
Lalu langkah Ratih pun terhenti, dan ketika ia menoleh untuk melihat siapa yang menggenggam tangan nya, dia pun kaget karena Nawan lah yang menggenggam tangan Ratih.
"Kakak." Ucap Ratih.
"Ayo kita pulang Dek." Balas Nawan.
"Kenapa Kak?." Tanya Ratih yang bingung dengan kehadiran Nawan.
"Rat, sebenar nya gua mengundang lu makan malam hari ini bukan hanya memberitahu kabar baik tentang jabatan gua saja, tapi gua juga berusaha ingin mempertemukan lu dengan Nawan." Jelas William.
"Untuk apa lu melakukan semua ini Wil?." Tanya Ratih yang kecewa sambil menatap William.
"Gua ingin hubungan kalian itu baik-baik saja, dan gua juga ingin saat lu menikah itu Nawan dan lu sudah saling memaafkan." Jawab William.
Lalu Ratih pun kembali menatap Nawan, dan kemudian Nawan pun langsung memeluk Ratih dengan sangat erat.
"Maafkan Kakak ya Dek, bukan maksud Kakak tidak ingin kamu hidup, tapi gua hanya tidak bisa mengontrol emosi gua saja Dek." Ucap Nawan.
"Ratih sudah memaafkan Kakak, tapi Ratih masih kecewa dengan lu kak. kesalahan Ratih kan hanya sepele, tapi kenapa Kakak malah menyiksa Ratih dengan melakukan hal itu?. Kakak kan tau Ratih ini wanita lemah dan hanya tinggal menghitung hari demi hari saja jika sudah tidak kuat lagi." Balas Ratih yang kini tidak menangis di mata melainkan di hati.
"Maafkan gua Dek." Hanya kata itu yang dapat keluar dari mulut Nawan.
Kemudian, Ratih pun melepas pelukan Nawan dan mengusap air mata di pipi nya. lalu Ratih berterimakasih pada William dan langsung mengajak Nawan ke rumah baru nya tanpa membalas kembali ucapan Nawan.
"Wil, i love you my friend. terimakasih sudah menyadarkan gua kalau seberapa jauh kita pergi, keluarga pasti akan tetap mengetahui, karena ikatan batin pasti tidak akan lepas dan pudar hanya karena satu emosi." Ucap Ratih.
"Sama sama Rat, ini sudah tugas gua." Balas William.
__ADS_1
Lalu Ratih pun pergi mengendarai mobil milik Nawan dan meninggalkan motor nya yang kemudian William bawa ke markas yang kebetulan dekat dari tempat sebelum nya untuk di amankan di sana dulu.
...馃檪馃様Cinta Gadis Broken Home馃様馃檪...
Di sepanjang perjalanan, Ratih memperlihatkan kerut bibir nya yang menahan tangis namun matanya menutup rapat dan terlelap tidur. lalu Nawan yang mengerti pun segera memasang handsfree di telinga nya.
"Ran, ada masalah apalagi dengan Ratih?." Tanya Nawan.
"Lu bisa tanyakan saja sendiri pada Adik lu itu Kak." Jawab Randi.
"Ayolah, lu sudah dewasa dan mengenal Adik gua lebih baik dari gua. harusnya lu sudah tau karakter dia seperti apa." Ucap Nawan.
"Haha lu ini Kak, lupa ya kalau sebentar lagi itu Ratih ulang tahun?." Balas Randi yang tiba-tiba tertawa.
Lalu Nawan pun diam sejenak, dan tidak lama dari itu dia pun ikut tertawa karena sudah paham dengan code-code yang di berikan Randi.
"Oh astaga, lu kenapa tidak bilang sama gua Ran." Balas Nawan.
"Oh ya Kak, Ratih bagaimana keadaan nya?, dia sudah pulang kan?." Tanya Randi.
"Dia sedang tidur di mobil, dia menahan tangis dalam tidur nya. dan ya saran gua si lu jangan lama-lama seperti ini pada Ratih karena mental Adik gua tidak lah baik-baik saja." Jawab Nawan.
"Lu tidak usah khawatir Kak, semua akan baik-baik saja." Ucap Randi.
"Yasudah kalau begitu gua tutup dulu ya telepon nya, gua sudah hampir sampai di rumah Ratih." Balas Nawan lalu mematikan panggilan nya.
Setelah selesai menelepon, Nawan pun melanjutkan tancap gas lebih cepat lagi. namun di sisi lain, Andrew kembali merencakanakan sesuatu lagi untuk Ratih.
__ADS_1
Namun kali ini semua tidak akan mudah bagi nya, karena Jack dan King berada di pihak Ratih. mereka berdua sudah sepakat untuk saling menjaga karena mereka mempunyai hutang budi pada Genk Elang dan King Cobra.
Akan tetapi Andrew yang picik dan mempunyai seribu cara pun tidaklah menyerah begitu saja, bahkan karena obsesi nya terhadap Ratih semakin besar, dia pun menjadi lebih berbahaya.
"Kenapa lagi Drew?" Tanya Ayah Andrew.
"Ayolah Ayah, Andrew ingin mendapatkan wanita itu bagaimana pun cara nya." Jawab Andrew.
"Mau dengan cara apalagi Drew, sudah banyak cara yang kau lakukan dan semua tiada hasil nya." Ucap Ayah Andrew.
"Ayolah Ayah, Ratih sudah milik ku sepenuh nya, sudah ada tanda juga yang ku tinggalkan pada tubuh nya. dan jika dia akan menikah, hanya aku lah calon suami nya." Balas Andrew.
"Baiklah ini yang terakhir Ayah membantu mu, setelah ini Ayah tidak akan ikut campur lagi." Tegas Ayah Andrew.
"Baiklah Ayah, kalau begitu perintahkan mereka untuk membantu ku." Balas Andrew sambil menunjuk. Para bodyguard dan anggota genk black roud yang tersisa.
"Kalian turuti mau Putra saya dan lakukan semua yang di perintahkan nya sekarang juga." Titah Ayah Andrew.
Lalu semua anggota Black roud dan juga semua bodyguard Ayah Andrew pun mendengarkan arahan Andrew dan mencoba memahami nya.
Hingga Andrew pun tersenyum picik setelah berhasil menyusun strategu awal untuk kembali mengambil Ratih untuk nya.
Bersambung..
Maaf ya aku baru bisa up hari ini, karena kemarin fokus dulu untuk kesehatan yang mulai menurun.
Semoga kedepan nya aku bisa up sesering dulu lagi ya. see you all, thanks buat dukungan nya.
__ADS_1
Jangan lupa like, koment, rate, vote/gift dan fav love ya jika kalian suka.
Thanks all papayo..