Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Derita Ratih dimasa lalu


__ADS_3

Dokter menangani Ratih semaksimal mungkin, lalu Randi bertanya pada Nawan perihal penyakit Ratih.


"Kak, sebenarnya Ratih punya penyakit apa si, kenapa dia begitu lemah saat sakit namun begitu kuat saat sehat?" tanya Randi yang kebingungan.


"Ratih itu mendapatkan banyak trauma dimasa lalu Ran, gua dan Ratih hidup dan tumbuh ditempat yang berbeda. Ratih dengan Ayah dan Bunda, sedangkan gua dengan Omah dab Opah." jelas Nawan.


"Coba perjelas lagi Kak, gua ingin tau semuanya dan gua gak mau melihat Ratih terus-terusan seperti ini" ucap Randi.


"Duduk lah" titah Nawan.


Randi pun duduk bersebelahan dengan Nawan, lalu Nawan menjelaskan detail penyakit yang diderita Ratih selama ini.


"Ehm" Nawan menghela Nafas panjang lalu menghembuskanny pelan-pelan.


"Ratih mempunyai trauma berat karena tanpa sepengetahuan gua Ratih selalu mendapat penekanan dari Ayah dan Bunda. bahkan Ratih selalu di tuntut untuk menjadi yang terbaik dalam segi apapun. dan jika keinginan Ayah dan Bunda tidak dituruti dan disanggupi Ratih, maka Ratih akan di bentak bahkan dipukul oleh Bunda" jelas Nawan.


Randi meneteskan air mata mendengar penderitaan Ratih sambil terus mendengarkan penjelasan Nawan.


"Semenjak dari seringnya di tuntut, bentak, bahkan dipukuli lah ia menjadi punya trauma berat yang disebut depresi mayor. sejak dari situ juga ia mempunyai dua pribadi ganda sehingga ia kerap terobsesi dengan bunuh diri, lalu Ratih juga memiliki asma dan alergi dengan bau-bauan yang tajam sehingga sering sesak nafas ketika waktunya kambuh" jelas Nawan lagi.


"Lalu Kak, apa masih ada lagi penyakit Ratih yang lain? " tanya Randi sambil mengusap air matanya.

__ADS_1


"Ratih pernah mati suri karena tauran, bahkan luka dipunggung yang kini sudah gua tutupi dengan menjadikannya tato pun tetap masih terlihat membekas akibat pedang musuh, ia sudah tiga kali mati suri dan ini keajaiban Tuhan yang memberikan beribu kesempatan bagi hambanya" jelas Nawan sambil menahan tangisnya untuk tetap tegar.


"Cukup Kak, gua gak sanggup lagi mendengar semua itu. begitu menderitanya Ratih dimasa lalu dan kenapa gua baru tau sekarang" ucap Nawan sambil memegang kepalanya dan menyesal.


"Karena ini baru saat yang tepat Ran, jadi gua haraf, setelah lu tau kenyataan ini lu bisa semakin menjaga Ratih dan siap menyemangatinya walau mungkin kemungkinan semua itu hanyalah khayalan karena Ayah lu masih belum bisa menerima Ratih" ucap Nawan.


Randi pun menggenggam tangan Nawan dan menatap matanya.


"Gua janji sama lu Kak untuk meyakinkan Appa agar bisa merestui hubungan kita dan gua janji akan membahagiakan Ratih suatu hari nanti" janji Randi.


"Aamiin, maka dari itu, belajar dengan giat dan lanjutkan pendidikan lu. biarkan Ratih pergi lalu kembali dengan kebahagiaan dan bertemu dengan lu namun bukan lagi sebagai teman, tapi sebagai calon istri dengan kabar baik Ayah dan Ibu lu bisa nerima Ratih apa adanya" ucap Nawan menyemangati Randi.


Randi pun semakin semangat dan mencoha untuk merelakan Ratih jika memang itu adalah keputusan yang terbaik baik untuk mereka berdua.


...****************...


"Permisi Tuan, Pasien kondisinya sudah membaik. hanya saja jangan biarkan dia banyak pikiran apalagi tertekan begitu" ucap Bu Dokter.


"Terimakasih Dok, ngomong-ngomong Adik saya bisa pulang kapan?" tanya Nawan.


"Pasien bisa pulang jika sudah ada kemajuan dari pasien sendiri, sekarang kami akan pindahkan pasien ke ruang rawat inap dan silahkan urus administrasinya dulu ya Tuan" ucap Dokter pada Nawan.

__ADS_1


Nawan mengangguk dan berterimakasih pada Dokter, lalu ia segera pergi untuk mengurus administrasi.


Namun saat sampai di administrasi dan bertanya pada kasir, Nawan kaget sekaget kagetnya. karena semua biaya Ratih sudah dibayar lunas entah oleh siapa.


"Bagaimana ciri-ciri orang itu Bu?" tanya Nawan.


"Iya masih seumuran anda kok Tuan, bahkan lebih muda dari anda sepertinya. kulitnya sawo dan tingginya sama percis seperti anda" ucap Bu kasir.


"Baiklah, ini kartu nama saya. jika anda betemu dengan pemuda itu, tolong hubungi nomor saya, terimakasih" ucap Nawan lalu pergi.


...****************...


Acia penasaran nih ye hehe.. 😁ya Allah berdosa kali Author ini. hampura sadayana🙏😁.


Baik, segitu saja episode kali ini 😇 Author tutup dan jangan lupa di fav aja love nya biar gak ketinggalan ceritanya "Cinta Gadis Broken Home" dan bila ada waktu mari berkunjung juga lah ke cerita ayangk ku eaa🤣 maaf sekalo lagi Author suka becanda, tapi ini serius jangan lupa kalian mampir ke cerita dari.


@👑perindu Ar💍yang berjudul "Introvert Berjiwa ganda"



Dan jangan lupa juga mampir ke cerita baru Author yang berjudul "The Story Of RasAr Familly"

__ADS_1



Setelah mampir langsung aja di fav, jangan lupa tinggalkan jejak berupa like, koment, rate dan vote jika anda suka dan jika tidak suka pun tidak apa-apa karena Author tidak memaksa😁. suwon❤❤❤


__ADS_2