Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Penantian yang tidak sia-sia


__ADS_3

"Penantian"


Dua tahun lamanya ku menanti.


Tanpa keluh kesah dan kebencian.


Walau banyak nya cobaan menghampiri.


Namun ku tak pernah bosan untuk menanti.


Hingga suatu hari..


Penantian itu menjadi kenyataan.


Dimana kau datang dengan senyuman.


Dan membawa hadiah kecil untuk ku.


Kasih..


Betapa bahagia nya hatiku.


Dimana kau pasangkan cincin itu di jariku.


Dan aku percaya suatu hal yang pasti.


Yaitu penantian takkan sia-sia jika sabar ku nanti..


_Ar Ariska (06 Oktober 2021)


...馃槏馃槏馃槏馃槆馃槏馃槏馃槆馃槆馃槏...


Kamu wanita kuat, jangan bicara begitu. kamu harus berserah diri sama sang pencipta sayang, karena sesulit apapun cobaan hidup itu. aku yakin kamu bisa melewati nya." ucap Rosa


"Pergilah kalian dari sini, gua ingin sendiri. lepaskan pelukan ini dan jangan ganggu gua" ucap Ratih tanpa ekspresi.


Nawan dan Rosa pun melepas pelukannya, lalu Nawan mencium kening Ratih dan pergi dengan Rosa keluar kamar. sedangkan Ratih mengambil earphone dan mendengarkan musik sampai ia tertidur.


Kini pagi pun tiba...


Randi sudah bangun dari istiraha nya, lalu ia pun keluar dari kamar tamu dengan banyak perban di lengan dan perut nya.


"Heleh jelek amat ya gua kalau penuh perban gini" keluh Randi saat melihat dirinya di lemari kaca.


"Emang lu jelek dari lahir Ran ahahaha" balas Ratih.

__ADS_1


"Eh Ratih, gua kira lu belum bangun" ucap Randi.


"Gua gak bisa tidur semalam Ran. oh ya, bagaimana keadaan lu?" tanya Ratih.


"Santai Rat, gua udah baik-baik saja. lu sendiri bagaimana?, gak ada yang sakit kan?" tanya Randi.


"Gua baik-baik saja, yaudah ah gua pegel nih. ayo kita ke teras hirup udara pagi" ajak Ratih.


"Udara lu hirup, kembung entar yang ada" ucap Randi.


"Beloon lu kunyuk, di kata gua makan angin apa bisa kembung. dahlah ayo ikut gua" balas Ratih sambil menarik tangan Randi.


"Aduh duh.. aduh.." pekik Randi.


"Kenapa lagi si Ran?" tanya Ratih lalu menoleh.


Ratih pun melotot saat melihat apa yang ia pegang ternyata lengan Randi yang terluka. lalu dengan refleks pun Ratih melepas pegangannya.


"Sorry Ran gua gak sengaja" ucap Ratih.


Randi pun hanya tersenyum sambil melihat wajah Ratih. lalu Ratih yang menyadari itu pun langsung menampar kecil pipi Randi dan lari keluar.


"Eh awas lu yak" teriak Randi sambil melangkah keluar menyusul Ratih.


Ratih dan Randi pun becanda di teras dengan tawa dan penuh keceriaan. dan tanpa mereka sadari, ternyata ada kedua mata yang melihat kebersamaan mereka berdua. yak siapalagi kalau bukan Andrew yang sudah geram.


..._Seiring berjalannya waktu_...


Kini hari kembali berjalan seperti biasa. Andrew dan Genk BR sudah kembali ke markas mereka, dan karena serasa semua mulai kembali membaik, Randi and the Genk dan juga Genk Elang pamit kembali ke indonesia.


"Gua rasa tugas gua sudah selesai Kak An" ucap Randi.


"Thanks ya Ran, kalau gak ada lu gua gak tau akan bagaimana jadinya Ratih" balas Nawan.


Randi pun hanya tersenyum lalu berpelukan dengan Nawan. setelah itu, ia menghampiri Ratih dan mengelus pipi cubby nya.


"Sebelum gua pamit, gua ada sesuatu buat lu Rat" ucap Randi.


"Apa itu Ran?" tanya Ratih.


Randi pun mengedipkan mata nya pada Paulus, lalu Paulus pun menghampiri Randi dan Ratih.


"Lu mau apa Ran?" tanya Ratih yang bingung.


"Sukses bro" bisik Paulus lalu kembali ke posisi nya.

__ADS_1


"Mau ini" ucap Randi lalu berlutut.


Ratih pun semakin bingung dengan apa yang Randi ingin lakukan.. lalu kebingungan itu pun di jawab oleh Randi dengan uluran dua pasang cincin dari kotak yang tepat di depan Ratih.



"Ratih, gua gak perlu status pacaran dan gak perlu status sahabat untuk bisa memiliki lu." ucap Randi.


"Gua juga gak perlu melihat fisik, kasta ataupun materi hanya untuk memiliki lu Rat. maka dari itu, di hadapan kedua orang tua lu, big familly dan semua teman-teman kita" sambung Randi sambil menghela nafas panjang.


Ratih pun mulai peka dengan apa yang akan di lakukan Randi selanjutnya. lalu Randi yang grogi plus dag dig dug ser macam konser dangdut pun menghembuskan nafas nya dengan perlahan namun pasti dan kembali melanjutkan bicara.


"Dan atas izin Ayah, Ibu, Omah, Opah dan Kak Nawan. wahai Ratih purnama sari, dengan ikrar dua cincin ini, maukah kamu menikah dengan ku dan menungguku tiga tahun lagi untuk menikahimu secara sah?" tanya Randi.


Ratih pun menjawab dengan anggukan dan air mata haru, karena penantian dia selama dua tahun lama nya kini tengah terbalas.


Lalu Randi pun memakaikan cincin itu di jari manis Ratih, lalu Ratih memakaikan juga cincin di jari manis Randi. setelah itu Randi mengecup tangan Ratih dan kedua orang tau Ratih.


"Terimakasih Ayah, Ibu, karena sudah memberikan kepercayaan kalian untuk aku mengutarakan isi hati ku untuk Ratih dan menjalin hubungan yang lebih serius ini" ucap Randi.


"Sama-sama. setelah ini, tolong kamu jaga Ratih yak.. karena setelah kami, maka kini kamu yang harus menjaga Ratih sebaik-baik nya" ucap Pak Purnama.


"Saya janji akan menjaga Ratih dan membahagiakannya" balas Randi.


Lalu setelah mendapat restu dari kedua orang tau Ratih, kini Randi menghampiri Omah dan Opah untuk meminta restu juga.


"Omah, Opah, tanpa kalian aku gak akan mungkin bisa sedekat ini dengan Cucu kesayangan kalian. terimakasih karena sudah selalu mendukung kami walau kami sering bertengkar" ucap Randi sambil sungkem tangan pada Omah dan Opah.


Omah dan Opah pun menarik lembut tubuh Randi dan memeluknya dengan penuh kasih sayang. dan terakhir, Randi menghampiri Nawan dan menatap nya dengan saling tajam satu sama lain.


"Haha.. sudahlah Ran, mau sampai kapan kita saling berselirih hanya untuk menjaga Ratih. gua restuin kalian kok, semoga bahagia yak" ucap Nawan sambil memeluk Randi.


"Thank you Kak, tanpa lu juga Ratih gak akan mungkin bisa bersama dengan gua. thanks Kak thanks" ucap Randi dengan bahagia.


Sungguh kebahagiaan yang sangat sangat berlipat ganda, pertama Ratih sudah berhasil di selamatkan, dan yang kedua kini Ratih dan Randi pun sudah mewujudkan satu impian mereka yaitu bersatu untuk bersama.


..._Bersambung_...


..."Jangan pernah berhenti berharap, karena apapun harapan yang kau nantikan, pada akhir nya akan di qobulkan oleh Tuhan"...


..._Ar29_...


Hallo gaes, mungkin untuk beberapa hari kedepan aku akan hiatus dulu sejenak, karena kesehatan ku sedang terganggu dan perlu rehat yang cukup untuk cepat pulih.


Tapi jangan sedih, insyaallah kalau aku bisa dan sudah cukup membaik, aku akan kembali up next novel untuk menemani kalian semua.

__ADS_1


Doakan aku ya semuanya馃槉. jangan lupa juga untuk selalu mendukung karya dengan cara like, koment, rate, vote/gift. nah kalau gak mau ketinggalan, fav love juga yak hehe.


Dadah.. 馃槝馃槉 sehat selalu semuanya.


__ADS_2