Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)

Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)
138. Masih Ragu


__ADS_3

Mobil yang dikendarai Andrew pun kini sudah berhenti di sebuah restoran.


Andrew dan Tika pun dengan segera keluar dari mobil tersebut.


"Ayo kita masuk ke dalam," ajak Andrew kepada Tika saat sudah berada di tempat restoran tersebut.


"Heem," jawab Tika sambil menganggukan kepala.


Andrew dan Tika pun dengan segera berjalan masuk ke dalam restoran tersebut. Andrew langsung menempelkan tangannya ke tangan Tika, sehingga kini mereka masuk saling berpegangan tangan.


"Ayo kita cari tempat duduk," Andrew sambil menatap Tika.


"Oke," jawab Tika.


Andrew dan Tika dengan segera mencari tempat duduk yang kosong. Kebetulan restoran tersebut sangat ramai.


Setelah menemukan tempat yang nyaman, Andrew dan Tika pun dengan segera duduk di tempat tersebut.


"Oya, kamu mau pesan apa?" tanya Andrew kepada Tika.


"Apa saja, yang penting enak dan kenyang!" jawab Tika.


"Ya ampun sayang, ya pastinya enak lah. Kamu kalau bicara jangan sembarangan, nanti kalau pemilik restoran ini dengar, gimana?"


"Gimana apanya? Lagian siapa yang tidak bilang tidak enak? Sudahlah, aku tidak mau banyak berdebat. Sekarang pesenkan makanannya," ucap Tika.


"Oke, baiklah."


Andrew pun dengan segera memanggil pelayan tersebut, dan ketika pelayan datang menghampiri mereka, Andrew langsung memesankan makanannya.

__ADS_1


"Oya Pak, tunggu sebentar ya, saya mau mengambil pesanan bapak sama Ibu dulu," ucap sang pelayan.


"Iya, silahkan." jawab Andrew.


Pelayan tersebut langsung pergi berlalu dari hadapan mereka, dan pergi menuju dapur.


"Ndrew," panggil Tika.


"Iya, kenapa sayang?" tanya Andrew.


"Kamu serius dengan pilihanmu? Kamu tidak akan menyesal memilih aku sebagai istrimu?" tanya Tika.


Entah kenapa, walaupun Andrew kelihatan begitu serius padanya, selintas dipikiran Tika, masih ada rasa ragu.


"Kenapa kamu berkata seperti itu? Kamu meragukanku? Kamu belum percaya kepadaku? Terus harus gimana dong, agar kamu yakin tentang diriku yang begitu sangat mencintaimu, dan menyayangimu?" tanya Andrew dengan beberapa pertanyaan.


"Bukan begitu, tapi-"


"Dengar ya sayang, detak hatiku selalu bedetak kencang saat denganmu. Hatiku hanya milikmu, di dalam hati hanya ada satu nama yang selalu membuat aku tersenyum, semangat menjalani kehidupan, dan menjadi berwarna, yaitu kamu, Tika Lestari," ucap Andrew sambil menatap mata hitam Tika.


Sehingga mata hitam mereka saling menatap satu sama lain.


"Aku mau bertanya sama kamu, apakah dihatimu ada cinta dan rasa sayang untukku?" tanya Andrew, sambil menunjuk hati milik Tika.


"Sebenarnya-"


"Maaf pak, Bu, ganggu, makanannya sudah datang," ucap Tio sang pelayan.


Lalu Tio pun dengan segera meletakan makanan dan minumannya di atas meja.

__ADS_1


"Selamat menikmati makanannya." ucap Tio sambil tersenyum.


"Terima kasih," ucap Tika, sambil tersenyum.


"Iya Bu," Tio membalas senyuman Tika.


"Ya sudah, kalau begitu saya permisi." Tio sambil berlalu pergi.


'Emmzz ... dari aromanya kelihatan enak sekali. Kebetulan perutku lagi lapar nih,' gumam Tika, kemudian mengambil sendok dan menyendok makanan tersebut.


Saat Tika akan menyuapkan makananya ke dalam mulut, tiba-tiba terpaksa harus terhenti dulu saat Andrew menahannya.


"Ndrew, apa-apaan sih. Aku laper nih," gerutu Tika, sambil menatap kesal Andrew.


"Kamu lanjutin dulu dong perkataanmu tadi," ucap Andrew.


"Iya nanti setelah aku beres makan, aku lanjutin kok. Sekarang, aku laper mau makan dulu, oke!" ucap Tika.


"Tapi-" ucapan Andrew tergantung, karena tiba-tiba Tika menyuapkan makanannya ke mulut Andrew.


"Sudah sekarang jangan banyak ngomong, makan dulu tuh, makanan yang ada di mulutmu," ucap Tika sambil menatap Andrew.


Andrew langsung menguyah makanan tersebut, sambil menatap Tika yang kini sedang asyik makan.


Padahal apa salahnya sih, tinggal bicara. Susah benar ini punya calon istri. Aku kan sangat penasaran sekali jawabannya batin Andrew, sambil menatap kesal dan gemas Tika.


*****


Yuk mampir dan kepoin karya kak author ini dijamin seru banget dan juga  bikin baper nih.

__ADS_1



__ADS_2