Cinta Gadis Broken Home

Cinta Gadis Broken Home
Kabar baik


__ADS_3

Randi pun duduk disofa tepatnya disamping Bu Salma dan berdoa dalam hati untuk keselamatan Ratih.


"Ya Allah yaTuhan ku, tiada Tuhan selain engkau dan hanya kepadamu ku meminta. Tolong selamatkan nyawa Ratih aku tidak ingin kehilangan orang yang aku sayang. aamiin" ucap batin Randi.


...****************...


Dokter keluar dengan senyuman lalu menghanpiri Randi dan Bu Salma. Randi yang tadinya termerenung langsung berdiri dan bertanya pada Dokter itu.


"Bagaimana keadaan Ratih?" tanya Randi.


"Alhamdulillah ia sudah melewati masa kritisnya" jawab Dokter dengan singkat.


Tanpa basa-basi Randi berterimakasih lalu pergi melangkahkan kakinya dan duduk dikursi yang berada disamping kasur.


"Astaga anak itu, terimakasih Dina semoga Ratih baik-baik saja." ucap Bu Salma.


"Dia wanita yang sangat kuat, tidak mungkin dia sakit begitu lama hehe" ucap Dokter Dina.


"Sekuat apapun dia, ia tetaplah manusia biasa yang akan hidup dan kembali juga kepada Tuhan kita" balas Bu Salma dengan senyuman.


"That's right, yasudah saya pamit dulu ya Nona, permisi" ucap Dokter Dina.

__ADS_1


"Hati hati Dina" balas Bu Salma.


Dokter Dina segera pergi dari rumah kediaman Pratama, sedangkan Bu Salma melangkah menuju kamar medis itu dan membuka pintu sedikit hanya untuk sekedar melihat Randi dan Ratih dari kejauhan.


Lalu ia melihat Randi sedang menggenggam erat tangan Ratih dan tersenyum menunggu wanita kecil itu membuka matanya. Bu salma sangat terharu melihat Randi yang jarang tersenyum bahkan pulang kerumah kini tengah tersenyum dan menginjakkan kakinya lagi kerumah ini.


"Alhamdulillah, terimakasih Tuan putri kecil anda telah membuat pangeran dirumah ini kembali ceria. walau kini kamu tengah terbaring lemah, kudoakan kesembuhanmu dan segeralah buka matamu. selamat pagi dan sampai jumpa" ucap Bu Salma dengan suara kecil.


Bu Salma tersenyum lalu menutup pintu kamar itu kembali dan pergi dari sana. sedangkan Randi masih menatap Ratih tanpa berkata sepatah katapun dan mengambil telpon genggamnya untuk menelpon seseorang yang tidak lain adalah Paulus.


Disisi lain, Paulus yang menerima telpon dengan notif nama Randi pun kaget setengah mati dan tidak percaya bahwa itu benat dari Randi.


"Hen, woy Ri... ini telpon dari Randi" teriak Paulus.


馃摓"Hallo Paulus" ucap Randi.


馃摓"Iya Randi, lu gimana kabarnya Bro. gua kira lu sudah.." ucap Paulus dipotong Nawan.


馃摓"Apa kabar lu Ran?, Adik gua juga bagaimana?" tanya Nawan.


馃摓"Gua baik-baik saja, tenang semua aman Ratih juga sudah diobati karena ada luka sedikit karena kan Kaka tau sendiri kemarin bagaimana hehe" jawab Randi.

__ADS_1


馃摓"Syukurlah jika begitu, sekarang lu dimana?" tanya Nawan.


馃摓"Iya tuh Ran, lu dimana kita khawatir lu gak ada kabar sama sekali" sambung Henri.


馃摓"Di rumah Pak Pratama, segera kesini saja okey" jawab Randi.


馃摓"Baiklah, tunggu kita disana" lanjut Nawan.


Randi segera menutup panggilan dan tersenyum kembali melihat Ratih.


"Orang yang kamu rindukan akan segera kesini Ratih, cepat buka mata lu ya dan lekas sembuh" ucap Randi lalu pergi.


Disisi lain, Nawan dan yang lainnya yang sudah menerima dan tau kabar tentang Randi dan Ratih pun bergegas pergi menuju Rumah Pratama dengan motor sportnya.


Betapa bahagianya Nawan mendengar semua itu, namun jujur ia juga masih khawatir pada Rosa yang tengah dirawat di rumah sakit dan ditinggal olehnya untuk mencari Ratih.


Bersambung...


Terimakasih sudah selalu setia membaca Novelku. dan Kalau mau tau kelanjutannya, jangan lupa tav favorite supaya tidak tertinggal kelanjutan dari cerita Cinta Gadis Broken Home hehe


Oh iya, aku minta maaf ya karena jarang banget up teratur dan rutin馃檹, karena aku masih tahap merevisi karyaku yang tidak lain cerita yang sedang kalian baca ini馃 "Cinta Gadis Broken Home".

__ADS_1


Tapi walau begitu, tetap doakan aku ya supaya cepat selesai revisinya dan bisa rutin lagi untuk melanjutkan ceritanya.馃檹


Tetap dukung aku ya dengan cara Like, Koment dan saran, Vote dan Rate.馃馃


__ADS_2