Come Back My Love

Come Back My Love
45. Temukan Dia


__ADS_3

Tidak berapa lama terdengar banyak langkah yang mendekati Keenan. Beberapa orang itu adalah pengawal dari Newton Kiel.


"Keenan,,,, " Ucap Pria renta itu. Walau sudah tua tapi Newton masih tampak bugar dan sehat. Dia kembali hidup untuk menyelamatkan cucu kesayangannya. Betapa terkejutnya dia melihat Keenan tertepar di tanah dengan tubuh menunduk ke arah jurang.


"Keenan ini kakek, apa yang terjadi padamu nak? Ungkapnya lirih.


Keenan pun menoleh, tampak matanya begitu sembab. Wajah nya dipenuhi airmata.


" Kakek,,, " Ucap Keenan dan tangisnya kembali pecah.


Newton langsung berlari menghampiri Keenan dan langsung memeluknya erat.


"Kau baik-baik saja nak? Kenapa kau ada disini? Apa mereka menyakiti mu? Ada yang terluka?" Newton memeriksa seluruh tubuh Keenan yang tidak di jumpai luka apapun pertanda bahwa cucu nya aman. Newton pun dapat bernafas lega.


"Clarissa,,, " Ucap Keenan dengan pandangan yang kosong.


Clarissa? Siapa Clarissa?" Tanya Newton


"Clarissa,,, " Keenan kembali menangis, kali ini tangis nya seperti seorang anak yang ditinggal pergi ibu nya.


"Keenan" Newton memegang pipi Keenan dan menepuk-nepuk nya pelan untuk menyadarkan Cucu nya itu.


"Nak lihat kakek. Ini kakek." Newton mulai resah melihat tingkah aneh Keenan. Matanya tampak kosong. Dia juga seperti tidak mengenali kakeknya. Dia terus menyebut nama Clarissa, dan kadang menangis dan kadang terdiam.


Toto pun datang menghampiri Newton dan juga Keenan.


"Ada apa dengan tuan muda Tuan?" Tanya Toto.


"Aku tidak tau. Tingkahnya aneh. Dia terus menyebut nama Clarissa dan dia tidak menatapku sama sekali. Siapa itu Clarissa?" Newton semakin penasaran.


"Clarissa itu gadis yang belakangan ini dekat dengan Tuan muda Tuan. Dia juga ikut di culik bersama Tuan muda." Jelas Toto pada Newton.


"Clarissa ku,,,, Clarissaaaaa" Teriak Keenan dan kembali mengarah ke jurang. Dia langsung bangkit dan hendak melompat ke dalam jurang.


"Keenan,,"


"Tuan,,"


Teriak mereka bersamaan. Dengan sigap Newton dan Toto menarik nya agar jauh dari jurang itu.


"Apa yang kau lakukan? Apa kau ingin mati melompat kedalam jurang itu? " Tanya Newton marah.


"Keenan sadarlah. Ini kakek nak." Newton mencoba menggoyang-goyang tubuh Keenan.

__ADS_1


"Clarissa,,,,Clarissa,, jangan tinggalkan aku. Aku ikut dengan mu, jangan pergi." Ucap. keenan sambil menangis histeris. Membuat Newton semakin bingung.


"Clarissa,,, tunggu aku. " Keenan pun tersenyum manis membuat kakeknya terkejut. Apa yang salah pada Keenan.


"Clarissa,,, " Keenan kembali beranjak dan sang kakek langsung menahannya.


"Keenan sadarlah. Ini kakek. Lihat aku dan lihat mata ku Keenan." Teriak Newton dan langsung menampar Keenan. Seketika Keenan langsung terdiam dan Toto semakin frustasi. Dia melihat sosok lain dari Tuan mudanya. Begitu rapuh, padahal sebelum nya dia melihat Tuan nya sangat berkarisma, kuat dan begitu bersemangat. Tatapan Keenan kembali melihat sang kakek.


"Kakek,,, " Keenan kembali menangis dan langsung memeluk kakeknya.


"Kakek,,, Clarissaku. Mereka membunuhnya. Mereka membuangnya kedalam jurang dan aku gagal menolongnya kakek." Tangis Keenan begitu memilukan. Sontak membuat Newton terkejut begitupun Toto.


"Apa? Clarissa masuk ke jurang? Ucapnya ulang. Astaga,, malang sekali anak itu. Newton sempat mengernyitkan dahi nya mendengar ucapan Toto.


"Apa maksud mu To?"


"Ayah gadis itu baru saja meninggal tertembak Tuan. Teddy Tuan, Teddy snow adalah ayahnya. Dan kali ini dia juga." Nafas Toto terasa tercekat.


"Siapa yang sengaja melakukan ini semua." Tanya Newton dan Toto tidak bisa menjawab apapun. Dia takut salah bicara.


"Kakek,,, Clarissa. Aku bodoh sekali tidak bisa menolongnya. Aku tidak bergunan kakek. Tidak berguna. " Tangis Keenan semakin histeris. Tangannya terus memukul kepalanya sendiri.


"Keenan hentikan. Apa yang kau lakukan." Newton mencoba menahannya. Dan tiba-tiba Keenan sempoyongan dan dia terjatuh tidak sadarkan diri. " Keenan,, " Teriak Newton.


"Ayah apa yang terjadi pada Keenan? " Tanya Anderson panik.


"Kenapa baru datang? Kemana saja kau sampai tidak bisa menemukan putra mu."


" Aku baru saja kembali ayah. Sandra mengatakan kalau ayah ingin mencari Keenan dalam keadaa masih sakit. Aku tidak tau jika ayah sudah disini. Ada apa dengan putra ku?"


"Nanti saja aku ceritakan, sekarang bantu aku membawa Keenan ke Rumah Sakit. Setelah pulih kita langsung membawa nya pulang ke Amerika.


"Baik ayah. " Mereka pun memapah Keenan dan membawanya keluar hutan.


**


Di rumah sakit. Dokter sudah memeriksa Keenan secara keseluruhan. Tidak ada sesuatu yang mengkhawatirkan. Tapi sampai saat ini Keenan tidak juga bangun. Pria itu belum juga sadarkan diri.


"Bagaimana keadaan cucu ku dokter? Apa ada yang membahayakan? Tanya Newton Kiel pada dokter yang menangani Keenan.


" Sejauh ini tidak ada masalah besar Tuan. Cucu anda baik-baik saja. Tapi sepertinya dia sedang kelelahan dan juga Syok. Tubuh nya sangat lemah. Tapi Anda jangan khawatir. Mungkin sebentar lagi dia akan sadarkan diri." Ujar sang dokter.


Newton menghelakan nafasnya merasa lega. "Kalau begitu saya permisi Tuan." Dokter itu pun undur diri. Dan tidak berapa lama Anderson datang. Dia baru saja mengurus administrasi Keenan.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan Keenan ayah? " Anderson berujar dengan wajah khawatir.


"Dia baik-baik saja." Ucap Newton ketus.


"Syukurlah yah. Sandra baru saja menghubungiku dan menanyakan Keenan. Aku sengaja tidak memberitahu Sandra keadaan Keenan. Aku hanya mengatakan kalau Keenan sudah di temukan."


"Hm,,, baguslah. Sandra tidak perlu tau keadaan disini. Aku tidak ingin dia khawatir."


Anderson mengerutkan dahi nya.


"Aku suami nya ayah. Seharusnya aku yang mengatakan hal itu." Wajah Anderson tampak tidak senang.


"Dia putri ku, wajar aku mengkhawatirkan nya. Sementara kau, kau suami dan juga ayah yang lambat. Menemukan satu anak saja kau tidak becus. Karena kelambatan mu Keenan kehilangan teman nya." Ujar Tuan Newton marah.


"Maksud ayah siapa? " Tanya Anderson.


"Toto,,, tolong segera pergi dengan beberapa pengawal untuk mencari Clarissa. Baik dalam selamat maupun tidak. Aku yakin setelah bangun cucu ku pasti mencari nya lagi. Dan selidiki siapa yang melakukan pembunuhan ini." Tegas Tuan Newton.


"Tapi Tuan Jurang itu sangat dalam. Dan belum ada yang bisa menjangkau jurang itu." Tukas Toto sontak mendapat jawaban Newton dengan wajah sangar nya yang hendak menerkam. Dia tau majikannya tidak terbantahkan. Apa yang dia perintahkan harus di jalankan.


"Emm,,, baik tuan saya akan pergi mencarinya." Ucap Toto gemetaran.


"Dan beri bantuan kepada keluarganya untuk proses pemakaman ayahnya."


"Baik Tuan, kalau begitu saya permisi Tuan. " Toto sedikit membungkuk dan izin undur diri.


"Siapa maksud ayah?" Tanya Anderson lagi karena begitu penasaran.


"Clarissa adalah teman Keenan. Gadis itu adalah putri Teddy Snow. Orang yang bekerja padaku yang kau pecat secara tidak hormat kemarin." Sindirnya.


"Dia tewas tertembak dan kali ini Putri nya masuk kedalam jurang. Ada seseorang yang sengaja melakukannya."


Hal ini sontak membuat Anderson terkejut.


"Siapa yang melakukannya ayah? Kenapa begitu kebetulan sekali? " Anderson berfikir keras. Baru saja kemarin dia meminta anak buahnya untuk mencari kedua anak itu dan meminta untuk memisahkan mereka.


"Apa yang kau pikirkan? Tanya Newton.


" Tidak ada ayah. Aku hanya penasaran siapa dalang dari semua kejadian ini. "


"Asal kau tidak terlibat saja." Sindir sang ayah membuat anderson mengerutkan dahi nya.


"Apa maksud ayah. Aku sama sekali tidak tau apa-apa." Jawab Anderson tidak senang.

__ADS_1


"Baguslah. Ayo masuk kita lihat keadaan Keenan." Ajak Newton dan di jawab dengan anggukan oleh Anderson.


__ADS_2