
Rosa terkagum-kagum hingga ia lupa menutup pintu kamar, entah berapa lama Rosa melihat-lihat seisi kamar medis yang dipenuhi alat-alat medis itu hingga matahari tidak terasa telah berganti menjadi bulan yang indah..
"WA edan.. berapa lama kamu itu terkagum-kagum Ros busehh' haha" **celetuk Author.
"Weh gak ada akhlak lu Thor, orang mah sadrain si Rosa, ini malah ngeledekin" celetuk Nawan.
"Heleh Aa, ngapain disini?. dah sana balik weh balik" balas Author.
"Untung lagi di Novel, kalo di real awas ya kamu.. " ancam Nawan.
Author pun menghiraukan Nawan lalu mendorongnya hingga Nawan terpental. dan Author pun pergi kocar kacir seperti kucing di kejar karena maling ikan hahaha. next ke cerita..
bekicott**..
Disaat Rosa terkagum, ia lupa untuk menutup pintu kamar medis tersebut. hingga saat Nawan dan Bik Imah akan mengantar makan malam untuk Rosa, ia pun menahan tawa karena Rosa benar-benar udik karena saat itu Rosa benar-benar seperti baru pertama kali melihat rumah besar.
"Hey Ros" sapa Nawan.
"Eh.. sejak kapan.. aduh.. ih ya ampun kenapa tidak bilang mau kesini An? " ucap Rosa dengan terbata-bata.
Nawan hanya tersenyum tipis lalu melirik Bik Imah.
"Taruh saja bik" titah Nawan.
"Baik Tuan, saya permisi dulu" ucap Bik Imah lalu pergi.
Nawan masih menatap Rosa dengan senyum tipisnya, sedangkan Rosa jadi salah tingkah bahkan pipinya yang putih menjadi merah delima seperti habis di tampar orang ahaha.
"Lu kenapa?, bukannya istirahat ini malah tidak bisa diam. hilih seperti anak kecil yang baru melihat rumah besar saja. " ucap Nawan lalu duduk disofa.
Rosa pun ikut duduk disamping Nawan, dan masih diam seperti patung yang tidak bersuara. eh emang patung tidak bersuara ya.. buseh Author kepentok apa ini weh astoge...
cekidot..
Nawan mengambil nasi di atas nakas dan menyinduknya untuk Rosa.
"Nih makan dulu ayo, setelah itu lu istirahat oke" ucap Nawan sambil memegang sinduk yang berisi nasi untuk menyuapi Rosa.
Rosa semakin tersipu malu dan detak jantungnya juga ikut berdebar kencang seperti idaman dangdut ea...
Nawan yang dingin seperti kulkas pun kini kian hangat dan sabar menyuapi Rosa yang memang bibirnya mungil seperti adiknya....
"Astaga" ucap Nawan lalu berhenti menyuapi Rosa.
__ADS_1
Rosa terkejut "Ada apa An? " tanya Rosa.
"Gua lupa untuk menemui Ratih dan membawanya pulang kerumah" tutur Nawan.
"Yasudah.. lu sebaiknya segera susul Ratih dan jangan buat dia khawatir. gua juga disini baik baik saja kok lu tenang aja okey" ucap Rosa sambil mengambil piring dari tangan Nawan.
"Baiklah, maaf ya Ros gua harus tinggal dulu untuk beberapa waktu kedepan. see u dan jangan lupa habiskan makan malam nya, sebentar lagi Paman Dion sampai dan akan memeriksa kondisi lu" ucap Nawan yang sudah berlalu.
"Siap Bos que" teriak Rosa.
Rosa hanya tersenyum dan melanjutkan makan malam nya, sedangkan Nawan segera mengambil jaket dan pergi dari Rumah Omah Opah menuju Rumah pratama.
...****************...
Nawan sampai dirumah Pratama dan langsung disambut oleh Trio semprul.
"Lama banget si lu An" kesal Riko
"Sabar atuh Rik, lu kata rumah gua deket dengan rumah Randi." ucap Nawan dengan dingin.
"Hadeh cepet sana Adik lu udah nunggu" titah Julio.
"Mana ada, Ratih diem aja dari tadi tidak bicara atau bertanya tentang An tuh" ucap Riko.
"Berisik lu berdua!, debat terus tidak ada habisnya udah kaya bocah aja!," bentak William.
"Ribut terus.. " ucap Tomi sambil menyusul Nawan.
"Elu si.. " ketus Julio.
"Udah berisik, kalau masih tersengar teriakan pertengkaran kalian maka akan gua kasih pelajaran" ancam Nawan dengan suara lantangnya.
Disaat keributan kecil itu terjadi, tiba-tiba Bu salma menghampiri mereka dan menyapa mereka.
"Hallo anak-anak, sudah jangan ribut terus. ayo kita tengok bersama keadaan Ratih dan jangan bising kasian Ratih nanti" ucap Bu salma menengahi segalanya.
"Terimakasih Bu" ucap Nawan.
"Oh ya, kamu kakaknya Ratih kah? " tanya Bu Salma.
"Iya Bu, saya kakaknya Ratih. terimakasih ya bu sudah merawat adik saya" ucap Nawan sambil mengambil tangan kanan Bu salma lalu mencium tangannya.
Bu salma begitu tersanjung dengan Nawan, karena di era modern ini jarang sekali anak-anak sopan terhadap orang tua apalagi memberikan salam semanis ini.
__ADS_1
Bu salma meneteskan air mata lalu menyekanya. setelah itu ia mengelus rambut Nawan dengan lembut.
"Sudah nak, Ibu ikhlas membantu Adikmu jangan seperti ini, ini terlalu berlebihan sayang" ucap Bu Salma dengan lembut.
Nawan hanya tersenyum lalu melepas tangan Bu Salma dengan lembut dan mengangkat kembali tubuhnya.
...****************...
Di kamar..
Ratih sedang duduk dengan Randi sambil bernyanyi bersama. dan tertawa bersama mereka lalui malam itu.
Hingga akhirnya, canda tawa mereka harus bersambung sampai disitu oleh suara ketukan pintu yang lirih terdengar dibalik pintu.
"Sebentar ya Rat" ucap Randi lalu beranjak untuk membuka pintu.
Setelah Randi membuka pintu, terlihatlah sosok bidadari yang tidak asing baginya yaitu Bu Salma.
"Sayang, bagaimana kondisi Ratih? " tanya Bu Salma.
"Dia sudah lebih baik Amma, oh ya tadi saat tidur, Ratih terus menyebut nama kakaknya apakah Ka Nawan ada? " tanya Randi.
Bu Salma hanya tersenyum lalu menggeser badannya. dan terlihatlah sosok Laki-laki gagah dengan aura dinginnya yang tak lain adalah Nawan.
"Gua disini Ran" ucap Nawan.
"Alhamdulillah, silahkan masuk kak. Ratih pasti akan bahagia melihat lu" ucap Randi dengan senyum tipisnya.
"Terimakasih, Bu saya izin masuk menemui Ratih" ucap Nawan pada Bu Salma.
"Silahkan nak, Randi ayo keluar biarkan Nawan berbincang dengan Ratih" ucap Bu Salma.
"Baik Amma" ucap Randi lalu melangkah keluar.
...****************...
Bersambung..
Kira-kira bagaimana ya kelanjutannya? hehe..
Kalau penasaran yuk jangan lupa tav favorite supaya tidak tertinggal kelanjutan dari cerita Cinta Gadis Broken Home hehe
Oh iya, aku minta maaf ya karena jarang banget up teratur dan rutin馃檹, karena aku masih tahap merevisi karyaku yang tidak lain cerita yang sedang kalian baca ini馃 "Cinta Gadis Broken Home".
__ADS_1
Tapi walau begitu, tetap doakan aku ya supaya cepat selesai revisinya dan bisa rutin lagi untuk melanjutkan ceritanya.馃檹
Tetap dukung aku ya dengan cara Like, Koment dan saran, Vote dan Rate.馃馃