
BRRRAAKKK
Terdengar suara nyaring dari dalam ruangan yang selama ini menjadi ruang kerja Galen de Neils di mansion utama. Namun kali ini tentu saja pelakunya bukan pemilik ruangan karena sedang berada di kantor polisi untuk investigasi berita yang mencuat di media tentang bisnis gelap keluarga de Niels. Pelukan dari meja kerja Galen yang terbalik dan semua peralatannya termasuk laptop menjadi hancur adalah saudara ipar Galen sendiri, Claude Smith Harley.
Kedatangan Dimitri membuka tabir misteri yang selama ini tidak bisa dibuka olehnya dan oleh yang lain. Tentunya lawan mereka adalah orang yang hebat karena berdiri dekat, bahkan sangat dekat tapi sama sekali tidak tercium selama puluhan tahun ini. Claude bahkan baru-baru ini mengenal orang itu setelah mendengar bahwa orang itu adalah teman dari Matheo de Niels.
" Sialan... Jadi selama ini dia adalah iblis berkedok malaikat... " sentak Claude merasa tidak Terima karena secara tidak langsung wanita yang dia cintai telah menjadi sarana balas dendam oleh orang misterius yang sekarang sudah Claude ketahui identitasnya.
" Dim, kau tahu apa yang harus kau lakukan kan? Sekarang urus masalah ini aku ingin lihat nanti malam orang itu sudah berada di ruang rahasia keluarga de Niels... " Claude menyeringai tajam. Menatap Dimitri dengan tatapan naga buas, tatapan yang selalu dihindari oleh semua yang mengenal Claude karena jika tatapan itu sudah keluar maka jelas petaka yang akan menghampiri mereka.
" Baik tuan... Tapi saya mohon tolong jangan bertindak gegabah apalagi sampai melakukan hal nekat, anda masih memiliki anak istri yang menunggu anda... " Dimitri berpesan sebelum pergi begitu saja meninggalkan Claude yang masih dikuasai amarah.
Lain Claude di ruang kerja Galen yang sedang marah, lain lagi dengan semua orang yang ada di ruang keluarga yang diliputi tanda tanya dan rasa penasaran yang besar ketika melihat Rouge berada tepat di depan mereka semua dan baru saja mengatakan hal konyol di depan mereka semua.
__ADS_1
" Pelakunya adalah Marisha. Dia yang menyebarkan berita ini ke media.. Sekarang dia menghilang dan aku belum bisa melacak nya... " ujar Roige beberapa menit yang lalu.
Awalnya semuanya diam berusaha untuk mencerna ucapan Rouge yang terdengar gila bagi mereka. Marisha adalah orang luar walaupun dia adalah bagian dari keluarga de Niels karena menikahi Rouge. Jadi darimana wanita ini tahu mengenai hal tersebut karena jelas ini merupakan rahasia keluarga yang diawasi oleh ketika pemegang IRIS.
" Hei... Kau bicara terdengar konyol sekali... Wanita itu istri mu bagaimana bisa kau tidak tahu peringainya??? " bentak Gafar langsung mendorong tubuh Rouge hingga terjatuh ke lantai.
" Wanita itu istri mu kalau kau lupa,, ah... perlu aku ingatkan.. Dia adalah wanita yang kau pilih menjadi istri mu dan karena itu kau menyakiti saudara bungsuku... Lalu sekarang karena kebodohan mu harus Galen yang menerima semua tanggung jawabnya... Dengarkan aku!!! Kau boleh menyakiti siapa pun tapi tidak dengan Galen... Lupa pengorbanannya demi bisa membuat kau hidup bergelimang harta... Duk... "
" Aaergghhhh.... " .... " GAFAR.... "
" Buka telingamu dan buat otak mu berpikir... Senang atau tidak dibelakang nama mu masih ada nama de Niels.. Seharusnya dari sana saja otak mu yang tidak seberapa pintar itu bisa berpikir apa arti posisi mu disini meski kau bukan anak uncle Theo.. Dan kalau kau lupa lagi aku ingatkan sekali lagi,, empat tahun yang lalu aku sudah peringatkan kau, jika sampai karena kebodohan mu, Galen menerima akibatnya dengan kedua tangan ku akan aku buat kau dan istri mu mendekam di penjara selamanya... " Gafar langsung menghempaskan tubuh Rouge ke lantai.
" Siapkan mobil, aku akan ke kantor polisi menemani Galen... " titah Gafar pada salah seorang penjaga.
__ADS_1
Matheo menghampiri putranya, sakit sebenarnya melihat putranya dikasari seperti itu tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena memang disini yang salah adalah putranya. Jangan dianggap Theo dan Vinda tidak peduli, yang memekik paling keras tadi adalah kedua orang ini. Tapi apa daya mereka tidak bisa berbuat apa-apa.
Dalam keluarga de Niels ada aturan mutlak dimana yang salah akan tetap salah dan menerima hukumannya. Siapapun tidak bisa membela apalagi mencoba untuk memanipulasi situasi. Jadi sekarang karena kesalahan itu terletak di pundak putra dan menantunya, maka Theo hanya bisa berdiam diri. Karena ulah anaknya ini, kakak angkat yang dia hormati dan sayangi terkapar tidak berdaya di atas ranjang, keponakan yang dia besarkan dengan tangannya dan meminum ASI dari istrinya juga harus terkena imbasnya. Dan sekarang keponakan kebanggan nya harus berurusan dengan polisi karena pelanggaran kontrak yang disepakati kedua belah pihak.
Gudang dan pabrik senjata milik keluarga de Niels adalah bisnis ilegal yang memenuhi kebutuhan pra pemerintah negara di seluruh dunia. Senjata untuk pasukan pribadi anggota pemerintah bahkan pengawal khusus presiden dan kaisar semua menggunakan senjata yang keluarga de Niels produksi. Jadi secara tidak langsung perusahaan itu legal hanya dirahasiakan.
Ada hitam di atas putih bahwa sampai kapan pun keberadaan gudang dan pabrik senjata itu tidak boleh diketahui oleh masyarakat awam atau keluarga de Niels akan mendapatkan hukuman untuk kesalahan itu. Lokasi gudang dan pabrik senjata ini berada di bawah tanah sebuah hutan yang di tengah nya adalah mansion lama de Niels. Dan untuk masuk ke wilayah itu hanya orang yang memiliki tanda khusus yang bisa masuk ke sana dan pengawasan tempat itu diserahkan pada ketiga IRIS.
Entah dari mana Marisha tahu tentang hal ini karena seingat Rouge dia tidak pernah sekalipun membahas mengenai masalah ini di mansion atau di dekat Marisha. Apakah istrinya itu membuntuti nya, tapi sejak kapan, kenapa dia tidak tahu? Pikiran Rouge terus berputar di sekitar pertanyaan itu.
" Jika kau merasa bersalah atas apa yang kau lakukan maka bantu aku... Identitas pria ini sudah aku ketahui dan kau memiliki kesepakatan dengannya kan? " ujar Claude yang baru saja memasuki ruang keluarga. Setelah keluar dari ruang kerja Galen, Claude menyempatkan diri melihat kondisi istri dan ayah mertuanya dulu sebelum kembali ke ruang keluarga.
" Oge... Benar yang Claude katakan? Kesepakatan apa yang kau buat dengan lawan? Jawab Oge.... ROUGE DE NIELS JAWAB!!!! " Theo berteriak tepat di samping telinga Rouge membuat telinganya berdengung.
__ADS_1
" Kesepakatan apa? Aku tidak mengerti maksud mu? Aku tidak membuat kesepakatan dengan siapapun... Jangan asal menuduh ku kau!! " hardik Rouge tidak Terima. Dia tidak tahu maksud Claude siapa dan kesepakatan dengan siapa dia pun tidak tahu.
" LUCAS THEODORE... Kau mengenalnya?? "