Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Bab 19 Kecelakaan


__ADS_3

Jack mengendarai motornya dengan sangat kencang hingga tidak menyadari jika di hadapannya ada mobil truk yang juga melaju dengan kencang.


Truk itu karena kelebihan muatan, remnya sulit dikendalikan. Sedangkan Jack yang menyadari akan terjadi tabrakan dia segera membanting stir ke kanan.


Tapi naas juga, dia menabrak sebuah mobil dan duarr!


Kecelakaan tidak bisa dihindarkan lagi. Jack bersama motornya terlempar ke bahu jalan.


Sementara, Maminya saat ini sedang dalam perjalanan kerumah Alea. Dia mendapatkan alamatnya dari sopir pribadinya. Maminya segera turun dari mobil dan berdiri, terpaku lama di depan sebuah rumah sederhana milik Mommy Rose.


Rose sedang membersihkan kaca rumahnya dengan kemoceng ketika melihat sebuah mobil mewah berhenti di depan rumahnya yang sederhana.


Seorang wanita kelas atas Dengan kacamata hitam nampak menanggalkan kacamata nya dan memicingkan matanya melihat rumah itu. Dia lalu bertanya sekali lagi pada sopirnya.


"Apakah alamat ini benar?"


"Benar nyonya,"


"Oke. tunggulah disini. Aku hanya sebentar,"

__ADS_1


Wanita itu lalu berjalan masuk ke halaman rumah Rose dan sebenarnya tidak tahan dan ingin segera pergi. Namun dia datang untuk masalah yang sangat penting menyangkut nama baik keluarganya jika sampai gadis itu buka mulut dan mengatakan pada dunia jika putra tunggalnya telah menghamilinya.


Rose segera melempar kemoceng dan berjalan menyambut tamunya. Dia tersenyum ramah dan bertanya menyapanya.


"Hai....aku Rose. Ini rumahku. Kau mencari putriku?" Rose segera bertanya karena mungkin wanita ini mencari putrinya karena suatu hal. Rose merasa tidak punya teman seperti dirinya, wanita kelas atas.


"Ehm...ya...aku mencari putrimu,"


"Silahkan masuk. Dan maaf...rumah kami sangat berantakan,"


"Oke. Tidak masalah. Aku hanya sebentar saja," Rose lalu mempersilakan dirinya duduk dan memanggil Wilea.


"Hai...aku datang karena ada hal penting yang ingin aku bicarakan denganmu," kata wanita itu dengan sedikit congkak.


"Ehm, ya...." Wilea lalu duduk dan mommynya ke dapur untuk memberikan minuman pada tamunya.


"Aku tahu kau sudah menjebak putraku. Kau hamil dan kau bilang itu anak dari putraku. Lalu kau menuntut minta di kawinin. Asal kau tahu saja, putraku baru saja di angkat menjadi CEO dan kami tidak ingin dia menikah dalam waktu dekat. Karena itu...aku ingin menyelesaikan masalahmu dengan memberimu kompensasi," wanita itu mengeluarkan uang sangat banyak dari dalam tasnya dan tidak menunggu Wilea menjelaskan semuanya.


"Saya tidak mengerti apa yang anda bicarakan. Dan siapa yang hamil. Saya tidak hamil. Dan kenapa anda....."

__ADS_1


"Sudahlah. Aku tidak punya banyak waktu. Masalah kita selesai. Jangan datang lagi ke rumah dan mempengaruhi putraku. Kau gadis kelas menengah dan kami dari keluarga konglomerat. Seharusnya kau tahu diri dan tidak pernah berharap untuk menikah dengan putraku. Atau kau.....akan sakit hati seperti ini,"


Wilea ternganga dan nampan di tangan Mommy Rose jatuh kelantai.


Wanita itu pergi dengan cepat dan Wilea tidak sempat mengejar wanita itu karena Mommynya tiba-tiba limbung.


"Mom ..mommy tidak papa?" tanya Era sangat khawatir.


"Apa yang wanita itu katakan? Gadis kelas menengah. Dan putra nya dari keluarga konglomerat? Apa yang dia katakan? Dia menghinamu. Siapa dia? Biar aku tampar wajahnya itu," Mommy Rose lalu duduk dan bersandar ke kursi dibantu oleh Wilea.


"Aku juga tidak mengerti yang dia bicarakan Mom, dia bilang aku hamil dan menuntut untuk di nikahi, aku tidak hamil. Aku akan menikah dengan Romi," kata Wilea dan sesaat ibu dan anak saling berpandangan.


"Alea!" Mereka bicara secara bersamaan. Dan ketika itu Alea baru saja datang dan akan masuk ke kamarnya.


Tapi tidak jadi ketika dia melihat uang yang sangat banyak di atas meja.


"Wilea...uang...uang siapa ini? Banyak sekali...."


Mommy Rose dan Wilea berpandangan lagi.

__ADS_1


__ADS_2