
JN Group, merupakan perusahan yang didirikan oleh Joaquin de Niels. Dulunya perusahaan ini bergerak di bidang kontraktor. Namun setelah si kembar lima lahir, JN Group dijadikan sebagai perusahaan induk yang memiliki lebih dari 30 anak perusahaan yang bergerak di segala bidang.
Kepemimpinan JN Group sendiri kini telah berpindah tangan kepada anak sulung Joaquin, Galen de Niels. Namun meski telah digantikan, Joaquin tetaplah pemilik sahabat tertinggi di JN group. Hal ini dirancang untuk mengantisipasi orang-orang luar yang ingin menguasai JN Group.
Pagi ini di JN Group dihebohkan dengan ulah para pemegang saham kecil yang mempertanyakan kabar yang berhembus bahwa Joaquin de Niels sakit. Tentu saja hal itu membawa angin segar orang-orang luar yang berusaha menguasai JN Group. Sehingga pagi ini diadakannya rapat mengenai pembahasan tentang beberapa waktu lalu, daddy Joaquin sakit.
Galen dan daddy Joaquin duduk di tengah, dikursi CEO dan komisaris, menatap datar beberapa orang yang berulah beberapa hari ini. Rapat kali ini, semua orang datang, baik pemegang saham maupun pimpinan anak perusahaan JN Group. Rouge duduk dijajaran pemimpin perusahaan berhadapan dengan para pemegang saham.
" Saya cukup kecewa, karena kalian telah melakukan pergerakan yang tidak seharusnya kalian lakukan.. Meski saya tidak lagi menjadi pemimpin perusahaan ini, namun sebagian keputusan perusahaan masih saya yang membuatnya.. Karena itu di rapat kali ini, saya ingin mengatakan bahwa saya sepenuhnya memberikan wewenang penuh pada putra saya, Galen de Niels, sebagai pemegang kuasa menggantikan saya.... " putusan daddy Joaquin dibacakan.
Ruangan yang tadinya senyap kini berangsur sedikit demi sedikit mulai ramai. Orang-orang sibuk berbisik, sibuk mendukung dan sibuk menentang keputusan Joaquin de Niels yang hendak menyerahkan tongkat kekuasaan tertinggi pada putra sulungnya.
Hal ini memang akan sangat menguntungkan bagi pihak yang selama ini memang berada di sisi Joaquin, karena Galen adalah tipe pemimpin yang loyal. Namun bagi mereka yang berada di pihak yang kontrak dengan Joaquin, sudah pasti akan ditendang keluar oleh Galen karena dianggap tidak penting dan masih bisa digantikan.
" Tuan.. Apa itu tidak terlalu cepat jika anda menyerahkan kekuasaan penuh pada tuan muda yang notabene baru menjabat sebagai CEO selama empat tahun lebih... " protes seorang pemegang saham minoritas yang beberapa waktu itu ikut datang ke mansion utama malam-malam.
" Keputusan akan kita ambil setelah pengambilan suara semua yang hadir di sini... " ucap daddy Joaquin tegas.
Satu persatu orang-orang yang hadir dalam rapat ini menuliskan keputusan mereka apakah setuju atau tidak. Kurang lebih sebanyak hampir seratus orang di ruangan ini memberikan jawaban mereka melalui metode pengambilan suara.
Suara mulai dihitung dengan hasil yang seimbang, dimana sebagian menyetujui sebagian juga menolak hal tersebut. Mereka yang menolak sudah pasti adalah teman daddy Joaquin ketika JN Group dibentuk pertama kali. Berganti kepemimpinan bisa membuat posisi mereka juga berganti karena itu mereka tidak menyetujuinya.
__ADS_1
" Baik... Selamat siang, saya selalu moderator disini ingin mengumumkan hasil pungutan suara dari seluruh anggota yang hadir mengenai Tuan Joaquin de Niels selaku pemegang saham tertinggi yang akan menyerahkan seluruh keputusan pada CEO JN Group, tuan Galen.... " moderator itu terlihat menatap semua orang yang hadir dengan raut wajah yang tidak bisa ditebak.
Di layar lebar yang ada di hadapan semua orang yang hadir dalam rapat ini, terpampang hasil keputusan bersama dimana antara yang setuju dan menolak sama-sama memiliki presentase 50 % . Semua orang terlihat kembali kisruh melihat keputusan yang sudah terlihat di layar lebar itu.
Daddy Joaquin dan Galen hanya menatap datar dan berekspresi dingin melihat hasil yang ada dipapan. Dengan ini bisa dikatakan bahwa orang-orang daddy Joaquin dan Galen ada yang berada di pihak lawan. Karena jika semua pihak keduanya memberikan suara, sudah pasti Galen akan menang dengan presentase lebih dari setengah.
Disaat palu akan diketuk untuk mengumumkan keputusan bahwa rencana daddy Joaquin akan ditunda, seseorang tiba-tiba masuk ke dalam mengagetkan semua yang hadir. Wajah beberapa orang pemegang saham nampak terkejut dengan wajah orang yang datang ke dalam. Apa yang sebenarnya terjadi...
" Mohon maaf saya terlambat hadir, memiliki dua anak yang sedang aktif sekali membuat saya harus menidurkan mereka dulu baru bisa datang... Saya Claude Smith Harley, pemilik 11 % saham di JN Group akan ikut memberikan suara... Pilihan saya jatuh pada ' setuju ' dengan keputusan daddy Joaquin... " ucap pria yang baru saja datang.
Semuanya kembali kisruh dengan apa yang baru saja terjadi. Apalagi Claude maju ke pihak moderator dan menyerahkan beberapa lembar saham yang adalah surat jual beli saham. yang dilakukan Claude. Pria itu menatap beberapa orang yang telah menjual saham padanya, merasa telah berhasil mengelabuhi mereka.
Flashback..
" Aku akan membeli saham minoritas dan memberikan itu pada Geya.. Dengan saham Geya dan juga saham yang aku beli itu, sudah pasti akan membuat mulut manusia tidak tahu diri itu akan bungkam... " ucap Claude memberikan sebuah jalan keluar.
" *Kau benar.. Mereka tidak mengenal mu jelas pasti mereka tidak akan tahu jika kau dipihak kami... " Gafar setuju.
" Serahkan semua pada ku.. Akan aku pastika selain mendapatkan dukungan, kau juga akan mengetahui orang-orang yang tidak tulis berada di samping ku*... "
Begitulah kiranya rencana yang mereka buat malam hari itu.
__ADS_1
Flashback off
" Dengan berkas-berkas yang tuan ini berikan, maka beberapa suara dari pihak yang tidak lagi ada hubungan dengan JN Group akan dinyatakan tidak sah.. Dan berikut presentase suara yang baru saja dirubah sesuai dengan data terbaru kepemilikan saham di JN Group... " ujar moderator mengalihkan semua perhatian orang-orang yang datang.
Di layar besar yang tadi menunjukkan presentase suara yang dianggap tidak sah, kini muncul kembali hasil pemungutan suara yang benar-benar sah. Galen menang dengan presentase 72 % suara dimana 22 % suara adalah milik Claude dan Geya. Dengan begini semua yang tidak ada sangkut paut dengan JN harus pergi meninggalkan kursinya. Dan sekarang ini semua bisnis milik JN akan berada di bawah kekuasaan langsung CEO Galen de Niels.
Semua orang sudah meninggalkan ruangan rapat kecuali daddy Joaquin, Galen, Claude dan juga Rouge. Ketegangan yang terjadi beberapa tahun ini antara Galen dan rouge membuat pria itu memilih untuk bertentangan dengan Galen. Hal ini perlu dibicarakan agar semuanya jelas tanpa ada lagi kesalahpahaman.
Rouge sendiri menatap datar ke arah Galen, sama sekali tidak takut ketahuan bahwa dia telah mendukung lawan dari Galen. Tentu saja hal itu adalah hal daripada Rouge sendiri, tapi bukankah mereka adalah saudara. Memiliki nama belakang yang sama yaitu de Niels meski tidak ada darah sama yang mengalir.
" Kau ingin mengatakan apa pada ku Rouge.. Sekarang kita akan menyelesaikannya.... "
...*********...
...Hayo.. hayo..... ...
...Kira-kira mereka mau bahas apa ya.... ...
...penasaran banget apa pinisirin bingit..... ...
...Ayo.... ayo... siapa dukung siapa nih.... ...
__ADS_1
...ada yang ngedukung Rouge ndak... ...