Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
sah!!!!


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, tibalah pernikahan Ratih dan Randi. dengan strategi awal yang sudah di buat, tiga genk di pecah menjadi empat bagian.


Sedangkan Randi dan Ratih harus fokus untuk akad tanpa ada sedikitpun gangguan. namun di saat Ratih sedang merias diri, tiba-tiba Nawan masuk dan langsung memakaikan sepasang anting dan juga hiasan kepala di rambut Ratih.


"Loh Kak, kenapa lu pasangkan hiasan mahal ini di telinga dan rambut gua?." Tanya Ratih yang kaget dan heran.


"Anting ini pemberian dari Bunda, dan hiasan rambut ini dari Ayah. kamu pakai ya, karena dulu saat Rosa menikah dengan gua pun Bunda dan Ayah memberikan hiasan yang sama kepada nya." Jelas Nawan.


"Tapi gua gak terlihat aneh kan dengan hiasan ini?." Tanya Ratih.


"Gak kok, lu terlihat sangat cantik." Jawab Nawan.


"Oh ya Mbak, apa semua sudah selesai?." Tanya Nawan.


"Sudah Tuan muda." Jawab perias.


"Baiklah, kalau begitu kita segera pergi ke masjid ya Dek." Ajak Nawan.


"Kakak gak kerepotan kan harus jalan menuju masjid yang lumayam jauh?." Tanya Ratih.


"Tidak kok Dek, untuk lu semua tidak akan ada yang merasa repot. yuk kita jalan." Jawan Nawan.


Lalu Ratih pun beranjak dari tempat duduk nya. kemudian, dia pun melangkah keluar kamar menuju masjid bersama dengan Nawan dan Purnama Big Familly.


Sedangkan Randi, kini ia tengah duduk di dalam masjid di temani Pratama big famillyx dua sahabat nya, penghulu dan juga Pak Purnama.


"Baik, apa semua sudah siap?." Tanya penghulu.


"Insyaallah" Jawab serentak.

__ADS_1


"Alhamdulillah, bisa kita mulai sekarang?, Tuan Randi, apa anda sudah siap?." Tanya penghulu.


"Silahkan mulai sekarang pak penghulu, saya sudah siap." Jawab Randi.


Lalu pak penghulu pun menyuruh Pak Purnama untuk berjabat tangan dengan Randi. dan di mulailai sebuah ikrar suci yang nanti nya akan membuahkan kata SAH.


"Tuan Puranama, ikuti kata-kata saya." Ucap Pak penghulu.


"Baik Pak." Balas Pak Purnama.


"Bismillahirahmanirahim, Randi Pratama sanu bin Pratama sanu, saya nikahkan dan kawinkan engkau, dengan Putri saya, Ratih purnama sari binti Purnama prajaya, dengan mas kawin seperangkat alat shalat, cincin 30gram, dan uang 50juta rupiah di bayar tunai." Ucap pak penghulu yang kemudian di ulangi oleh Pak purnama.


(Kurang lebih begitu gengs hehe karena aku pun belum berpengalaman lah ya dalam pernikahan, jadi mohon maaf bila ada koreksi🙏☺)


"Saya terima nikah nya Ratih purnama sari binti Purnama prawijaya dengan mas kawin tersebut di bayar tunai!." Balas Randi dengan tegas dan yakin.


"Bagaimana para saksi?, sah!!!?." Tanya pak penghulu.


"Alhamdulillahirabilallamiin tabarakaallah...." Doa bersama.


Setelah doa bersama untuk mengutarakan rasa syukur kedua keluarga mempelai, Ratih pun pelahan masuk ke dalam masjid setelah mendapat aba-aba dari bapak penghulu.


"Masyaallah cantik sekali." Ucap Bu Salma.


"Aku tak menyangka kalau menantu ku yang tomboy bisa secantik ini Amma." Balas Pak Pratama.


"Hehe kita tidak salah pilih Appa." Ucap Bu salma.


Lalu Randi yang belum menyadari keberadaan Ratih pun mulai menoleh dan terpukau melihat kecantikan Ratih dengan gaun yang elegan nya.

__ADS_1


"Subhanaallah" Satu kata dari mulut Randi.


"Silahkan untuk kedua mempelai bertukar cincin terlebih dahulu." Ucap Mc.


Lalu Randi dan Ratih pun saling bertukar cincin. setelah itu, Ratih pun mencium tangan Randi di lanjutkan dengan Randi yang mencium kening Ratih.


"Prok prok prok!!!" Suara tepuk tangan yang kecil bersorak.


"Baik, kini kalian sudah resmi menjadi suami istri. apakah ada yang mau kalian ucapkan untuk pasangan kalian?." Tanya Mc.


"Tentu" Balas kedua nya.


"Kalau begitu, siapa yang akan duluan menyampaikan isi hati nya?." Tanya Mc.


"Imam lah yang harus duluan." Jawab Ratih sambil tersenyum ke arah Randi.


Lalu Randi pun mengambil micropon dan mulai mengucapkan kata demi kata indah untuk mengutarakan rasa syukurnya pada Tuhan atas lancar nya acara pernikahan hari ini.


"Alhamdulillah ya rob, terimakasih karena engkau sudah meridhai pernikahan kami sehingga tiada halangan saat acara ijab berlangsung." Tutur Randi.


"Lalu teruntuk Ayah, Ibu dan kedua mertua ku, terimakasih sudah mempercayakan aku untuk bisa mempersunting Ratih. dan teruntuk istri ku, kamu cantik sekali dan aku bersyukur bisa mendapat wanita yang sempurna untuk ku" Sambung Randi.


"Ehmm.., terimakasih juga untuk Ayah dan Ibu, kedua mertua ku dan juga kawan-kawan ku. tanpa kalian kami bukanlah apa-apa, dan tanpa ridha kalian pun kami tidak akan sampai pada titik ini." Ucap Ratih.


"Dan teruntuk suami ku, janganlah kamu banyak pikiran, fokus saja kerja kita, dan terimakasih kamu sudah berjuang hanya untuk wanita lemah seperti ku." Balas Ratih.


Lalu setelah Ratih dan Randi bermain, kerusuhan pun mulai terjadi. di luar masjid pun terdengar gaduh yang di sebabkan oleh Jack dan Andrew.


dan kemudian...

__ADS_1


Bersambung gengs hehe...


__ADS_2