DADDY UNTUK ANAK KEMBAR KU

DADDY UNTUK ANAK KEMBAR KU
Cerita dari Bastoru


__ADS_3

Kembali bertemu dengan orang yang paling berarti bagi kita adalah hal yang membahagiakan. Namun, dibalik pertemuan itu ada sebuah rahasia yang siap tidak siap memang harus diucapkan, dan itu membutuhkan banyak sekali perjuangan untuk bisa jujur. Hubungan yang diawali dengan sebuah kebohongan, hanya akan menjebak seseorang terus dan terus melakukan kebohongan demi menutupi kebohongan sebelumnya. Terus seperti itu hingga berakhir dengan luka yang mendalam.


Bastoru merasa bahagia karena bisa bertemu dan bertatap muka lagi dengan satu-satunya wanita yang berhasil menarik perhatiannya selama dia hidup. Usianya kini sudah hampir kepala empat, dan selama ini dia tidak pernah dekat dengan wanita manapun kecuali wanita bernama Pomela.


" Pome... Ada yang ingin aku ceritakan pada mu.. Apa kau mau mendengarkan dan menerima semua yang akan aku ceritakan pada mu? " tanya Bastoru.


" Kenapa, apa kau sudah menikah? " tanya Pomela dengan raut wajah sedih.


" Hahahahaha... Tentu saja tidak.. Aku mencari mu selama ini, bagaimana bisa aku menikah dengan wanita lain.. " jawab Bastoru merasa geli dengan tingkah Pomela. Ayolah, mereka berdua sudah bukan remaja yang jatuh cinta lagi.


" Kalau begitu, apa yang ingin kau ceritakan? " tanya Pomela yang bisa bernafas lega ketakutan nya tidak menjadi kenyataan.


" Tentang diri ku dan juga tentang saudara kembar ku bernama Bertold.. "


Degh...


Pomela langsung menatap tidak percaya dengan apa yang baru saja dia katakan. Bertold? Bukankah yang sekarang ini bersamanya adalah Bertold. Tapi kenapa pria di sampingnya ini bicara seolah dia bukan Bertold. Pomela mulai merasakan hawa tidak enak disekitarnya.

__ADS_1


" Kami adalah anak dari keluarga bangsawan Stainpert. Kau tidak tahu kan akan hal itu? " Pomela mengangguk karena memang dia baru tahu kalo ini, " Aku dan Bertold adalah saudara kembar dimana aku kakak dan dia adalah adik kembar ku.. Kami tumbuh dengan persaingan yang ketat sejak kecil untuk menjadi pewaris keluarga bangsawan Stainpert. " Bastoru bisa melihat bahwa Pomela sekarang begitu terkejut dengan apa yang dia ceritakan.


" Lalu siapa yang menjadi kekasih ku? Apa kalian mempermainkan ku? " tanya Pomela terlihat mulai emosi.


" Ssssttttt.... Dengarkan sampai selesai baru kamu memutuskan apakah kami mempermainkan mu atau tidak.. " Bastoru pun melanjutkan.


" Pria yang kau temui di cafe ketika kau sedang makan siang bersama dua teman mu adalah aku. Benjamin Bastoru Stainpert. Dan sejak itu aku jatuh cinta pada mu. Tapi,, ketika kita sepakat untuk bertemu, yang justru kau jumpai adalah saudara kembar ku, Bertold. Hingga akhirnya kalian berkencan dan tahukah diri mu berapa hancurnya hati ku ketika tahu kau bersama dengan Bertold.. " wajah Bastoru terlihat sangat sedih.


Pomela langsung melotot mendengar ucapan dari pria yang mengaku bukan Bertold ini. Jadi sejak awal dia yang salah mengenali dan justru membuat semuanya menjadi kacau. Lalu siapa yang sebenarnya Pomela cintai, apakah Bastoru atau Bertold. Menurut cerita Bastoru, yang berkencan dengannya adalah Bertold.


" Pome,, aku sungguh tidak menyalahkan diri mu.. Semua terjadi tanpa sepengetahuan mu.. Disini yang aku inginkan kau mendengar ceritanya, cerita versi ku.. " Bastoru langsung menggenggam jemari Pomela karena takut wanita ini salah paham.


Bastoru mengangguk, dia memang berniat untuk menceritakan semuanya pada Pomela. Tentang dirinya, tentang cintanya dan juga tentang kecelakaan yang menimpa Bertold empat belas tahun yang lalu. Bastoru tidak ingin lagi menutupi semuanya, bahkan kedua orang tuanya tidak tahu menahu masalah ini.


" Bertold dan aku, kami tumbuh bersama dalam lingkup persaingan sebagai penerus keluarga. Tidak jarang dia memanfaatkan kelemahan ku begitu pula sebaliknya. Kami saling menyerang dan bertahan, semuanya agar mendapatkan penilaian sempurna dan akan terpilih menjadi kepala keluarga.. Namun, sejak kecil, kedua orang tua kami cenderung menyayangi Bertold lebih besar dibandingkan pada ku.. Alasannya aku tidak tahu, tapi memang seperti itu. " Bastoru tersenyum kecut.


y

__ADS_1


" Menurut ayah kami, sifat dan sikap Bertold yang keras dan ambisius, adalah sikap yang tepat sebagai penerus keluarga, sedangkan aku yang selalu mendahulukan kepentingan bersama, adalah contoh pemimpin yang lemah.. Meski begitu, aku tidak pernah menyerah untuk bisa mendapatkan apa yang aku inginkan. Namun, ketika bertemu dengan mu, aku tidak lagi memiliki keinginan sebagai kepala keluarga, aku hanya ingin bersama mu. Tapi, Bertold kembali mengambil apa yang aku miliki untuk kesekian kalinya.. Dan itulah yang menyebabkan aku kembali memiliki ambisi untuk menjadi kepala keluarga, karena dengan begitu aku memiliki kekuatan lebih besar dari Bertold. "


Tuan dan Nyonya Stainpert bahkan sudah menangis mendengarkan cerita dari Bastoru. Tidak mereka sangka selama ini mereka telah menyakiti putra mereka yang lain demi kepentingan putra mereka satunya. Mereka berdua merasa gagal karena telah menyebabkan kedua anak mereka berakhir menjadi musuh. Hati mereka sakit sekali saat ini, mereka telah menjadi orang tua yang gagal.


" Malam itu, dimana kau mengatakan bahwa kau akan pergi ke club dan meminta dijemput. Tahukah kau bahwa kau mengirim pesan itu ke nomor ku, bukan nomor Bertold. Aku yakin kau tidak sadar, tapi memang begitulah kenyataannya. Dan malam itu, aku ingin sekali saja menjadi orang egois. Dulu aku selalu mengalah untuk Bertold bahkan jika itu tentang kasih sayang orang tua. Tapi dirimu, aku tidak bisa begitu saja menyerahkan mu pada Bertold. Aku yang pertama bertemu dengan mu, aku juga yang pertama jatuh cinta pada mu... " Pomela sudah menangis sesenggukan saat ini. Tidak dia sangka dia terjebak dalam cinta segitiga dengan pria kembar dan dia gagal menyadarinya.


" Sesungguhnya kami ini memiliki perbedaan dibagian mata, jika yang benar-benar mengenal dan tahu kami, pasti bisa membedakan kami. Tapi dirimu yang baru pertama kali bertemu dengan kami, jelas kau pasti tidak akan bisa menemukan perbedaan di antara kami berdua. Dan itu sungguh bukan salah mu... " Bastoru mengusap lembut kepala Pomela yang menangis dalam pelukannya itu.


" Hari dimana Bertold kecelakaan, hari itu kau mengatakan tentang kehamilan mu kan? " Pomela kembali mengangguk, " Sudah pasti dia akan murka pada ku, karena itulah tempat dimana kecelakaan itu terjadi adalah di jalan menuju ke apartemen ku, bukan ke tempat tinggal mu... "


Degh...


Pomela benar-benar tidak menyangka hal itu. Dia tidak pernah memikirkan dan peduli dimana kecelakaan yang merenggut nyawa Bertold terjadi. Pomela pikir, kekasihnya itu mengalami kecelakaan ketika hendak mendatangi nya karena bahagia mendengar tentang kehamilannya. Namun ternyata itu semua tidaklah benar, kekasihnya bukan hendak menghampiri nya, tapi mendatangi pria yang kini ada di depannya.


" Apa kau menyalahkan ku karena sudah membuat hubungan kalian hancur? Apa kau menyalahkan ku karena tidak bisa mengenali diri mu dan berakhir bersama dengan Bertold? " tanya Pomela disisa tenaga terakhirnya.


Bastoru menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


" Tidak pernah.. Namun satu hal yang ingin aku pastikan Pome.. Pria yang kau cintai itu, benar Bertold ataukah diri ku setelah kau mendengar kenyataannya? " tanya Bastoru. Jawaban Pomela nanti akan menentukan nasib mereka berdua. Apakah masih bisa cinta mereka berkembang, atau justru gugur begitu saja.


__ADS_2