Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Kerjasama dengan musuh


__ADS_3

"Gua baik-baik saja Kak" ucap Randi pelan-pelan.


"Gak usah bohong Ran, gak usah pura-pura kuat didepan gua!., itu semua gak mempan untuk gua, paham!! " Bentak Nawan.


"Ehm" balas Randi sambil memegang perutnya yang berdarah.


Tanpa basa-basi, Nawan segera memerintahkan ketiga Genk itu untuk saling kerjasama, karena ini menyangkut nyawa bukan mainan.


"Sekarang lupain permusuhan, karena ini menyangkut dua nyawa bukan hanya perkelahian. cepat kalian bantu Randi dan Jack untuk segera masuk kedalam mobil gua dan kita pergi dari sini. " titah Nawan dengan tegas.


Beberapa dari merekapun membantu Randi dan Jack kedalam mobil Nawan, setelah itu Nawam segera memerintahkan supirnya untuk ke rumah sakit *** dimana Ratih sering dirawat, karena rumah sakit itu adalah rumah sakit yang memang bekerjasama dengan perusahaan Omah dan Opah yang berada di kota ***.


Di sisi lain Ratoh merasa tidak enak hati dan merasa sesak, lalu ia menghirup obatnya walau itu semua gak ada hasil.


"Shit!, kenapa gua tiba-tiba sesak gini?, ada apa dengan gua ini?" Ratih bertanya tanya dalam batinnya.


"Jika lu kambuh tiba-tiba, maka orang yang lu sayang itu sedang dalam bahaya Rat. itu namnya firasat bukan sakit biasa" tutur Raih yang tiba-tiba muncul.


"Tapi siapa Ra, sakit sekali dada gua rasanya" ucap Ratih .


"Siapapun itu, berdoalah agar dia selamat dan tidak apa-apa Rat. sekarang, lu sebaiknya tidur karena perjalanan masih panjang" ucap Raih menenangkan Ratih.


"Ehm... siapapun itu yang tengah terluka, aku sayang kamu dan tolong bertahanlah sampai aku kembali kamu harus sehat dan sembuh" Doa Ratih.


Raih pun tersenyum dan mulai tertidur bersamaan dengan Ratih yang tertidur di pesawat.


...****************...


Di rumah sakit, Randi dan Jack segera ditangani Dokter Dama dan Dokter Dion. keadaan mereka begitu krisis.


"Seandainya Ratih disini, pasti dia akan drof tiba-tiba karena syok melihat semua ini, ehm.. semoga lu baik-baik saja di delhi ya dek, gua akan jaga keselamatan Randi untuk lu" ucap batin Nawan.

__ADS_1


Satu jam. berlalu, Dokter Dama dan Dion sudah keluar bersamaan setelah menangani Jack dan Randi.


"Itu satu ruangan Thor?" tanya Ratih.


"Ya kagak lah dudul. kalaupun satu ruangan, pasti beda tempatnya dan berjarak. haih gitu aja gak ngarti' jawab Author.


"Heleh, mana gua tau kan gua bukan Dokter" ketus Ratih lalu pergi.


"Weh aduh jangan ngambek dong, eh maaf maaf malah drama disini, yuk lanjutt.." ucap Author.


Dokter Dion menepuk pundak Nawan yang membuat Nawan seketika terbangun dari duduknya.


"Bagaimaja keadaan Jack dan Randi Paman?" tanya Nawan.


"Randi baik-baik saja, lagian kalian abis apa sampai dua teman kalian bisa bonyok begitu? " tanya Dokter Dion.


"Nanti Nawan jelaskan, bagaimana Dok keadaan Jack? " tanya Nawan pada Dokter Dama.


"Pasien baik-baik saja, ia hanya terluka namun tidak cukup serius kok" jawab Dokter Dama.


"Sama-sama, saya permisi dulu ya. ehm.. Dokter Dion, saya duluan" ucap Dokter Dama.


"Okey" balas singkat Dokter Dion.


Dokter Dama pun pergi terlebih dahulu, sedangkan Dokter Dion masih mengintrogasi Nawan yang memang sudah berantakan akbibat perkelahian tadi.


"Kenapa kalian berantem heh, jawab" tanya Dokter Dion.


"Aku cuma mencoba melindungi Randi dari orang-orang jahat Paman, ada yang ingin mencelakakan Randi, yang ingin mencelakakan Randi masih misterius dan mencoba mengancam Jack dengan menculik ibu dan Adikny sehingga Jack terpaksa harus menyingkirkan Randi. untungnya Tomi dan Anak Elang serta Anak KC segera sampai. kalau gak, Nawan gak tau akan seperti apa nasib Randi" tutur Nawan menjelaskan.


"Kita harus laporkan kasus ini ke pihak berwajib Nak" ucap Dokter Dion.

__ADS_1


"Itu tidak perlu, justru semua sudah Nawan atur. kita hanya tinggal menunggu" ucap Nawan.


Di tengah-tengah Nawan dan Dokter Dion mengobrol, tiba-tiba handphone Nawan berdering sehingga Nawan mengharuskan menjawab panggilan itu.


"Maaf Paman, aku jawab telpon dulu" ucap Nawan.


"Baiklah" balas Dokter Dion.


Nawan pun sedikit menjauhkan dirinya dari Dokter Dion dan menjawab panggilan telpon itu dengan serius.


"Ada kabar apa? " tanya Nawan


"Syukurlah, amankan mereka di tempat yang ramai dan jaga mereka, buat mereka nyaman ditempat aman itu sampai saya kesana dan pastikan semua dalam keadaan oke" titah Nawan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


..."Jikalau kau sudah saling mencintai, jangankan perasaan, semua yang ia rasa saja kau akan dapat merasakannya"...


..._Ar29 sad girl_...


..."Sekeras apapun permusuhan, dan sejauh apapaun permusuhan, jika nyawa taruhannya, mereka pun akan bekerjasama walau hanya sekejap tapi itu solidaritas hehe"...


_Ngomong apa kale nih si Ar"


Bersambung


Di gantung ning nang ning nung..


Di gantung kung kung kung kung..


Biarlah aku buat penasaran kalian hehe, kira-kira bagaimana ya kelanjutannya?. nah kalau penasaran, langsung aja fav love novel nya biar gak ketinggalan cerita novel "Cinta Gadis Broken Home" nya okey.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak pula setelah membaca dan berkunjung berupa Like, komebt, vote/gift, and Rate❤.


Hatur nuhun ❤


__ADS_2