Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Mimpi yang terwujud


__ADS_3

Lalu setelah Pak Pratama menceritakan semuanya, dia pun langsung memegang tangan Randi.


"Maafkan Appa ya Nak, untuk yang kesekian kali nya Appa memandang Ratih dengan rendah terus." Ucap Pak Pratama.


Lalu Randi pun tersenyum dan menengok ke arah Bu Salma. setelah itu Bu Salma mengedipkan mata nya dengan pelan dan tersenyum.


"Aku sudah memaafkan Appa, dan aku juga minta maaf ya Appa. aku sayang kalian, jadi tolong restui hubungan kami dan beri kesempatan sekali lagi. aku janji akan membahagiakan Ratih dan menerima nya apa adanya." Ucap Randi.


"Appa dan Amma sudah merestui hubungan kalian Nak, sekarang kamu tinggal atur kapan kamu akan membawa menantu kami kesini dan mempertemukan kami dengan keluarga nya untuk membicarakan pernikahan kalian." Balas Pak Pratama.


Lalu Randi pun memeluk Pak Pratama dan Bu Salma. namun di sisi lain, entah ada apa tapi Riska tiba-tiba saja batuk-batuk dan mengeluarkan darah dari mulut nya.


"Hah, Kakak.." Panggil Ratih.


"Iya Dek." Balas Nawan lalu menghampiri Ratih.


"Kak batuk Ratih berdarah, Ratih kenapa?" Tanya Ratih yang down melihat keadaan nya.


"Tadi lu makan apa?" Tanya Nawan lalu membawa Ratih ke ruangan medis untuk bertemu Dokter yang tengah melayani ke empat teman nya yang pingsan.


"Bu Ratih batuk darah kenapa ya?" Tanya Ratih yang sedikit tenang.


"Saya check dulu ya." Ucap Dokter.


Lalu Ratih pun di check keseluruhan, setelah itu Dokter pun memberikan Ratih segelas air putih.


"Anda panas dalam Nona muda, banyak-banyak minum air putih dan makan maknan bergizi ya Nona supaya cepat pulih. saya juga sudah buatkan resep obat nanti di tebus ya untuk pengambilan nya saya tunggu di rumah sakit." Ucap Dokter lalu tersenyum.


"Jangan nakal makan nya Dek" Ucap Nawan.


"Huh!" Ketus Ratih lalu menatap Dokter.


"Mereka gimana Dok keadaan nya?" Tanya Ratih.


"Mereka baik-baik saja, sebentar lagi juga bangun. karena dosis obat penenang nya tidak terlalu tinggi." Jawab Dokter.


"Syukurlah, terimakasih Dok." Ucap Ratih.

__ADS_1


"Sama-sama, kalau begitu saya permisi dulu ya Nona muda dan Tuan muda. lekas sembuh Nona" Ucap Dokter lalu pergi.


Setelah Dokter pergi, telepon Ratih pun berdering dengan notif My love. lalu Nawan pun menjawab panggilan itu karena kebetulan telepon Ratih ada bersama nya.


"Hallo Ran, ada apa?" Tanya Nawan.


馃摓"Ratih ada Kak?" Balik tanya Randi.


"Ada, dia sedang minum obat. ada apa Ran tumben menelepon?" Tanya Nawan.


馃摓"Gua cuma mau bilang kalau setelah lu dan Kak Rosa menikah, gua dan orang tua gua mau ke rumah untuk melamar Ratih secepat nya." Jawab Randi dengan gembira.


"Lu serius?, memang Ayah lu sudah menyetujui hubungan kalian?" Tanya Nawan yang tidak percaya.


馃摓"Gua serius Kak, tolong sampaikan kabar baik ini pada Ratih dan yang lain ya Kak." Jawab Randi.


"Alhamdulillah kalau begitu kabar baik nya, nanti gua akan memberitahu keluarga dan Ratih." Ucap Nawan.


馃摓"Yasudah gua sudahi dulu ya Kak, thanks Kak" Balas Randi.


"Ih Kak nanti Ratih jatuh." Ucap Ratih.


"Tidak Rat, lu tidak akan jatuh ke lantai tapi jatuh ke pelaminan." Balas Nawan.


"Hah maksud Kakak apa?" Tanya Ratih yang bingung.


"Randi akan melamar lu dan menikah dengan lu secepat nya setelah gua dan Rosa menikah." Jawab Nawan lalu menurunkan Ratih dari gendongan nya.


"Benarkah?" Tanya Ratih lagi yang tidak percaya.


"Ya benar, tadi dia menelepon dan memberitahu kabar bahagia ini." Jawab Nawan.


Lalu Ratih pun memeluk Nawan dan menangis terharu mendengar kabar baik ini. setelah itu mereka pun memberitahu kepada keluarga mereka tentang kabar bahagia ini.


..."Cinta Gadis Broken Home"...


Malam hari pun tiba, dimana kini Ratih sudah tertidur di kamar nya. namun ia kembali harus terbangun karena di kagetkan oleh Randi yang untuk kedua kali nya masuk diam-diam lewat jendela kamar Ratih.

__ADS_1


"Hais Ran ngapain kamu.." Ucap Ratih yang tertahan karena Randi kini tengah mencium nya.


"Muach!!" Suara ciuman Randi.


Lalu mereka pun berciuman dan berpelukan. setelah itu, Randi pun duduk di samping Ratih dan menyelipkan rambut Ratih ke telinga.


"Kamu bahagia kan kini Appa sudah merestui hubungan kita?" Tanya Randi.


"Aku sangat bahagia Ran, tapi kenapa kamu kesini malam-malam dan lewat jendela lagi sudah seperti maling." Jawab Ratih lalu bertanya balik.


"Hehe maaf, ini sudah sangat larut. pasti kalau aku bertamu yang ada di usir karena kemalaman." Jawab Randi.


"Hehe iya juga ya. tapi kan kalau kamu diam-diam begini juga bahaya." Ucap Ratih.


"Sudah jangan khawatir. oh ya kamu mau kan memakai kembali cincin ini?" Tanya Randi lalu membuka kotak cincin yang sebelum nya Ratih kembalikan.


Lalu Ratih pun hanya mengangguk dan Randi langsung memakaikan cincin itu di jari manis Ratih. setelah itu, Randi langsung menuntun Ratih untuk kembali berbaring dan mengecup kening Ratih.


"Aku pulang dulu ya Ratih. selamat malam" Ucap Randi lalu menarik selimut untuk Ratih dan pergi.


"Hati-hati" Balas Ratih.


Lalu Randi pun pergi dari hadapan Ratih dengan mengendap-endap hingga kembali ke rumah nya dengan selamat.


Bersambung...


^^^"Bukan cinta yang ku butuhkan, tapi setia yang ku inginkan. karena cinta hanya sementara, berbeda dengan setia yang akan abadi selama nya." ^^^


^^^-Ar29-^^^


Hai gaes, thanks ya sudah mendukung karya ku dan setia selalu menemaniku.


semoga kalian baik-baik saja dan selalu lancar rezeki.


Maaf juga ya kalau aku lama up karena aku nya sudah gak bisa sesehat dulu hehe. walau begitu aku akan tetap luangkan waktu kok buat menemani kalian di next episode.


stay terus gaes, jangan lupa like, koment, rate, gift atau vote ya, nah jangan lupa juga fav love hehe see u..

__ADS_1


__ADS_2