kasih nak kamu masih mau datang ke rumah mama..." Ucap mama sendu


" Maafkan Naya yang sudah lama gak mengunjungi mama.."


" Tidak nak...kami yang harusnya meminta maaf padamu..putra kami telah menyakitimu dan anak anak..fiuh.." Oma berhenti karena mengingat putra satu satunya.


" Sudahlah ma..semua sudah berlalu... Yang penting mama dan papa jaga kesehatan supaya bisa melihat cicit lagi..."


" Insyaalaah nak..."


" Begini ma.. Herry pasti udah cerita kan kalo Hania sudah dilamar.." Ucap Naya


" Sudah nak..dengan laki laki yang maminya sahabat kamu kan?"


" Iya ma... Dan rencananya akan diadakan dalam waktu 6 bulan lagi ma... Sebagai ayah kandung dari Hania, saya berharap Dewa mau hadir dan menjadi wali nikah...walaupun Herry saja sudah cukup..." Ucap Naya pelan


" Astagfirullah nak... wanita sebaik ini menjadi menantu mama... Hiks..hiks.. Terima kasih nak mau memberi kesempatan buat dia menjadi wali nikah..." Ucap oma sambil terisak.


" Naya, ada banyak yang terjadi di masa lalu yang tidak kalian ketahui, termasuk Herry... Maafkan mama dan papa yang menutupi semua ini dari kalian..." Kata Oma dengan menatap Naya sendu


" Ada apa ma ?" Tanya mami Naya penasaran.


Oma terdiam dan menimbang nimbang, apakah inilah waktunya..

__ADS_1


" Ma.." Panggil mami Naya


Oma menghembuskan napas dengan kasar.


Akhirnya oma mau bercerita mengenai kejadian masa lalu yang mami Naya tidak tahu termasuk anak anaknya.


" Saat kejadian heboh dulu tentang wanita itu, setelah kamu masuk RS, baru terungkap kejadian yang sebenarnya.. Wanita itu tidak hamil dengan Dewa, dan video tentang mereka masuk di hotel benar adanya, tetapi gak diperlihatkan kalau Dewa keluar 10 menit kemudian... Dan saat Dewa mencarimu, kamu sudah di RS dan orang tuamu tidak mengijinkan Dewa menemui anak anak juga kamu. Dia berusaha berbulan bulan lamanya untuk menemuimu, tapi nihil.. Herry pun bisa tinggal dengan kami tetapi dengan syarat, Dewa tidak boleh menampakkan diri... Ayahmu benar benar keras mengenai ini..."


Naya masih menunggu kelanjutan cerita itu.


" Dan supaya kamu tahu Naya, Dewa tidak menikahinya, tetapi anak itu keburu lahir dan ternyata cacat, yang kemungkinan bisa bertahan hidup hanya 25%... Dewa begitu kasihan dengan anak itu, karena ibunya dan ayah kandung anak itu tidak mau mengakuinya.. Begitu juga dengan keluarga besar wanita itu... Akhirnya Dewa membawa pulang anak itu ke tempat tinggal yang dia sewa... 6 Bulan kemudian, anak itu meninggal karena serangan jantung.."


" Sampai sekarang Dewa belum menikah..dia sangat menyesal karena dulu tidak tegas.. Hingga mengorbankan keluarganya sendiri.. Dari yang saya dengar, wanita itu menikah dengan duda kaya raya... Dewa sebenarnya sudah gak peduli tetapi dia tetap harus melanjutkan hidup...sesekali dia melihat Hania dan Herry dari jauh, tetapi dia tidak berani untuk mendekat... Dan, terakhir kali dia mau mengakhiri hidupnya...hiks..hiks... Tetapi sahabatnya menyelamatkannya... hiks.." Cerita oma sambil terisak


Naya pun berlinangan air mata karena mengingat kembali kejadian yang menorehkan luka di hati semua orang.


" Terus dimana dia sekarang ma?" Tanya Naya


" Dia ada di Kuala Lumpur saat ini. Membantu bisnis sahabat yang menolongnya itu...Jika kamu mau, mama bisa kasi kamu nomor ponselnya, dan kamu bisa hubungi dia langsung...gimana?


" Bole ma.. Nanti Naya yang hubungi dia.."


Akhirnya mami Naya pulang dengan mengantongi nomor ponsel dari mantan suaminya.


Dia bergegas pulang ke rumah karena hari sudah sore.


tok tok tok


Cklek..


" Hmm..ada yang ingin Hania bicarakan mi.."


" Ayo masuk.." Ajak mami Naya sambil mempersilahkan Hania masuk.


Mereka duduk diranjang dan saling berhadapan.


" Mi, hmm..aku kepikiran, nanti yang jadi wali nikah aku nanti siapa? " Tanya Hania


Mami Naya tersenyum. Dia merasa lega karena sudah menemui mantan mertunya tadi siang.


" Hania maunya gimana? Bagaimana kalo papi kamu mau menjadi wali nikah, kamu tak apa kan?" tanya mami Naya


Hania terdiam sambil menundukkan kepalanya dan ******* ***** jarinya.


" Nak, menurut mami, kalo papi kamu mau, mending papi kamu saja yang jadi wali..supaya gak ada masalah di hari yang akan datang. Kamu pun wajib untuk mengundangnya karena papi kamu masih hidup..." Ucap mami Naya


" Terserah mami aj yang atur..aku ikut aj gimana baiknya..tapi tolong jangan maksa aku untuk bersikap baik padanya.. Aku bisa saja mengabaikannya mi.." Ucap Hania pelan


" Mami mengerti... Nanti mami hubungi papi kamu, dan bertanya... Jangan sedih sayang..semua sudah berlalu..." Ucap mami Naya sambil mengusap usap kepala Hania


" Yasudah sekarang kamu istirahat..besok harus kerja lagi.." ucap mami Naya sambil mengecup kening Hania


" iya mi..Hania tidur duluan yah.."


Hania pun meninggalkan kamar maminya.

__ADS_1


Mami Naya akhirnya mengambil ponselnya dan mencoba mengirim pesan ke mantan suaminya.


Mami Naya : Dewa, ini aku Naya..


Mami Naya : jika kamu ada waktu, hubungi saya, ada yang ingin saya bicarakan...


Send.......


Mami Naya meremas ponselnya dan melihat bahwa pesannya centang dua tapi belum berwarna biru.


Mami Naya merasa haus dan mengambil minum ke dapur. Ponselnya ditinggalkannya di kamar.


Setelah kembali, terlihat di layar ponselnya ada notifikasi pesan masuk.


Mami Naya segera mengambilnya. Dadanya berdegub kencang, karena melihat papi Dewa membalas pesannya.


Tiba tiba papi Dewa menelepon mami Naya. Mami Naya menenangkan dirinya dan menjawab telepon papi Dewa.


" Hallo.."


" Naya...."


" Iya Dewa..ini aku Naya..."


" Nay, darimana kamu dapat nomorku?"


" Menurutmu?" Jawab Naya kesal


" Ya Allah..masih aja galak.."


" Udahlah gak usah basa basi... Aku menghubungimu karena mau memberitahukan jika Hania akan menikah 6 bulan mendatang.."


" Hania menikah? Dengan siapa? Apakah calon suaminya pria yang baik?" tanya papi Dewa


" Yang pasti jauh lebih baik dari dirimu... "


" Fiuh...maafkan aku Naya..maafkan aku.."


" Aku hanya ingin bertanya, apakah kamu mau menjadi wali nikahnya? Jika tidak, hubungi Herry dan beri dia mandat supaya menggantikan kamu menjadi wali nikah Hania..." kata mami Naya panjang lebar


" Apaaa..Hania tidak mengijinkanku?"


" Tidak...dia menyerahkan keputusannya padaku..."


" Baiklah aku akan jadi wali nikahnya..setidaknya tugas ini bisa aku lakukan.. Tolong kabari 2 minggu sebelumnya, supaya aku bisa atur pekerjaanku disini.."


" Baik..tunggulah kabar dariku..kalo begitu selamat malam.."


Tutt...


Papi Dewa mengelus dadanya karena mami Naya mematikan sambungan telepon dengan tiba tiba.


" Naya, kamu masih saja cantik... Aku merindukanmu.." ucap papi Dewa sambil mengusap foto profile di aplikasi pesan itu.


Mami Naya lega karena satu masalah sudah terselesaikan.

__ADS_1



__ADS_2