Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Bab 24 Airmata di hari pernikahan


__ADS_3

Romi dan keluarganya sudah tiba di hotel tempat mereka akan melangsungkan pernikahannya.


Karena semuanya di lakukan dengan mendadak, maka semua keluarga sangat sibuk termasuk Alea yang juga membantu persiapan pernikahan untuk saudara kembarnya.


Romi berjalan mendekati Alea dan menegurnya.


"Kau terlihat gemukan sekarang?"


"Jangan bilang aku jelek karena gemuk. Karena aku akan marah," canda Alea meskipun dia kaget ketika tiba-tiba calon iparnya itu menegurnya.


"Bagaimana kabarmu?"


"Aku baik. Dan sangat bahagia hari ini, karena Wilea akan menikah," sahut Alea sambil melipat tangannya.


"Dan...kapan kau akan menyusul kami?"


"Ehm... secepatnya!" jawab Alea asal saja.


"Benarkah?"


"Tentu! Kami kembar. Jadi dia salah satu menikah, maka satunya lagi juga akan segera menikah,"


"Kau ini....bisa aja..." kata Romi sambil tersenyum lugu menatap Alea yang memang agak gemukan sejak dia hamil.


"Apa yang kalian bicarakan? Jangan membicarakan aku dibelakang ya. Aku pasti dengar,"


"Dia mengatakan aku gemuk! Dan aku tak suka itu," gurau Alea merajuk.


"Hahahaha..." Wilea lalu berjalan mendekati mereka berdua dan merangkul leher Romi.


"Perhatikan wajah kami, dan jangan sampai salah ketika di pelaminan nanti. Awas jika kau salah mengenali kami...." canda Wilea dan di sambut senyum oleh semua orang.


Dimitri juga ada disana dan berkumpul bersama keluarganya kendati dia dan Rose sudah bercerai.


Wilea lalu berjalan mendekati Daddynya.


"Thanks Dad, aku senang Daddy dan Mommy terlihat bersama dan bahagia seperti ini," kata Wilea ketika tahu Daddynya benar-benar meninggalkan semua kesibukannya demi kelancaran pernikahan putrinya.


"Kau jangan nakal lagi ketika sudah tinggal bersama mertua mu. Jaga nama baikmu juga keluarga kita. Dan anggap mereka sebagai keluargamu," kata Daddy sambil memeluk Wilea.

__ADS_1


"Iya Dad, doakan agar pernikahan kami lancar dan kami bisa menua bersama dan tetap bersama selamanya,"


Dan ketika itu, Dimitri terpaku lalu berbisik di telinga putrinya.


"Jangan pernah mengulang apa yang terjadi pada kedua orang tuamu. Daddy bersalah pada ibumu. Dan kami bercerai. Kau jangan sampai seperti kami," pesan Daddynya.


"Wilea... sekarang..." panggil Rose dan mengajaknya ke kamar untuk berdandan.


"Oke mom...."


Jam 07.00 malam.


Wilea dan Romi telah resmi menikah dan mereka langsung pergi untuk berbulan madu.


Sementara Rose dan Dimitri duduk bersama. Rose kembali bernostalgia ketika pertama kali dia dipinang oleh suaminya dengan suasana haru seperti ini.


Tanpa terasa, Rose meneteskan airmatanya, dan Dimitri memahami apa yang dirasakan mantan istrinya itu.


Dimitri akan memeluknya namun Rose menolaknya.


Rose lalu pergi tanpa bicara apapun dan masuk ke kamarnya. Didalam kamar, seperti biasa, dia larut dalam kesedihan dan merasa kesepian karena saat ini Wilea pergi bersama suaminya dan Alea akan pulang kerumah mantan suaminya.


Jack sedang dalam masa penyembuhan luka akibat kecelakaan yang menimpanya.


Dia mengambil koran dan melihat foto sebuah pernikahan. Dia melihat Wilea bersanding dengan Romi.


Dia hanya membaca judulnya saja.


Dan dia mengira jika Wilea adalah Alea.


"Semoga kau bahagia...." kata Jack sambil mengusap air mata yang menetes setelah melihat foto pernikahan itu.


Maminya masuk dan terpaku melihat Jack yang nampak kurusan.


"Bagaimana keadaan mu?"


"Aku merindukan dirinya..." kata Jack pada Maminya.


"Gadis itu....dia sudah menikah bukan?" kata Maminya yang tidak tahu jika foto itu adalah Wilea bukan Alea.

__ADS_1


"Ya. Aku berdoa untuk kebahagiaan nya..." sahut Jack dengan hati hancur dan remuk redam.


"Kau akan menikah juga suatu saat nanti. Mami akan carikan kau gadis paling cantik yang lebih segalanya dari gadis itu,"


Maminya memegang bahu Jack dengan trenyuh.


"Tidak mam. Aku tidak akan menikah," kata Jack dan membuat hati maminya terguncang.


"Apa!?" Matanya terbelalak dan terkejut.


"Ya, aku tidak akan menikah. Aku akan hidup sendiri. Dan apalagi sekarang aku sudah cacat,"


"Jangan bicara begitu. Hati mami hancur mendengarnya,"


"Mam, aku ingin sendiri saat ini..."


Jack meminta agar maminya pergi dari kamarnya.


Karena Jack ingin agar dia pergi, maka Maminya lalu beranjak dengan hati yang kalut dan juga rasa bersalah.


Didalam kamar VVIP, Jack teringat terakhir kali dia berjanji untuk menikahi Alea, karena dia sudah hamil anaknya.


Namun, maminya menghalangi cintanya dan tidak merestuinya. Dan ketika Jack akan menemui Alea dan mencegah apa yang akan dilakukan maminya, dia mengalami kecelakaan.


Dia lalu tidak sadarkan diri. Dan dia dibawa ke rumah sakit di luar negeri. Dan koma untuk beberapa Minggu lamanya.


Dan selama dia koma, dia tidak tahu jika Alea datang kerumahnya untuk menemuinya.


Dia sendiri sudah tidak punya nomor Alea karena sudah di hapus oleh Maminya.


Sekarang dia hanya memilik satu kaki. Karena satu nya lagi patah dan di amputasi. Dia menggunakan kaki sambung yang mirip dengan kaki asli.


Namun dia masih dalam masa penyembuhan hingga tidak boleh pergi kemana-mana.


Padahal dia ingin sekali menemui Alea dan mengatakan apa yang terjadi dengannya.


Namun kini, semuanya sudah terlambat. Dia melihat Alea sudah menikah dengan orang lain. Dia tidak tahu, jika sampai saat ini Alea menghitung waktu dan menunggu kedatangannya.


"Aku sedih dan terluka. Melihatmu bersanding dengan pria lain. Dan anakku tidak akan tahu jika aku adalah ayahnya. Namun, jika kau bahagia bersama pria itu, aku juga akan bahagia untukmu. Jangan risaukan aku...aku tidak akan menikah, karena aku hanya akan mencintaimu sepanjang hidupku. Dan aku berharap, suatu hari nanti, aku bisa bertemu dengan anakku yang ada dirahimu,"

__ADS_1


Kata Jack dengan sedih dan merasa sangat kesepian saat ini.


__ADS_2