
Setelah kejadian lamaran dadakan di malam gathering perusahaan, Hania menjadi uring uringan karena dia menjadi pusat perhatian setelahnya.
Tetapi Hania masih merasa lega, karena rekan kerja di divisinya tetap bersikap biasa saja, tidak terlalu berlebihan. Setidaknya membuat Hania bisa bekerja tanpa ada gangguan.
Masih di malam acara itu, Bara dan Vey, Reza dan Sierra semakin dekat. Sedangkan Hendra sudah melamar dengan konsep jauh dari yang dia rencanakan. Karena dengan terpaksa Hendra buka rahasia ke Raina setelah Rama meminjam cincin untuk melamar Hania.
Sedangkan Raina senang senang saja karena bagi dia mau konsep sederhana pun dia sudah bahagia. Karena pada akhirnya dia dilamar oleh laki laki pujaan hatinya.
Sedangkan Rakha sudah mulai mengirim signal signal ketertarikan dengan sahabat lain Hania yaitu Vina. Rakha yang bisa menghidupkan suasana tidak menemukan kesulitan berarti untuk berbaur dengan sahabat sahabat Hania.
Malam itu pun, mereka mengantar wanita yang sedang mereka taksir ke rumah masing masing.
Lain lagi dengan mami Tia. Beliau yang sudah kebelet pengen punya menantu dan cucu, bergerak cepat menyiapkan persiapan pernikahan.
" Naaay, aku tuh udah cek loh beberapa gedung utk resepsi. Semuanya oke. Tinggal kita yang harus menentukan dekorasi dan menu. Kita bisa koq untuk test food.." Ucap Mami Tia yang setelah suaminya berangkat main golf langsung menyambangi rumah Hania.
__ADS_1
" Jangan buru buru Tia..kita harus minta pendapat Rama Dan Hania.. Kali mereka tuh punya pilihan sendiri..jugaa..." Mami Naya tiba tiba bicara dengan pelan
" Ada apa Nay? Apa yang lagi kamu pikirkan?" tanya mami Tia sambil menatap sahabatnya dengan kuatir.
" Hmm...Tia, aku harus menemui mantan mertuaku supaya memberitahukan Dewa bahwa Hania mau nikah...dan dia harus jadi wali nikah.." Ucap mami Naya yang membuat mami Tia teringat sesuatu.
" Oh iyaa...astagaa...udah lama aku mau kasi tahu kamu Nay, tapi aku lupa terus..." ucap mami Tia
" Ada apa?" tanya Mami Naya
" Terus, salah satu arisan itu ternyata perempuan yg rebut suami kamu Naya..." ucap mmai Tia
Mami Naya kaget dang dahinya mengkerut.
" Bagaimana bisa? Apa Dewa sudah sukses? Sampe sampe istrinya bisa ikut arisan kalian. Nominal arisan kalian kan gila gilaan besarnya..." tanya mami Naya
__ADS_1
" Nah, ini yang aku bingung. Sepertinya dia tidak mengenaliku. Jadi aku korek info donk... Terus, aku tahu akhirnya kalo ternyata dia gak pernah menikah dengan Dewa..." Terang mami Tia
" Maksudnya? Koq aku gak mudeng yah..." Ujar mami Naya
" Aku belum mengorek banyak info lagi. Sungkan aku..karena baru kali itu bertemu. Kan aku ingat banget dengan nama dan wajahnya.
" hmm..kalo mereka tidak menikah, Dewa dimana sekarang? Kenapa dia sampai gak jenguk anak anak? Ah..udahlah...semua sudah terjadi...cuma penasaran aja sih..dan masak mantan mertuaku gak ada info sama skali.." Ujar mami Naya masih bingung
" Intinya aku gak terlalu jelas gimana kronologinya. Tetapi sepertinya memang batal menikah, karena pas pulang, wanita itu dijemput laki laki yang dia bilang suami dia..dan itu bukan Dewa.." Terang mami Tia
" Kalo begitu nanti aku cari waktu ke rumah mantan mertua untuk bertanya.." Ucap maminya Hania pada akhirnya
__ADS_1
Mohon dukungannya yaah...馃挋馃挋馃檹馃檹