DADDY UNTUK ANAK KEMBAR KU

DADDY UNTUK ANAK KEMBAR KU
Menunggumu sampai siap


__ADS_3

Jemari Claude tidak sengaja menyentuh punggung putih dan mulus milik Geya. Hal tersebut membuatnya bereaksi alami dengan bagian lain dalam dirinya yang berubah. Hal itu membuat Claude tersiksa atas dan bawah menahan hasratnya pada sang istri. Claude langsung melepas semua kancing gaun pengantin Geya dan setelah itu langsung berbalik. Geya pun langsung masuk ke dalam kamar mandi tanpa mengucap apapun pada Claude.


" Ya Tuhan... Ini akan menjadi penderitaan terburuk ku sepanjang hidup ku... " Claude menatap bagian lain dalam dirinya yang memberontak.


Tidak ingin menderita, Claude memilih keluar kamar menuju ke dapur untuk mengambil air minum dingin. Sesuatu yang dingin mungkin bisa menetralkan desiran dalam tubuhnya. Hal yang konyol karena sesungguhnya di kamar pribadi Claude terdapat lemari pendingin tetapi Claude memilih mengambil di bawah.


" Tidak istirahat? " tanya Galen yang kebetulan berada di dapur juga untuk mengambil minum.


" Aku haus... Kenapa disini? Apa kau lapar? Aku akan meminta koki untuk memasakkan mu.. " Claude terlihat gugup.


" Tidak... Aku hanya haus saja... " ujar Galen.


Keduanya terdiam beberapa saat dan melakukan kegiatan mereka masing-masing di dapur mansion mewah Claude ini. Meski sudah saling dekat selama satu minggu ini, tapi mereka masih saja canggung karena mungkin usia Claude yang jauh dari Galen namun mereka tidak bisa bersikap formal karena Geya melarang.


" Oh ya... Ada yang ingin aku tanyakan pada Geya, namun aku takut melukainya. Bisakah aku menanyakannya pada mu? " tanya Claude meminta izin.


" Tentu... Selama aku tahu jawabannya pasti aku jawab. " Galen mengangguk.


" Jika suatu saat nanti Geya dan pria itu bertemu, apakah Geya akan kembali mencintai pria itu? " tanya Claude terlihat sedikit ragu.


" Aku rasa tidak. Karena sebelum meninggalkan rumah dia sudah berjanji padaku untuk tidak berhubungan lagi dengan Oge selamanya. Dan Geya bukan tipe orang yang senang ingkar janji. Why? "


" Aku hanya takut Geya goyah dengan keyakinan nya. Dia mengatakan pada ku bahwa dia tidak menginginkan anak-anak nya nanti tahu tentang pria itu. Hanya itu... "


" Jangan khawatir, semua yang dikatakan Geya pada mu itu benar adanya. Jika sampai Geya mengungkap identitas ayah kandung anak-anaknya maka keluarga kami akan terpecah belah... Jadi kau tenang saja... " Claude pun mengangguk.

__ADS_1


Dirinya bukan takut Geya meninggalkannya atau berbohong padanya, namun yang dia takutkan adalah perasaan anak-anak yang dikandung Geya itu nantinya pasti akan hancur ketika tahu orang yang mereka panggil daddy bukan ayah kandung mereka.


Ucapan Galen ini juga mengingatkannya tentang malam dimana dia bertanya tentang hal yang sama pula pada Geya. Jawaban wanita yang dia cintai itu lebih kurang sama dengan jawaban Geya.


" Tentu tidak... Selamanya anak-anak ku tidak akan tahu. Jika kamu bertanya alasannya adalah karena aku tidak ingin keluarga kami terpecah. Bayangkan saja ketika orang tua pria itu tahu bagaimana perilaku anak mereka. Tentang perasaan mereka, perasaan istrinya dan paling penting perasaan anak mereka nantinya. Anak, suami dan daddy mereka adalah pria brengsek.... Aku tidak ingin hal itu terjadi, bukan karena masih mencintai pria itu, tapi demi anak-anak ku.... "


Malam pesta pernikahan Geya dan Claude pun tiba. Beruntung sekali, karena malam hari ini tidak hujan. Sepertinya semesta juga mendukung berjodoh ya Geya dan Claude ini.


Banyak tamu undangan yang berdatangan, mereka semua membawa bingkisan berupa hadiah untuk pengantin baru ini. Padahal dalam undangan yang Claude sebar tertulis tidak perlu membawa hadiah, namun sepertinya semua tamu undangan ikut berbahagia karena Claude melepas masa dudanya yang sudah lima belas tahun lamanya itu.


Yang paling mewah dari semua hadiah itu adalah hadiah dari daddy Joaquin. Selain memberikan mansion mewah di Milan, Italia, daddy Joaquin memberikan sebuah perusahaan untuk Claude dan Geya. Perusahaan yang bergerak dibidang yang sama dengan apa yang Claude kerjakan selama ini. Benar-benar suatu yang luar biasa sekali hadiah dari daddy Joaquin ini.


" Daddy... Tidak kah ini terlalu berlebihan? " ujar Claude merasa tidak enak.


" Of course not... Ketika kau memanggilku daddy maka kau adalah putra ku, keluarga ku. Dan semua keluarga ku memiliki perusahaan sendiri.. " daddy Joaquin tetap kekeh dengan niatnya.


Acara berlangsung lancar dari awal dimulai hingga akhir. Selama pesta tadi, banyak pengisi acara yang didatangkan oleh Claude dan itu semua adalah orang-orang terkenal di Hollywood. Geya tidak menyangka suaminya sampai berbuat berlebihan seperti ini, namun Geya bahagia karena suaminya ini benar-benar bahagia menikahinya.


Geya kembali merasa gugup saat sudah berada di dalam kamar pribadi miliknya dan suami. Ini sudah jam sebelas malam dan Claude sekarang berada di kamar mandi. Geya memilih membersihkan diri terlebih dulu tadi karena tidak ingin kejadian siang tadi terulang.


Ceklek....


Pintu kamar mandi dibuka oleh Claude dan lagi-lagi suaminya ini hanya mengenakan celana saja tampa pakaian. Hanya yang membedakan dengan penampilan siang tadi adalah celana yang dipakai adalah celana training.


" Baby.... Apa kau terpesona? " ujar Claude menggoda istrinya.

__ADS_1


" Ish... Kata siapa? Aku hanya..... hanya.... melihat saja... " ujar Geya gugup..


" Hahahahaha.... Iya... iya... kau hanya melihatnya saja... " ejek Claude. Dia berjalan ke arah ranjang dan langsung berbaring di samping Geya memeluk Geya dari belakang.


" Apa yang akan kau lakukan? " tanya Geya panik..


" Hehehehe... Tenang saja baby, aku tidak akan berbuat macam-macam. Aku akan menunggu mu sampai kau siap dan sudah mencintaiku. Sekarang i just wanna hug you, all Night... " Geya tersenyum dan mengangguk. Bersyukur Claude tidak memaksanya berhubungan layaknya suami istri pada umumnya ketika malam pertama.


" Thank you.... Sudah mau mengerti diriku... " gumam Geya pelan.


" Hm... Tapi aku punya satu permintaan dan kau harus menyetujuinya.. "


" What is that? "


" Call me daddy, and i call you baby... Okay.. " pinta Claude.


" Why daddy and baby? " tanya Geya heran.


" I am sugar daddy and you sugar baby... Terdengar baik kan... " Geya langsung tergelak mendengar alasan aneh dari suaminya itu...


...*****...


Di apartemen yang disewa oleh Rouge, entah kenapa malam ini pria itu tidak tenang. Bahkan seharian ini, dia tidak tenang sama sekali. Hatinya terasa gusar, jantungnya berdetak sangat kencang, seperti ada hal buruk terjadi tanpa dia tahu apa itu.


Malam harinya pun ketika Marisha sudah terlelap tidur, Rouge masih belum bisa menutup matanya untuk berkunjung ke alam mimpi. Di jam dua dini hari waktu Los Angeles, Rouge masih terjaga. Dan karena masih belum bisa tidur, Rouge berjalan menuju ke pantry untuk mengambil air minum.

__ADS_1


Sesampainya di dapur, Rouge berniat untuk mengambil gelas untuk minum. Namun sebelum gelas itu dia bawa menuju ke lemari pendingin, gelas itu terjatuh lebih dulu dari tangannya. Melihat itu firasat Rouge langsung tidak enak, dan entah kenapa satu nama terlintas di pikirannya.


" Gege... What happen with you.... " gumam Rouge langsung panik.


__ADS_2