
Kembali pada Ratih dan kawan-kawan yang kini sudah sampai di depan rumah Ayah nya Andrew.
Dan tanpa basa-basi, Ratih pun berteriak, hingga membuat Ayah Andrew pun keluar dari rumah nya.
"Wah Ratih, punya nyali juga kamu. dimana Putra ku?" Tanya Ayah Andrew.
"Putra anda aman pada saya, lalu apa masalah anda saat ini Pak?, Andrew yang sudah menoai saya, kenapa anda masih saja tidak menerima kalau Andrew memang pantas di siksa seperti ini." Jawab Ratih dengan dingin.
"Kamu itu wanita murahan Rat, dapat Pria yang lebih kaya dari Andrew saja kau langsung mendekat dan mau jadi pacar nya. lalu sekarang, saat Andrew menunjukkan posisi mu kenapa kau marah hah?" Tanya Ayah Andrew meledek Ratih.
"Seorang Wanita terhormat tidak pernah membiarkan siapapun menghina diri nya. dan jika ada, maka orang itu harus mati sekarang juga. Raih!!" Teriak Ratih yang muak dengan setiap makian demi makian yang keluar dari mulut banyak nya orang.
Dan karena emosi Ratih sudah memuncak, Raih pun keluar dari tubuh Ratih dan bertukar raga dengan Ratih.
"Hais Rat, cuma Kakek tua bangka saja lu masa tidak bisa menghadapi nya." Gumam Raih sambil menatap Ayah Andrew dengan tajam.
"Kamu banyak sekali basa-basi Rat, cepat kembalikan Anak saya dan saya akan bayar berapapun yang kau mau untuk membayar semua yang sudah Andrew perbuat." Ucap Ayah Andrew dengan lantang.
"Harga diri wanita tidak akan bisa di ganti dengan uang Pak, dan jangan pernah anda menghina saya lagi, atau saya akan." Ucap Raih yang terhenti.
"Akan apa hah!" Teriak Ayah Andrew.
"Membunuh Anda!!" Balas Teriak Raih dan langsung baku hantam dengan Ayah Andrew.
Lalu Jack, Tomi dan Riko pun ikut membantu menghajar anak buah Ayah Andrew. sedangkan di sisi lain, Randi yang kini sudah tiba di titik akhir panah gps Ratih pun menghentikan motor nya.
"Ada apa lagi Ran?" Tanya Henri.
__ADS_1
"Gps Ratih berhenti di sini, tanda nya dia berada di sekitar sini Ri." Jawab Randi sambil menengok ke kanan dan kiri.
Dan tidak lama kemudian, Paulus pun turun dari motor nya dan menghampiri Randi.
"Kenapa Pau?, jangan ngelawak terus kalau lagi genting." Tanya Randi dengan dingin.
"Hadeh soudzon terus lu Ran, noh lu lihat kedepan lu dulu dah." Jawab Paulus sambil membantu Randi menoleh ke arah yang ia ingin tunjukkan.
Dan betapa terkejut nya Randi ketika melihat Ratih, Tomi dan Jack tengah berkelahi di sebuah rumah yang memang berada paling pojok dari perumahan yang luas itu.
"Nah mau ngatain gua pelawak lagi lu hah" Tegur Paulus yang kesal pada Henri dan Randi.
"Capcus sekarang." Titah Randi yang menggiraukan ucapan Paulus.
"Hadeh kebiasaan." Ucap Paulus lalu naik lagi ke motor sport nya.
Setelah itu, Randi dan beberapa anggota genk elang pun segera pergi menuju rumah target.
Cukup lama waktu yang mereka buah hingga kini Ratih berhasil di lumpuhkan oleh Ayah Andrew sampai tersungkur akibat pisau yang tertancap tepat di perut Ratih.
"Uhuk.." Suara batuk Ratih yang mengeluarkan darah.
"Ratih!" Teriak Trio semprul dari dalam mobil.
"Jul please gua tidak bisa melihat Ratih seperti ini." Ucap William yang mencoba membuka pintu mobil yang terkunci.
"Wil, apapun yang terjadi, lu harus tetap tenang." Balas Julio yang masih tenang walau hati nya gelisah.
__ADS_1
"Baiklah, tapi kita harus meminta bantuan jika keadaan tidak memihak kita Jul." Ucap William.
"Tidak Wil, jika kita menghubungi satu saja anggota Elang, maka Nawan akan bergerak dan gua tidak mau planning persiapan pernikahan nya dengab Rosa malah makin berantakkan karena ulah kita. " Balas Julio.
"Tapi mereka tidak mungkin bisa melawan jika hanya bertiga, sedangkan lawan mereka lebih dari tiga." Ucap William.
Namun Julio pun terus menenangkan William. hingga akhir nya Randi, Paulus dan Henri pun sampai di rumah target di ikuti beberapa anggota Kc yang diam-diam mengikuti arahan Henri untuk ikut bersama.
Lalu William dan Paulus pun kaget dengan kehadiran RandiCs dengan tiba-tiba. namun semua itu kembali abu-abu karena kondisi Ratih yang sedikit kehabisan tenaga karena banyak mengeluarkan banyak darah.
"Ratih dalam bahaya, Pau arahkan keamanan untuk mobil sport itu." Titah Randi.
"Lah memang itu mobil siapa woy?" Tanya paulus.
"Julio, udah lu dan beberapa anggota Kc langsung hampiri mobil itu dan jaga di sana. lalu Henri, lu amankan bagian barat, dan gua langsung menyerang ke titik pusat untuk menyelamatkan Ratih." Titah Randi.
Lalu Henri dan beberapa anggota genk Kc pun lamgsung meluncur sesusai arahan Randi. sedangkan Randi yang emosi melihat kelakuan Ayah Andrew pun, segera berlari dan langsung menonjok wajah Ayah Andrew hingga sempoyongan.
"Randi" Ucap Ratih yang kini mencoba berdiri.
"Kamu baik-baik saja Rat?" Tanya Randi.
"Aku baik-baik saja Ran, yang lain bagaimana?" Balik tanya Ratih.
"Semua sudah sesuai rencana ku Rat, jadi kamu tidak usah khawatir." Jawab Randi sambil membantu Ratih berdiri.
Setelah itu, Randi dan Ratih pun colaborasi untuk mengalahkan Ayah Andrew, hingga perkelahian itu pun di menangkan oleh Ratih dan Randi. lalu Ayah Andrew pun tersungkur dan pingsan hingga ia pun di bawa ambulan untuk di periksa lebih lanju di rumah sakit.
__ADS_1
Bersambung ...
Thanks all, jangan lupa like, koment, rate, vote, gift and share馃