
Nawan pun menghabiskan waktu bersama Rosa lalu mengantar nya pulang ke rumah nya.
"Sayang, maaf ya jika selama ini aku sering meninggalkan kamu ke luar negeri" ucap Nawan.
"Gak apa-apa kok sayang, aku mengerti kamu dan aku tau Adik kita itu memang berbeda dari yang lain. yaudah, aku masuk duluan yak, kamu hati-hati di jalan nya sayang. selamat malam" ucap Rosa.
"Terimakasih sayang, selamat malam juga. aku pulang yak" balas Nawan.
"Okey sayang ku" ucap Rosa.
Nawan pun mengecup kening Rosa dan bibir nya, lalu ia masuk ke dalam mobil dan membelah jalanan menuju rumah nya.
...<>...
Karena waktu sudah menunjukkan waktu nya live instagram, lalu Randi pun mengisyaratkan yang lain untuk bersiap-siap dengan akting nya masing-masing.
"Are you ready all?" tanya Randi.
"Ready" teriak semua nya.
Randi pun memulai siaran langsung menggunakan laptop nya. dan juga mempersiapkan layar besar untuk menayangkan sesuatu di akhir acara.
"Hallo selamat malam semuanya" ucap Henri membuka acara live instagram.
Ratih yang melihat live itu pun langsung komentar dan tersenyum bahagia karena ia rindu semua sahabat nya yang di indonesia.
"I miss you all" tulis komentar Ratih.
"I miss you too Ratih" balas semua nya dengan teriak kan.
"Ok mari kita lanjut, malam gua gak sendirian, gua di temani Randi yang punya acara, ada Ratih ya dia gak di sini tapi dia udah koment noh ya first koment hehe. Ada Paulus, Riko, William, Tomi dan Julio, so all member two genk yaitu Elang and King Cobra." ucap Henri membuka acara.
Henri pun terus mengisi acara dari susunan acara pembuka hingga acara inti ia pandu sampai tenggorokan pun mulai kering. dan di sisi lain, Ratih menelpon William.
馃摓"Hallo Rat, nanti acara belum selesai, lu liat dulu sampai habis." ucap William.
"Bukan gitu Wil, gua mau nyanyi nanti via live instagram. tolong nanti lu sambungin handphone lu ke laptop agar terhubung ke layar yak. gua mau rasa rindu ini gak hanya jadi halu, tapi jadi nyata ketika gua dan kalian semua bisa saling sapa walau online" ucap Ratih.
馃摓"Oke gua paham Rat. sumpah Rat, cepet pulang ya gua udah rindu berat sama lu" ucap William.
"Tunggu beberapa bulan lagi ya Wil. yaudah, lu lanjut live nya yak, gua matikan dulu" ucap Ratih.
Panggilan telepon pun berakhir, dan kita kembali lagi ke acara live. dimana kini Henri tengah menyorotkan camera nya pada Randi yang sudah di atas panggung dengan aksi penampilan nya.
"Oke gaes, kita langsung saja ke acara inti live instagram kita ya. berawal dari sebuah pertengkaran menjadi cinta, dimana pasangan ini awal nya tidak di restui orang tua, namun kini mereka bisa hidup bahagia dengan restu orang tua yang mereka impikan. namun, kisah cinta mereka harus terhenti di real karena kini mereka ldr, sang wanita di india dan sang Pria di indonesia. dan inilah pasangan sejati yang gua ceritakan." ucap Henri.
"Hallo semua, maaf mengganggu waktu nya. acara ini sengaja kami buat untuk kekasih gua yang tengah berjuang melawan sebuah cobaan hidup, aku tau kamu sakit sayang, aku juga tau kamu tengah melawan nya tanpa memberitahu ku kabar kamu selama beberapa bulan ini. namun aku juga tau kenapa kamu diam, karena kamu gak mau aku sedih kan?" ucap Randi sambil tersenyum.
Ratih yang melihat itu pun hanya bisa meneteskan air mata dan terus mengusap layar handphone.
"Walau begitu, kamu jangan sedih ya, aku akan selalu menemani mu sampai kita bisa bersama until jannah. dan malam ini, gua mau membawakan sebuah lagu untuk kekasih gua yaitu Ratih purnama sari. Bee, semoga kau suka dengan lagu ku yang ya gitulah haha" ucap Randi.
Lalu musik pun mulai mengalun, dan Ratih segera membelah layar handphon e nya menjadi video call dan live instagram. lalu William yang sudah kerja sama dengan Ratih pun sedikit menjauh dari tkp karena takut surpries yang Ratih buat jadi berantakan pula.
Ketika Ratih dan William sibuk menyetting alur cerita mereka, Randi pun mulai memetik gitar bersamaan dengan Paulus dan Julio yang menemani dia di atas panggung.
...<>...
...Hari ini aku ingin...
...Ungkapkan pada dirimu...
...Tentang kita, tentang semua...
...Yang hadir dan yang pergi...
...Kekasih, ini dari...
...Dalam lubuk hatiku untukmu seorang...
...Reef...
...Maukah dirimu berjanji...
__ADS_1
...Bila nanti aku tiada...
...Doakan aku di sujudmu...
...Ini wasiat sang kekasih...
...Genggam hingga kau juga mati...
...Sayangi aku, hanya aku...
...Jangan nangis, jangan sedih...
...Semua pasti kembali...
...Begitupun di diri ini...
...Tak ada yang abadi...
...Kekasih, genggam janji...
...Dalam lubuk hatiku untukmu seorang...
...Back to reef....
_Lagu by wali, jodoh wasiat sang kekasih_
"Ehmm.. hanya.. aku.." ucap Randi mengakhiri lagu nya.
Namun Randi kaget ketika ada suara wanita yang tak asing bagi nya mengikuti alur lirik lagu nya setelah ia selesai menyanyi, ya siapalagi kalau bukan Ratih yang kini sudah ada di sebuah layar besar yang Randi siapkan sebelum nya.
"Aku tau kamu tak akan pernah membiarkan aku sedih atau pun merasa sendiri hingga kamu mati-matian menghabis kan waktu liburan mu hanya untuk membuat sebuah acara kecil agar aku bisa tersenyum lagi. aku juga tau semua sahabat ku bungkam dan diam itu semua karena ulah mu kan yang sengaja membuat ku seolah-olah sendiri. nakal sekali kamu" ucap Ratih di monitor layar.
"Weh itu ulah siapa?, buseh di luar rencana hehe" ucap Riko.
"Lagian lu pada sibuk aja si, gua ribet nih dari tadi ngurus tuh bocah semprul" ucap William.
"Ya lu bukan bilang sama kita dodol, ini malah diem wae udah kaya patung" balas Riko.
"Teu baleg pisan sia" celetuk Tomi.
"Jika kamu membawakan sebuah lagu untuk ku, maka aku pun akan membalas nya sayang. this one for you, Randi pratama sanu" ucap Ratih.
lalu Randi menaruh gitar nya dan duduk tenang so cool, begitu pun semua teman-teman nya yang duduk di kursi mereka sambil mendengarkan Ratih bernyanyi.
Dan di sisi lain, Ratih mulai memetik gitar nya dan menutup mata. Ratih sebenar nya masih belum kuat untuk bernyanyi, namun ia tidak mempedulikan hal itu.
...<>...
...Heart beats fast...
...Colors and promises...
...How to be brave...
...How can I love when I'm afraid to fall...
...But watching you stand alone...
...All of my doubt, suddenly goes away some how...
...One step closer...
...Reef...
...I have died everyday, waiting for you...
...Darling, don't be afraid, I have loved you for a thousand...
...I'll love you for a thousand more...
...Time stands still...
...Beauty in all she is...
__ADS_1
...I will be brave...
...I will not let anything, take away...
...What's standing in front of me...
...Every breath, every hour has come to this...
...One step closer...
...Back to reef....
_Lagu by chelin dion, thausand years_
Dan ketika Ratih hendak melanjutkan reef kedua, tiba-tiba tenggorokan nya terasa kering, lalu ia pun melangkah dan langsung mematikan video call.
Dan Randi serta teman-teman nya yang lain pun merasa panik, bahkan William langsung beranjak dari kursi nya mengambil handohone dan menelpon Ratih.
Lalu Ratih pun menjawab telepon itu sambil batuk-batuk dan terdengar pula suara gertakan meja dan benda-benda yang beradu.
馃摓"Nanti Wil, tenggorokan gua agak sakit dan ginjal gua pun terasa sakit. bik..." teriak Ratih.
Lalu Bik Inem pun masuk ke kamar Ratih dan kaget melihat kondisi Ratih. Ia pun langsung menelpon Dokter dan mengambilkan sebuah air serta obat. lalu Ratih pun langsung meminum nya.
...Di sisi lain...
Acara yang awal nya lancar pun berakhir kepanikan, lalu Henri pun menutup acara live itu dan langsung menghampiri Randi yang terdiam seakan menyalahkan diri sendiri.
"Ran, lu kenapa Ran. Ratih akan baik-baik saja lu gak usah khawatir" ucap Henri.
"Andai gua gak buat acara kecil ini, mungkin Ratih juga gak akan repot menyanyi sehingga membuat nya jadi drof kembali" balas Randi dengan tatapan kosong.
Lalu William pun membisikan seuatu pada Ratih pelan-pelan via telpon itu. dan memberitahukan kondisi Randi di indonesia.
"Rat, lu minum dulu obat nya" titah William.
"Udah kok Wil, ini sudah meningan. gua cuma gak boleh banyak teriak makan nya begini hehe" balas Ratih.
"Alhamdulillah, ehm Rat. Randi melamun dan mulai mematung lagi setelah melihat kondisi lu tadi" ucap William.
"Dekatkan telepon lu pada Randi, biar gua bicara" ucap Ratih.
Lalu William pun beranjak menghampiri Randi dan Randi pun merespon nya ketika ia menyebutkan nama Ratih.
"Hallo sayang, bagaimana kondisi mu?, gak apa-apa kan?, baik-baik aja kan?" tanya Randi panik.
"Kamu tenang saja, aku hanya gak boleh banyak teriak dan susah mengontrol nafas ku. aku sudah minum obat juga dan ini sudah membaik, kamu jangan khawatir ya sayang. Maaf aku malah merusak acara kamu yang di buat susah payah ini" ucap Ratih.
"Yaudah, aku matikan yak. sekali lagi maafin aku ya sayang. dulu aku merusak acara pertunangan Kak Nawan dengan aku yang pingsan tiba-tiba, sekarang aku juga merusak acara yang kamu buat susah payah. maafin aku" ucap Ratih lalu menutup telpon.
Randi pun merasa sedih. niat nya ia mau membuat Ratih senang kini berubah kelabu ketika sang kekasih malah balik menyalahkan diri sendiri.
Di sisi lain...
Ratih langsung mengambil kartu handphone dan memory card nya, lalu ia pun membanting handphone nya sampai rusak.
"Karena kamu aku jadi merusak acara Randi. karena kamu juga aku jadi membuat semua berantakan sampai Randi jadi sedih." ucap Ratih.
"Nona muda jangan begini, nona harus sabar. nanti Bibik bilang Tuan muda ya untuk membelikan handphone baru" ucap Bik Inem.
"Nanti saja Bik, ketika aku ingin memakai nya lagi baru kamu bilang. untuk sekarang biarlah aku sendiri dengn keheningan. oh ya Bik, tolong besok buatkan surat izin ke sekolah ya, aku gak mau masuk" ucap Ratih.
"Tapi Non" ucap Bik Ratih yang terhenti.
"Lakukan apa yang Ratih mau Bik, please" ucap Ratih lalu merebahkan tubuh nya dan tidur dengan posisi menyamping sambil teriak menangis.
Bik Inem yang sedih pun tidak bisa berbuat apa-apa selain menuruti apa yang Ratih bilang.
Bersambung.
..."Tidak selamanya rencana yang kita buat itu akan berakhir indah, karena kita tak tau takdir mana yang tengah kita hadapi dan cobaan apa yang tengah kita jalani"...
...Ar29...
__ADS_1
jangan lupa like koment dan Vote gift rate yak..