Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Rencana mengajak Ratih pulang.


__ADS_3

Pagi pun tiba, kini Ratu masih menangis dan terjaga semalaman. bahkan mata nya sudah benar-benar lebam dan bengkak.


Dan Bik inem yang khawatir karena Ratih masih belum saja keluar kamar pun segera menelepon Nawan dan mengabari orang rumah tentang kondisi Ratih.


馃摓"Ya Allah Dek, baru saja Kakak tinggal sehari, lu sudah kembali menjadi monster. yasudah Bik, coba urus dulu lah Ratih ya, dan tolong packing semua baju Ratih juga" titah Nawan.


"Apa Nona muda akan kembali ke indonesia Tuan?" tanya Bik Inem.


馃摓"Saya rasa begitu Bik, karena jika Ratih terus begini, saya malah khawatir karena ia tak bisa di pantau langsung" jawab Nawan.


"Ehm.. gitu ya Tuan, baiklah saya akan packing baju Nona muda dulu ya Tuan. Permisi saya tutup telpon nya." ucap Bik Inem.


Panggilan pagi pun telah di sudahi Bik Inem dan Nawan. lalu Ratih yang tengah di kamar pun mulai beranjak dan keluar dari kamar.


Lalu Ratih pergi mencuci muka dan gosok gigi. setelah itu Ratih melangkah lagi menuju ruang makan dengan mata yang super bengkak.


"Bik aku mau makan" ucap Ratih.


"Mari Bibik siapkan ya" balas Bik Inem.


"Terimakasih Bik, oh ya nanti aku mau on the way ya ke cafe sebentar" ucap Ratih.


"Baik Nona, nanti Bibik suruh supir menyiapkan mobil ya" balas Bik Inem.


"Gak usah bik, aku mau naik motor saja." ucap Ratih.


"Oh begitu, oke Nona muda hati-hati di jalan ya. habiskan dulu sarapan nya" ucap Bik Inem.


"Siap bos que" balas Ratih.


Lalu Ratih pun menyantap sarapan pagi itu, sedang kan Randi tengah bingung bahkan khawatir pada Ratih karena handphone nya tidak bisa di hubungi.


"Yaiyalah gak bisa di hubungi, orang modar" celetuk Author.


"Heleh lu, haih lu gimana dah Thor makin sini cinta gua malah di buat naik turun" ucap Randi.


"Heleh, naik turun itu enak Ran, tanya deh Nanti kalau Kak Nawan udah nikah" balas Author.


"Astaga nih anak malah traveling pikiran nya, udah lah moal baleg. dah lanjut-lanjut cerita nya lah, teu baleg pisan" ucap Randi.


"Haha lebok sia, ceuk kuring ge ulah nyieun emosi lur. dan ah mari kita lanjutkan" balas Author.

__ADS_1


Lalu Randi pun memutuskan menelpon Nawan sejenak untuk memastikan kalau Ratih baik-baik saja.


"Maaf ganggu ya Kak, gua cuma mau tanya kabar Ratih saja. dan gua minta maaf karena sudah membuat Ratih sedih." ucap Randi.


"Tenang aja Ran, lu santai aja. gua akan jemput Ratih dan membawa nya lagi ke indonesia. gua juga sama kayak lu dek, gua khawatir dengan Adik gua yang ya lu tau sendiri lah emosi nya naik turun" balas Nawan.


"Haha naik turun lagi gak tuh" celetuk Author.


"Heh ganggu orang lagi ngomong aja, dah sana lanjut nulis" titah Nawan.


"Siap bos" ucap Ratih.


Randi pun di buat kaget oleh Nawan sampai batuk, lalu ia pun kembali melanjut kan ngobrol dengan Nawan sejenak.


"Kakak yakin mau bawa Ratih lagi ke indonesia Kak?, kan sekolah hanya tinggal beberapa bulan saja" ucap Randi.


"Lebih baik dia tinggal dengan gua di rumah baru dari pada dia di india tapi gua susah memantau nya. oh ya urusan sekolah itu bisa di atur, asal ada kemauan dari Ratih nya" balas Nawan.


"Iya juga si Kak. yaudah ya Kak, gua mau sarapan dulu, maaf sudah mengganggu" ucap Randi.


"Sans ae bro, bye" balas Nawan lalu mengakhiri panggilan.


Sedangkan di lain sisi, Ratih sudah sampai di sekolah. dan ketika ia melangkah menuju kelas, ia pun tak sengaja terkena pentalan bola basket hingga kepala nya sakit.


"Aaghrr.." ringis Ratih sambil memegang kepala nya.


Lalu team basket pun segera menghampiri Ratih, dan ketua team basket pun menggendong Ratih sampai ke dalam uks dan membaring kan ia di sana.


"Rima!, tolong cepat lu tangani dia" teriak ketua basket.


Lalu siswi yang bertugas menjaga uks pun segera menghampiri mereka dan memeriksa kondisi Ratih.


"Apa yang kamu rasakan sekarang Rat?" tanya Rima dalam bahasa indonesia.


"Kepala gua sakit, gua sempet check up kemarin dan obat gua habis semua" jawab Ratih.


"Ya ampun, yaudah lu sekarang istirahat dulu aja di sini yak, dan maaf kami gak bisa kasih obat sembarangan pada setiap penyakit, jadi saya cuma bisa kasih ini untuk kamu" ucap Rima lalu memberikan minyak hangat.


"Thanks ya Rim" ucap Rima.


Dan setelah Rima selesai memeriksa Ratih, ketua team basket pun segera menghampiri Ratih untuk meminta maaf.

__ADS_1


"Tolong maaf kan gua dan team bakset gua ya" ucap ketua team basket.


"Santai aja" balas Ratih.


"Baiklah kalau begitu gua pamit dulu ya, cepet sembuh. sekali lagi gua minta maaf" ucap Ketua basket.


Lalu Ratih membalas dengan senyuman dan ketua basket yang mewakili team nya pun pergi meninggalkan Ratih sendirian. sedangkan Ratih, ia hanya berbaring sambil memejam kan mata nya karena kepala nya begitu sakit.


Sedangkan kondisi di rumah Ratih, Bik Inem tengah mengemasi pakaian Ratih dan juga barang yang ia suka ke dalam koper, lalu Bik Inem langsung memasukkan nya ke dalam mobil.


Namun tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Bik Inem pun langsung memerintahkan satu pelayan agar segera membuka kan pintu selama ia sibuk mengemas barang-barang Ratih.


"Open the door please" ucap Bik Inem.


"oke" balas satu pelayan lalu pergi membuka kan pintu.


"sorry" ucap Pemuda yang tengah berdiri di depan pintu.


"No problem Sir, what do you need Sir?" tanya pelayan. (tidak masalah tuan, apa keperluan mu tuan?)


"I want to meet Bik Inem for a while. is he here?" balik tanya Pemuda itu. (saya ingin bertemu bik inem, apakah ia ada di sini?")


"there, let's go inside and sit down, I'll call him. wait a minute, please" jawab pelayan. (ada, mari masuk ke dalam dan duduk, saya akan memanggil nya. tunggu sebentar ya" ucap pelayan.


Lalu Pria itu pun duduk sambil meminum air putih di botol aqua yang selalu di sediakan di meja. sedangkan pelayan itu, ia memanggil Bik Inem yang segera keluar menuruni tangga dan duduk berhadapan dengan Pria itu.


"Ada apa Tuan kesini?" tanya Bik Inem.


"Saya mau menjemput Ratih Bik, oh ya nama saya.." balas Pria itu yang terpotong omongan nya oleh seseorang yang muncul tiba-tiba.


Bersambung..


..."Ketika kau sakit, yang kau butuhkan bukan obat dan juga materi. namun, kasih sayang tulus lah yang akan membuat kita sembuh. kenapa?, karena penyakit datang nya dari pola pikir yang buruk, dan jika pola pikir baik maka kita pun akan sehat sampai bila-bila" ...


..._Ar29...


Haha kasian penasaran yak, siapa si pemuda itu?, dan siapa juga ya yang tengah memanggil pemuda itu.


Ya kalau penasaran, langsung klik fav love agar tak tertinggal next episode terbaru nya.


dan jangan lupa juga Like, koment, and vote/gift rate, thanks.

__ADS_1


__ADS_2