Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
William bisa cemburu


__ADS_3

Ratih menarik tangan Randi sehingga ia terduduk kembali, lalu membisikkan sesuatu pada Randi.


"Lu mengerti kan?" tanya Ratih.


"Siap" jawab Randi.


Randi keluar dengan rambut yang sudah berantakan, lalu bekas lipstik menempel di kaosnya dan pura-pura tidak tahu apa-apa.


"Oh kalian, silahkan masuk. gua mau bersih-bersih dulu" ucap Randi dengan senyum bahagia.


"Anjir, lu abis ngapain sama temen gua Ran!" bentak Tomi.


"Gua tidak melakukan apa-apa, ayolah.. gua capek abis olahraga pagi nih hilih" balas Randi.


Tiba-tiba Bugh.. satu pukulan mendarat tepat di pipi kanan Randi, lalu Randi tersungkur kedalam kamar itu kembali. seketika Ratih kaget karena ini diluar dugaannya.


Ratih beranjak dan mengambil infus lalu membantu Randi berdiri.


"Lu tidak apa-apa Ran?" tanya Ratih.


"Santai, ini kan efek sampingnya Rat. lagi lu ada-ada prank nya" ucap Randi sambil memegang sudut bibirnya yang berdarah.


"Wadduh gaswat and darurat atuh, aih naha si William, maneh teh maen gebug wae si Randi?" (Kenapa si William, kamu tuh main pukul si Randi?" tanya Ratih pakai bahasa sundanya.

__ADS_1


"Lu berdua yang apa-apaan, lihat diri kalian sekarang! apakah masih pantas disebut teman jika kalian seperti ini hah?" bentak William.


Riko dan Julio hanya tertawa diselingi oleh Paulus dan Henri sehingga membuat Tomi dan William kaget tidak menyangka sekaligus bingung.


"Kenapa lu malah ketawa njir!, gua lagi emosi nih" bentak William.


"Lu seperti baru kenal Ratih saja, dia itu lagi jahilin kita Wil" ucap Julio.


"Maksudnya?" tanya Tomi.


"Enggak lu, enggak William, sama aja tidak peka hilih" celetuk Paulus.


"Udalah tidak usah basa-basi, maksud kalian itu apa si?" tanya William.


"Sorry William dan semuanya, sebenarnya ini hanya prank yang direncanakan Ratih" ucap Randi.


"Gak lucu!" kesal William lalu pergi.


William yang emosi segera pergi dari sana dengan penuh kekesalan. lalu Ratih segera menurunkan kakinya dan dipegangi Randi karena ia sangat khawatir dengan keadaan Ratih.


"Tidak apa Randi gua baik-baik saja, lu ganti baju dan temani yang lain ya, gua perlu bicara dengan William.'lx ucap Ratih.


"Sebaiknya lu tetap sini Rat, lu tidak usah banyak gerak dulu, nanti biar William gua panggil saja kesini" ucap Riko.

__ADS_1


"Apa lu yakin dia mau kembali?" tanya Ratih.


"Gua yakin, serahin semua sama gua hehe" tawa Riko lalu pergi.


Ratih hanya diam karena ia tau William beneran marah padanya. namun Randi dan yang lainnya menenangkan Ratih hingga akhirnya Riko kembali dengan membawa William kehadapan Ratih.


"Noh mau ikut kan anak kutu haha" tawa Riko.


"Njir, terus aja terus bully gua" kesal William.


"Sudah-sudah, ribut mulu. hem.. Rat kita tinggal keluar ya lu ngobrol dulu saja sama si kunyuk" ucap Julio.


"Njir lu nyet" kesal William sambil menjitak kepala Julio.


Julio hanya mengusap kepalanya yang dijitak William, lalu pergi bersama yang lain juga. ya seperti biasa, sebelum pergi Randi mengusap kepala Ratih dan tersenyum padanya sehingga membuat William kembali dikuasai rasa cemburu yang makin memanas.


Bersambung..


Ternyata dibalik kocaknya Tiga semprul, William bisa cemburu juga gaes wkwkw. pada penasaran sama kelanjutannya?.


Kalau penasaran yuk jangan lupa tav favorite supaya tidak tertinggal kelanjutan dari cerita Cinta Gadis Broken Home hehe


Oh iya, aku minta maaf ya karena jarang banget up teratur dan rutin馃檹, karena aku masih tahap merevisi karyaku yang tidak lain cerita yang sedang kalian baca ini馃 "Cinta Gadis Broken Home".

__ADS_1


Tapi walau begitu, tetap doakan aku ya supaya cepat selesai revisinya dan bisa rutin lagi untuk melanjutkan ceritanya.馃檹


Tetap dukung aku ya dengan cara Like, Koment dan saran, Vote dan Rate.馃馃


__ADS_2