Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Kenapa Ratih? #Part 2.


__ADS_3

Namun di tengah perjalanan, Ratih harus kena insiden kecil karena sebuah truk yang kehilangan kendali. hingga motor nya terseret dan Ratih pun terbentur sebuah pohon.


"****!" pekik Ratih.


Lalu Warga yang ada disana pun segera membantu Ratih dan menarik kaki Ratih yang terjepit motor dan celah akar pohon.


"Are you oke Sist?" tanya seorang Wanita paruh baya.


"I'm oke" balas Ratih.


"Alhamdulillah" balas Wanita paruh baya itu.


"Thank you so much maddam" ucap Ratih.


"Your welcome Sist" balas Wanita paruh baya itu.


Lalu Ratih pun di antar sebuah mobil Warga sampai ke depan rumah. setelah itu, Bik Inem dan para pelayan lain nya pun membantu Ratih masuk ke dalam rumah dan segera memanggil Dokter keluarga.


"Nona muda bagaimana ini bisa terjadi?" tanya Bik Inem.


"Biasalah Bik hehe, udah gak usah khawatir yak" jawab Ratih dengan senyuman.


"Ehm.. Bibik cuma kaget Non, kan Nona muda lagi kurang sehat, dan sekarang kena insiden ini ehm.. ya rob" ucap Bik Inem dengan wajah yang sedih.


"Aku baik-baik saja Bik, iya kan Mr. Dokter?" tanya Ratih pada Dokter.


"Iya Nona muda, Inem kamu tenang saja yak. ini hanya luka ringan saja, setelah beberapa hari pun kaki Nona muda akan kembali normal dan demam Nona muda juga sudah turun kok." jawab Dokter.


"Benar Dok?" tanya Bik Inem lagi memastikan.


"Iya Inem. yasudah Nona muda, kita kontrol minggu depan yak. obat sekarang habiskan jangan sampai terlewat oke, cepat sembuh" ucap Dokter lalu pergi.


"Bibik antar Mr. Dokter saja, Ratih baik-baik saja kok" titah Ratih.


"Tapi Non.." ucap Bik Inem.

__ADS_1


"It's oke" ucap Ratih lagi menyakinkan Bik Inem.


"Baiklah Nona muda, saya permisi dulu. kalau ada apa-apa teriak aja ya Nona panggil Inem di bawah" ucap Inem lalu pergi.


Ratih pun hanya tersenyum, lalu ia meluruskan kaki nya yang kini terasa sakit dan mulai membengkak. dan tidak lama kemudian, handphone Ratih pun berdering.


"Ehm... Randi" ucap Ratih yang tau itu notif suara panggilan Randi.


Lalu Ratih pun mengambil handphone nya dan menjawab panggilan telpon dari Randi dengan penuh senyuman di bibir nya.


馃摓"Hallo sayang apa kabar?" tanya Randi.


"Aku baik-baik saja, kamu?" tanya Ratih.


馃摓"Selama kamu baik-baik saja, aku pun akan baik-baik saja." jawab Randi.


"Alhamdulillah, tumben telpon. ada apa sayang?" tanya Ratih.


馃摓"Aku cuma mau kasih tau kamu kalau Kak Nawan sudah berada di india dan tengah menuju rumah mu. dan aku juga sudah menitipkan sesuatu untuk kamu pada Kak Nawan, semoga kamu suka ya sayang" jawab Randi menjelaskan.


"Ehm.. Kakak gak ngabarin aku hehe, tapi makasih ya kamu udah kasih tau aku. dan setelah aku terima barang dari kamu, aku pasti akan mengabari mu" ucap Ratih.


"Aku pun mencintaimu dan rindu kamu Randi, sampai bertemu nanti ya ehm.." ucap batin Ratih.


Dan benar saja, baru juga Ratih selesai berkabar dengan Randi, Nawan pun tiba-tiba sudah membuka pintu kamar Ratih dan menghampiri Ratih dengan wajah cool nya.


"Ehm.. assalamualaikum Adik gua yang paling beon dan dudul sedunia" ucap Nawan.


"Waalaikumsalam Kakak gua yang paling oneng sedunia!, dan suka ngeledekin Adik nya" balas Ratih.


"Uluh uluh hehe.. i miss you sayang ku" ucap Nawan sambil memeluk Ratih.


"I miss you too hehe" balas Ratih dan memeluk Nawan juga.


Nawan dan Ratih pun saling berpelukan untuk memuaskan rasa kangen mereka, setelah itu Nawan mengecup kening Ratih dan memgeluarkan sebuah kotak kecil dari Randi.

__ADS_1


"Ini ada titipan dari pangeran hehe" ejek Nawan.


"Hilih kau Kak, makasih ya" ucap Ratih.


"Sama-sama, oh ya. kaki lu kenapa?" tanya Nawan.


"Tadi kena insiden di jalan Kak, udah gak usah khawatir. oh ya, bagaimana kabar lu dan juga keluarga Kak?" tanya Ratih.


"Gua baik-baik saja, Ayah, Bunda, Omah, Opah maupun Kakak ipar lu juga baik-baik saja di sana" jawab Nawan.


"Syukurlah kalau begitu, and by the way lu ngapain kesini meh?, emang di kantor lagi gak ada kerjaan kah?" tanya Ratih.


"Urusan kantor itu no dua, yang terpenting gua sekarang kesini dua hari buat mastiin kalau lu baik-baik saja" jawab Nawan.


"Ya lu kan bisa telpon gua Kak, dan gak perlu repot harus ke india juga" ucap Ratih.


"Iya si, tapi gua gak mungkin kan ninggalin Adik gua yang butuh teman cerita begitu saja" ucap Nawan.


Dan kini Ratih pun baru peka kalau sebenarnya Nawan kesini bukan hanya untuk memastikan kondisi fisik Ratih. tapi Nawan juga tengah memikirkan kondisi psikologi Adik nya.


"Lu kenapa suka murung akhir-akhir ini kata Bik Inem." ucap Nawan.


"Ehm.. gua cuma lagi bingung Kak, kenapa gua suka lupa akan apa yang gua lakukan walau gua dan Raih sudah bersatu" balas Ratih.


"Lu jangan terlalu memikirkan hal itu Dek, wajar jika lu lupa akan satu kejadian, gua juga suka gitu kok." ucap Nawan.


"Tapi ini sering Kak" ucap Ratih.


"Contoh nya?" tanya Nawan.


Flashback on..


Bersambung hahaa..


Besok lagi yak flasback nya, karena masa lalu itu harus di kubur dan di jadikan pelajaran berharga bukan di ungkit lagi ea.. Author baper馃槄.

__ADS_1


Thanks All sudah setia menunggu next episode novel Cinta Gadis Broken Home ini. see u next episode


Papayo..


__ADS_2