DADDY UNTUK ANAK KEMBAR KU

DADDY UNTUK ANAK KEMBAR KU
siapa dia?


__ADS_3

Seorang pria dewasa tengah duduk di kursi kebesarannya dengan tangan yang terus mengetuk meja kerjanya. Kepalanya saat ini sedang pusing, masalah yang menimpanya adalah sebuah masalah yang akarnya saja tidak bisa dia lihat. Hanya tinggal ranting dan daunnya saja, sehingga untuk mencabutnya maka terpaksa akarnya akan tertinggal dan justru menimbulkan masalah baru nantinya.


Claude tangah menatap keduanya orangnya yang sedang berdiri di hadapannya untuk memberikan sebuah informasi yang mereka dapat. Claude menyelidiki suatu peristiwa secara diam-diam agar tidak musuh karena itu dia harus sangat hati-hati agar musuh tidak menyadari pergerakannya.


Claude mengetahui peristiwa yang terjadi antara Geya dan Rouge, dimana kedua orang itu dijebak dalam kondisi mengonsumsi obat perangsang, merupakan sebuah rekayasa dari seseorang yang mengincar keduanya. Claude tahu bahwa tujuan orang itu adalah untuk merusak keluarga de Niels, membuat keluarga ini saling bermusuhan karena anak mereka tersakiti dan menyakiti.


Claude bersama dengan Galen yang memang mengetahui bahwa di balik ini semua ada seseorang yang mengendalikannya, langsung menyelidiki masalah ini. Bermula setelah si kembar lahir, keduanya mulai aktif mencari tahu semuanya tapi bersifat rahasia.


Tidak ada perkembangan yang benar-benar memuaskan mereka selama dua tahun belakangan ini. Semuanya masih saja berada di tempat yang sama, semuanya masih saja tidak berjalan ke depan. Mereka tahu ini adalah rencana seseorang, mereka tahu bahwa tujuan akhirnya adalah merusak keluarga de Niels, tapi mereka tidak tahu itu siapa dan kenapa.


" Mereka sepertinya menargetkan nyonya Marisha untuk mensukseskan rencana mereka. Dan saya bisa pastikan orang yang berada di balik ini semua sama sekali tidak ada hubungan dengan nyonya.. " lapor Dimitri.


" Dim,, kau mengatakan hal yang sama seperti di telepon.. Memangnya kau tidak bisa mencari laporan yang lain untuk dilaporkan... " hardik Claude kesal.


" Saya belum selesai tuan... Dengar dulu harus setelah itu anda berkomentar... " Dimitri menatap sinis bos nya... Hmmm, kalau bukan Claude ini adalah bos yang baik, sudah pasti Dimitri akan dipecat karena berani kurang ajar dengan bosnya sendiri.


" Kalau begitu lekas kau katakan.. Bicara saja setengah-setengah, mana ada orang yang paham.. " Claude menggerutu.


" Menurut dari apa yang saya selidiki, bisa dipastikan bahwa peristiwa ini adalah karena dendam yang ada di generasi sebelumnya. Menurut tuan Galen, setelah mereka lahir, baik tunggu Joaquin maupun ketiga saudara angkatnya sudah berhenti menjadi seorang mafia karena mereka sudah berhasil membuat pelaku yang membunuh orang tua mereka dipenjara dan dihukum... " alis Claude mengernyit.

__ADS_1


" Tuan Joaquin dulunya adalah korban dari pembantaian yang dilakukan oleh pamannya sendiri. Begitu kedua orang tua tuan Joaquin meninggal, Cassano Building, jatuh ke tangan pamannya. Sekarang sudah menjadi JN building dibawah kepemimpinan tuan Daniel... "


" Maksud mu ini adalah dendam seseorang pada mertua ku begitu? " tanya Claude tidak percaya dengan cerita dari Dimitri.


" Benar tuan...... "


Dimitri menjelaskan secara terperinci tentang kemungkinan yang terjadi. Semuanya ini dia dapatkan dari anak buah Galen yang diminta Galen sendiri untuk menginformasikan hal ini. Tentang masa lalu keluarga de Niels yang sudah banyak sekali orang lupa.


Orang misterius yang berada di balik peristiwa Geya dan Rouge ini pastilah orang yang berasal dari peristiwa lama dan bisa jadi dendam ini ditujukan untuk generasi lama. Galen mengatakan bahwa ketika daddy Joaquin menjadi seorang mafia, dia memiliki banyak sekali musuh. Tapi yang jelas semua musuh daddy Joaquin sudah dia bereskan dengan sangat cermat namun cukup mengherankan juga bahwa masih ada sisa-sisa pertempurannya di masa lalu yang kini tampil untuk membalas dendam.


" Jadi menurut mu, ini semua adalah ulah dari seseorang yang kemungkinan terkena imbas dari perseteruan antara daddy Joaquin dengan pamannya begitu? " Claude mencoba untuk memastikan sekali lagi sebelum mengambil langkah.


" Benar tuan.... " Dimitri mengangguk mantap.


Sekarang bisa dengan jelas Claude baca situasi terkini saat ini. Tujuannya memang memecahkan kubu keluarga de Niels yang terkenal dengan kekompakan nya. Membuat Rouge menyakiti Geya, kemudian mempengaruhi Rouge untuk semakin berbuat yang membuat Geya merasa tersakiti. Kemudian membuat daddy Joaquin dan Matheo terpecah.


Daddy Joaquin adalah orang yang menggerakkan bisnis legal keluarga de Niels. Matheo adalah yang menggerakkan bisnis ilegalnya. Penjualan senjata api, kasino dan masih ada beberapa namun tidak ada bisnis yang memperjual belikan anak dan wanita, narkoba juga tidak disentuh.


" Rupanya kehadiran ku telah mengacaukan rencana mu, sehingga kau menyerang perusahaan ku untuk membuat ku terpisah dari istri ku.. Nice planning, tapi kalian mencari lawan yang salah... " Claude menyeringai.

__ADS_1


Claude pun akhirnya meninggalkan perusahaan dan segera menuju ke bandara untuk kembali ke Milan Italia. Empat hari tanpa melihat wajah istri dan anaknya membuat dirinya lemah karena tidak sanggup lagi menahan rindu.


Claude menantikan bagaimana nantinya pihak lawan akan mengacaukan segalanya. Tapi kali ini dia akan berada di depan Geya untuk melindungi wanita nya itu. Claude bukan Rouge yang akan terus menyakiti Geya..


...*********...


" Kau gila? Kau meminta ku untuk meninggalkannya? Maka jawabannya adalah TIDAK... " sentak Geya berusaha melepaskan cengkraman Rouge.


Lagi dan lagi pria ini mencari-cari kesempatan untuk bisa menemui Geya dan mengajak Geya pergi jauh bersamanya meninggalkan semuanya yang ada di Milan. Tapi Geya tetap menolaknya, karena bagaimana bisa dia meninggalkan prianya dan anak-anaknya. Bagi Geya, Rouge adalah orang gila yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa.


" Aku punya segalanya yang tidak kalah hebat dan banyak dari pria tua itu... Ikut aku Ge, kita akan hidup bahagia!!! Ya... Ya... " Rouge menggoyangkan tangan Geya merayu seperti anak kecil yang minta dibelikan es krim.


" Nggak.... Nggak.... Dan Nggak Rouge... Pria yang kau sebut tua itu adalah suamiku, pria yang aku cintai, hidup ku dan nafas ku... Meminta ku meninggalkannya berarti meminta ku untuk mati.. Kau dengar itu... Sekarang pergi dari rumah ku!!! " usir Geya namun tidak diindahkan oleh Rouge.


Rouge terus mengekor di belakang Geya untuk bisa meluluhkan hati wanita yang masih sangat dia cintai ini. Namun Geya tetap mengacuhkan kehadiran orang gila baru ini. Geya ke kamar mandi pun bahkan tetap diikuti oleh Rouge. Sekarang Geya baru membuka matanya bagaimana pria yang dulu dia gilai ini. Sangat menyebalkan dan pengecut sekali.


" Ge... " Rouge langsung menarik lengan Geya cukup kasar sehingga wajah Geya membentur dada bidang milik Rouge.


" Dengarkan detak jantung ku Ge,, hanya berdetak sekencang ini karena mu. Aku mohon Terima aku dan kita akan meninggalkan semuanya. Tidak ada cinta antara aku dan Marisha. Aku hanya ingin bertanggung jawab padanya karena telah merusaknya... " Rouge kali ini memilih berbicara dengan nada yang halus.

__ADS_1


" Ck... Tidak ada cinta dia bilang, kalau begitu seharusnya Jade juga tidak akan jadi... Bertanggung jawab merusak... Cih,, dasar pria gila... Oh ya Tuhan aku lupa... amit-amit... amit-amit... " batin Geya.


" Sampai kapan kalian akan berpelukan seperti itu? Sungguh kalian ini sama-sama tidak tahu malu sekali... " cibir seseorang yang tiba-tiba saja sudah duduk di sofa dekat dengan posisi Rouge dan Geya.


__ADS_2