Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)

Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)
76.Mencari gara-gara part 2


__ADS_3

"Lagi pula apa yang dikatakan oleh Andrew benar, kalau kamu memang pantas untuk di pukul." ucap Reza.


"Kenapa kamu malah membela dia? Harusnya kamu bela sahabatmu ini, karena dia sudah berani memukulku." Chandra sambil menatap kesal Reza, lalu melepaskan Andrew.


"Sahabat? Kamu tidak pantas sekarang jadi sahabatku." ucap Reza.


"Lho kenapa kamu berbicara seperti itu? Oh aku tahu, mentang-mentang sekarang aku orang miskin jadi kamu tidak mau menganggapku sahabat," ucap Chandra sambil menatap sinis Reza.


"Apa yang kamu katakan tentu saja salah. Aku tidak pernah memandang persahabatan harus sederajat dengan kita. Contohnya saja si Eki, dia miskin tapi tetap aku akui sebagai sahabat." Reza sambil menatap Chandra.


"Kalau bukan karena itu alasannya, lalu kenapa kamu tidak ingin mengakui aku sebagai sahabatmu lagi?" tanya Chandra.


"Karena kamu pembohong! Dan juga ternyata kamu orangnya suka seenaknya memfitnah orang ya."


"Kamu bilang aku pembohong? Emangnya aku sudah berbohong apa terhadapmu hah?" tanya Chandra sambil menatap tajam Reza.

__ADS_1


"Apa kamu lupa ya, hampir selama tiga tahun lebih kamu membohongi aku, dan juga sahabatku yang lainnya. Kamu bilang selama ini bahwa si Vika kekasihmu? Bahkan kamu sampai bermesra-mesraan di depan kita? Dan ternyata kamu sudah menikah, dan tidak pernah mengakui istri sahmu yaitu Tika. Macam pria apaan kamu hah?" tanya Reza kemudian mencengkram kerah Chandra.


"Oh jadi karena itu. Lagi pula itu urusanku, bukan urusanmu!" Bentak Chandra sambil menatap tajam Reza.


"Dan inilah hukuman untuk pria brengsek, serta suka mempermainkan hati wanita. Bugghk ...." Reza memukul bibir bawah Chandra, sehingga bibir Chandra luka lebam dan banyak mengeluarkan darah. Bagaimana tidak? Reza memukul Chandra tepat saat bibirnya tadi di pukul oleh Andrew.


"Kalian ini benar-benar gila. Gara-gara si janda tak tahu diri itu, kalian malah jadi seenaknya terhadapku! Apa istimewanya dia? Lagi pula dia bekasku bro, aku pernah mencicipinya hingga puas. Makan tuh janda gatal. Maaf ya harus kalian mikir, dia bekas lho harusnya di buang di tong sampah!" ucap Chandra sambil menatap tajam Tika.


Plakk ... satu tamparan mendarat mengenai pipi Chandra, sehingga meninggalkan bekas merah di pipinya.


"Kamu kalau bicara benar-benar kurang ajar ya! Seenaknya saja ya kalau bicara." ucap Tika sambil menatap tajam Chandra,"dengar ya, walaupun aku seorang janda tapi aku masih punya harga diri. Aku bukan wanita murahan yang rela dicicipi oleh siapa pun. Tidak seperti kalian, main di belakang tanpa ada ikatan terus hamil begitu saja. Dimana harga diri kalian!? Bukankah itu lebih hina bukan!?" Tika sambil menatap tajam Chandra dan Vika bergiliran.


"Apa hem?" tantang Tika.


"Maaf Tik, saya lama ke toiletnya. Sekarang ayo kita pulang." Ajak pak Leo sang pengacara.

__ADS_1


"Syukurlah, akhirnya pak Leo sudah kembali. Saya sangat beruntung," ucap Tika sambil menatap pak Leo lalu tersenyum.


"Emangnya ada Tik? Apakah terjadi kegaduhan disini tadi?" tanya pak Leo sambil menatap Chandra yang kini bibirnya meninggalkan luka dan lembam.


"Sudahlah pak, itu tidak penting dibahas. Ya sudah pak Andrew, pak Reza, saya permisi pamit duluan." ucap Tika sambil menatap Reza dan Andrew bergiliran.


"Iya Tika." jawab Andrew dan Reza bersamaan.


Andrew dan Reza awalnya memang pingin mengajak Tika untuk makan siang. Tapi karena melihat kondisi keadaan tadi, Andrew dan Reza memilih untuk memberikan Tika ruang agar bisa melupakan dan menenangkan hatinya sendiri saat kejadian tadi.


Tika dan pak Leo pun segera pergi menuju mobil miliknya. Setelah keduanya sudah masuk ke dalam mobil, dengan segera sang sopir menjalankan mobilnya meninggalkan gedung pengadilan agama.


Reza dan Andrew pun dengan segera pergi meninggalkan Chandra dan istrinya, lalu berjalan menuju mobil masing-masing. Sedangkan Chandra menatap kesal Andrew dan Reza yang telah memukul dirinya tanpa ada perkataan meminta maaf.


Bersambung ....

__ADS_1


Yuk mampir dan kepoin, karya dari author temanku ini di jamin seru banget dan bikin baper nih ...



__ADS_2