
Mansion keluarga de Niels, berada di satu kawasan yang sama meski tidak berdekatan. Yang paling besar dan berada tepat di tengah adalah mansion keluarga utama. Dimana yang disebut dengan keluarga utama adalah keluarga dari Joaquin de Niels, sebagai pendiri dari keluarga de Niels itu sendiri.
Semua orang menghormatinya, semua keputusan yang Joaquin buat adalah harga mutlak yang tidak akan bisa dibantah oleh siapapun yang memakai nama belakang de Niels. Suka tidak suka, itu adalah hal yang sudah diterapkan sejak awal keluarga de Niels dibentuk oleh Joaquin.
Mansion utama menjadi lebih banyak orang yang berlalu lalang, hal ini membuat beberapa orang yang terlihat selama beberapa hari ini mengawasi kediaman itu menjadi sedikit keheranan. Orang-orang ini adalah anak buah dari pria misterius yang memang ditugaskan untuk mengawasi dari luar Mansion utama karena mereka belum bisa memasukan mata-mata ke dalam Mansion itu.
" Apa kau tidak menyadari bahwa penjagaan di Mansion itu telah ditingkatkan. Di gerbang saja, dari empat sampai lima orang sekarang sudah enam sampai delapan orang. Belum lagi dibeberapa titik tempat orang kita tersebar... " ujar salah satu mata-mata pria misterius.
" Kau benar... Mungkinkah mereka mengetahui pergerakan kita. Bisa gawat jika seperti itu, jadi sekarang lebih baik kau hubungi tuan terlebih dulu untuk melapor... " ujar rekannya.
Tentu saja pimpinan dari para mata-mata itu segera menghubungi tuan mereka untuk melaporkan situasi yang sekarang. Memang tidak ada tanda-tanda bahwa pihak lawan mengetahui posisi mereka, tapi tidak ada salahnya jika mewaspadai terlebih dahulu.
" Bagaimana? "
" Tuan mengatakan bahwa kita harus melakukan laporan berkala. Dari siapa yang menjaga dan bagaimana dengan jadwal pergantian penjagaan. Kita diminta untuk memperhatikan setiap detail dan sudut... Kau informasikan pada yang lainnya.. " ujar yang menelfon tuan mereka tadi.
Total ada dua puluh orang anggota pria misterius yang mengelilingi Mansion utama dan bersembunyi di sudut yang tidak gampang ketahuan. Mereka akan secara bergantian dengan tim satunya lagi untuk melakukan pengintaian selama 24 jam penuh. Karena itu ada dua tim yang bertugas.
Di tempat lain, di sebuah ruangan kerja yang ada di gedung tinggi di kota Milan. Terlihat Toby, asisten dari pria misterius itu tengah melaporkan apa yang tadi dia dapatkan dari anak buah mereka yang Mansion de Niels.
__ADS_1
Pria misterius itu tidak kaget karena setahunya memang penerus Joaquin de Niels itu adalah orang yang sangat teliti dan peka. Jadi sudah barang jari sedikit pergerakan nya telah terbaca. Namun rencana utama yang dia buat, bukan dirinya sendiri yang mengeksekusinya sehingga tidak akak pernah terbaca oleh mereka.
" Apa masih tidak bisa menyusupkan satu saja orang kita ke dalam? " tanya pria misterius itu.
" Sulit tuan... Karena ternyata setiap penjaga dan maid di Mansion itu adalah orang-orang yang JN SD. Mereka adalah orang-orang yang sudah terlatih. Maid saja harus berasal dari sana juga tuan... " lapor Toby.
" Apakah kita bisa mengajak Rouge untuk kerjasama menurut mu? "
" Tentu saja tidak tuan.. Dia pasti tidak akan rela kehilangan apa yang keluarga de Niels berikan padanya. Lebih baik kita melobby istrinya saja untuk membantu kita.
" Wanita itu tidak memiliki posisi berharga bagi Rouge.. Mungkinkah dia bisa? Apa yang aku perintahkan padanya saja belum juga dia kerjakan.."
" Kita harus mencobanya tuan... Karena menurut yang saya dengar hanya tiga orang yang memegang kunci kekuasaan di JN SD corp. Galen de Niels, Rouge de Niels dan Lucifer de Niels... "
" Anak Daniel de Niels, saat ini tinggal di Roma. Keturunan de Niels yang digadang-gadang akak menjadi pemimpin kekuasaan ilegal di JN tuan.. "
" Wah... Rupanya ada yang seperti itu.. Benar-benar sesuatu sekali keluarga ini... "
Toby menggaruk kepalanya yang tidak gatal.emilih bersebrangan dengan keluarga yang memiliki kekuasaan adalah hal yang cukup berani. Apalagi mereka hanyalah secuil roti jika dibandingkan dengan keluarga de Niels. Tapi kepercayaan diri dari pria misterius itu memang sangatlah tinggi karena dia mengetahui beberapa titik kelemahan keluarga de Niels, salah satunya adalah masa lalu Vinda de Niels.
__ADS_1
" Kau tekan saja terus Marisha itu!!! Buat dia dengan sendiri terpojok dan akan nekat melakukan apa saja..!! "
" Baik tuan... "
..."*******"...
Bertambahnya jumlah penjaga di Mansion utama bukanlah tanpa sebab. Baik Galen maupun Claude sudah menyadari bahwa Mansion mereka tengah di intai oleh orang-orang dari pihak musuh. Belum jelas siapa target mereka tapi yang jelas itu pasti ada hubungannya dengan Geya.
Claude tidak ingin menyesal dikemudian hari pun mempersiapkan semuanya dengan matang. Penjagaan untuk anak dan istrinya, bahkan karena mendekati hari Geya melahirkan, suami Geya ini membuat kamar khusus untuk nantinya Geya melahirkan.
Beberapa kali Geya bertanya apa gerangan dia harus melahirkan lagi di Mansion sama seperti ketika si kembar lahir. Jawaban Claude pun membuat Geya tercengang, bahwa bisa saja nanti akan ada cuaca ekstrim sehingga Geya harus melahirkan di mansion. Claude tidak ingin semuanya serba mendadak seperti ketika twins Q lahir, jadi mulai sekarang dia mempersiapkan semuanya.
Twins Q yang biasanya akan sekolah di luar, kini menjadi sekolah di rumah. Piano, biola, celo dan alat musik lainnya yang biasanya menunjang pelajaran mereka di tempat mereka belajar sudah Claude belikan dan sekarang Mansion utama lengkap dengan semua perlengkapan sekolah twins.
Mommy Noura dan Geya sampai jengah melihat semuanya disiapkan di Mansion dengan alasan bahwa lebih nyaman belajar di rumah karena Geya sebentar lagi akan melahirkan. Tidak nyambung sebenarnya, tapi Geya paham sifat parnoan suaminya jadi Geya diam saja tanpa ada kecurigaan sedikit pun.
" Oohhh. Sekalian kau pindahkan saja kebun binatang kemari Claude... " cibir mommy Noura ketika berbagai perlengkapan bayi untuk anak Geya baru saja dikirim.
" Niatnya juga begitu mom,, bukankah di belakang masih ada area yang cukup besar. Untuk harimau, singa dan beberapa hewan lain yang disukai anak-anak sepertinya cukup... " mommy Noura melongo mendengar ucapan menantunya.
__ADS_1
Geya terkekeh pelan melihat wajah cengo mommy Noura saat diharapkan dengan sifat luar biasa dari sang suami yang memang tidak banyak orang yang tahu. Bayangkan saja di Mansion Geya yang ada di Bel Air, Los Angeles. Lengkap dengan kolam renang outdoor, indoor, ada teater mini yang muat sampai tiga puluh orang, ada salon pribadi, ada mini baru lengkap dengan tempat penyimpanan birnya, ada ruangan khusus untuk oleh raga dan ada ruangan bilyard. Itu belum termasuk yang ada di bagian atas Mansion.
Seharusnya mommy Noura sudah tidak kaget dengan persiapan bin ajaib yang akan Claude siapkan untuknya selama tinggal di Mansion utama, Milan. Sungguh luar biasa suami Geya yang satu ini, selalu tidak tanggung-tanggung ketika mengerjakan sesuatu.