Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)

Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)
37. Aku terhipnotis(Andrew)


__ADS_3

"Ya sudah kalau begitu Ibu permisi dulu ya sayang, mau berangkat kerja dulu," ucap Tika yang kini sudah selesai makannya.


"Iya silahkan Bu, hati-hati di jalannya ya Bu." ucap Chika sambil menatap Ibunya.


"Iya sayang. Ingat jangan nakal ya, dengerin nasehat nenek dan jangan bikin nenek marah." ucap Chika sambil menatap putrinya.


"Iya Ibu, siap laksanakan!" Chika sambil mengangkat satu tangannya dengan hormat.


Tika pun tersenyum saat apa yang dilakukan oleh putrinya, lalu berkata,"baguslah kalau begiti sayang."


"Oya Bu, Ayah, Tika permisi mau berangkat kerja dulu." ucap Tika sambil menatap kedu orangtuanya.


"Iya silahkan Nak, hati-hati di jalannya." bu Lily sambil menatap putrinya.


"Iya Bu. Tika titip Chika ya Bu, maaf Bu Tika merepotkan Ibu." ucap Tika merasa tidak enak hati.


"Tidak kok Nak, kamu tidak merepotkan Ibu kok. Justru Ibu sangat senang ada cucu disini, Ibu merasa terhibur dan sangat senang ada Chika yang selalu menghibur nenek." ucap bu Lily sambil menatap cucunya yang mengemaskan dan orangnya sedikit jail, serta suka membuat hidupnya semakin berwarna.


"Syukurlah kalau begitu Bu. Oya Ayah, Tika berangkat dulu kerja ya? Maaf Yah, Tika masih belum bisa menggantikan posisi Ayah. Tetapi Tika janji kok, pasti akan menggantikan posisi Ayah setelah Tika sudah siap dan Tika sudah mengundurkan diri dari perusahaan tersebut."


"Iya tidak apa-apa kok Nak, kamu jangan dipikirin. Kalau kamu masih pingin cari pengalaman kerja, tidak apa-apa kok Nak, Ayah tidak akan memaksamu." ucap Ayah Efendy sambil menatap Tika.


"Oke baiklah Ayah, ya sudah Tika permisi dulu ya." Tika sambil mencium tangan punggung Ayahnya, kemudian Ibunya lalu mencium lembut pucuk rambut Chika.

__ADS_1


"Ya sudah Ibu berangkat dulu ya sayang."


"Iya Bu." ucap Chika sambil tersenyum terhadap Ibunya.


"Assalamualaikum ...."


"Walaikumsalam .... "


Tika pun pergi meninggalkan rumah kedua orangtuanya, lalu menjalankan mobilnya menuju perusahaan tempat kerjanya.


********


PT.CAHYA.


Tika pun terus berjalan menuju ruangan tempat kerjanya. Setelah sampai ruangannya dengan segera Tika pun berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut.


"Selamat pagi Pak Andrew .... " sapa Tika saat memasuki ruangan ternyata sudah ada pemilik perusahaan tersebut diruangannya sedang menatap laptop miliknya sendiri.


"Pagi juga, Tik-" ucapan Andrew tergantung di udara saat matanya menatap Tika. Andrew merasa terhipnotis dengan kecantikan Tika.


'Ya ampun cantik banget. Bagaimana bisa, si Tika secantik ini? Padahal di seorang janda beranak satu. Tetapi dia kelihatan bagaikan masih perawan,' gumam Andrew di dalam hati.


"Haloo .... Pak!" ucap Tika menyadarkan lamunan atasannya.

__ADS_1


"Eh iya Tika, kenapa?" tanya Andrew dengan gugup, saat Tika berbicara dengan nyaring.


"Pak Andrew ini kenapa sih, kok masih pagi sudah melamun saja." ucap Tika sambil menatap Andrew.


"Saya ini tidak melamun Tika, tetapi-" ucapan Andrew pun harus terputus saat bell berbunyi, tanda waktunya bekerja di mulai.


"Ya sudah pak karena sudah bell, saatnya saya kerja dan mengerjakan tugas kembali." ucap Tika kemudian duduk di tempat kerjanya, dan mulai mengerjakan pekerjaannya.


"Iya silahkan!"


*Empat jam kemudian ...


Tika pun kini sudah selesai mengerjakan pekerjaannya, meski hanya ada beberapa berkas yang harus dikerjakan. Tetapi ini waktunya makan siang, mungkin setelah makan siang baru dilanjut lagi pekerjaannya.


"Tika, ayo kita makan di luar." Ajak Andrew terhadap Tika sambil berjalan menghampiri Tika.


"Baiklah pak." jawab Tika, kemudian beranjak dari tempat kerjanya.


Andrew dan Tika pun berjalan pergi dari ruangan kerjanya, menuju parkiran mobil. Namun ketika berjalan ada seseorang wanita berjalan menghampiri Tika dan Andrew.


"Andrew .... " panggil wanita tersebut, kemudian menggeser Tika dengan tubuhnya sehingga posisi wanita tersebut berada di tengah. Wanita tersebut juga memandang sinis Tika.


bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2