Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)

Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)
138.Cemburu


__ADS_3

"Nikmat sekali makannya, membuat perutku pingin nambah lagi," ucap Tika, sambil tertawa renyah.


"Mau aku tambahin lagi?" tanya Andrew, kepada Tika.


"Tidak usah Ndrew, lagi pula perutku sudah kenyang kok." jawab Tika.


"Emm ... tadi bilang pingin nambah lagi, sekarang bilang sudah kenyang, gimana ceritanya ini," ucap Andrew merasa tidak mengerti.


"Mau tau ceritanya?" tanya Tika.


"Tentu saja mau. Coba ceritakan gimana bisa begitu?" Andrew, sambil menatap penasaran kepada Tika.


"Mau cerita gimana? Aku juga tidak tahu, kenapa bisa seperti ini," Tika cengengesan.


"Iss dasar kamu itu ya, benar-benar jadi orang sangat mengemaskan, tau enggak." Andrew dengan unjuk gigi gemas, sambil mencubit pipi Tika.


"Ih Ndrew, apaan sih. Lagian aku kan, tidak tau juga harus cerita apa?!" gerutu Tika, sambil menatap kesal Andrew karena pipinya di cubit.


Andrew pun hanya bisa menarik napas dengan kasar.


"Ya sudah ayo kita pulang," ajak Andrew.


"Oke, baiklah. Ya sudah, aku duluan masuk mobilnya, dan kamu bayar dulu ke kasir," ucap Tika.


"Tidak bisakah kita bareng masuk ke dalam mobilnya?"


"Kelamaan Ndrew, kalau aku ikut kesana. Enggak apa-apakan aku tunggu di dalam mobil saja?" tanya Tika.


"Emm ... ya sudahlah, tidak apa-apa kok sayang." jawab Andrew.


"Oke." Tika sambil berjalan menuju keluar, dan lebih memilih untuk menunggu di dalam mobil.

__ADS_1


Andrew pun dengan segera berjalan menuju kasir untuk membayar makanannya.


Saat Tika berjalan menuju mobil, tiba-tiba seseorang tidak sengaja menabrak tubuhnya.


"Aww," ringis Tika merasa kesakitan.


"Maaf, saya benar-benar tidak sengaja," ucap pria tersebut.


"Iya tidak apa-apa kok." jawab Tika.


Mereka pun saling menatap satu sama lain, sehingga netra mereka saling menatap.


"Tika?"


"Chandra?" ucap Tika dan Chandra bersamaan, dan merasa terkejut saat mantan pasangan suami istri tersebut, bertemu kembali.


Lima hari yang lalu Chandra memilih untuk mengundurkan diri dari perusahaan yang dipimpin oleh Tika, sang mantan istrinya tersebut.


Chandra sengaja memilih untuk mengundurkan diri karena tidak mau ada kesalahpahaman yang nantinya akan beresiko dirinya yang disalahkan.


Chandra berpikir, buat apa mempertahankam seseorang, tapi dia sudah nyaman dengan orang lain. Dan tidak ada salahnya, membiarkan seorang yang kita cintai, bahagia dengan pilihannya.


"Oya Tika, apa kabar?" tanya Chandra.


"Baik kok." jawab Tika.


"Syukurlah kalau begitu. Oya, kamu tadi meringis kesakitan, mana yang sakit?" tanya Chandra merasa cemas.


"Tidak kok, tidak ada yang sakit." ucap Tika.


"Serius nih?"

__ADS_1


"Iya aku-" ucapan Tika harus tergantung, saat Andrew datang tiba-tiba.


"Oya sayang, bukankah kamu-" ucapan Andrew terputus, saat Andrew baru menyadari ada Chandra.


"Chandra?" Andrew merasa terkejut saat menyadari ada Chandra.


"Hei Ndrew, apa kabar?" ucap Chandra tanpa basa basi, lalu mengulurkan tangannya.


"Baik kok." Andrew sambil membalas uluran tangan Chandra.


"Syukurlah kalau begitu. Ternyata kalian ada disini juga ya?" tanya Chandra sambil menatap Andrew, kemudian bergiliran menatap Tika.


"Iya, aku disini lagi makan siang bersama calon istriku tercinta," ucap Andrew, kemudian merangkul pundak Tika.


Tika pun hanya tersenyum malu saat Andrew merangkul pundaknya.


"Oh, habis makan siang ya. Enak banget ya, makan bersama dengan orang yang telah membuatmu nyaman," ucap Chandra.


"Tentu saja dong, dan pastinya akan ada orang yang menyesal karena telah mennyia-nyiakan wanita seperti dia! Ya sudah, kalau begitu permisi mau pulang dulu," pamit Andrew kepada Chandra.


"Ya silahkan." jawab Chandra.


Andrew dan Tika dengan segera pergi dari hadapan Chandra, lalu berjalan menuju mobil miliknya.


Sedangkan Chandra tersenyum saat menatap kepergian Tika dan Andrew.


'Kayaknya dia cemburu? Santai sajalah, lagian aku tidak akan merebut Tika kok. Justru aku akan membiarkan dia bahagia bersamamu. Karena aku yakin, kamu pasti bisa membuat dia jauh lebih bahagia dan berwarna dalam hidupnya,' gumam Chandra sambil menatap Tika dan Andrew yang kini sudah masuk ke dalam mobil..


Bersambung .....


*jangan lupa tinggalkan jejaknya, biar tambah semangat upnya

__ADS_1


# yuk kepoin karya dari kak author ini\, dijamin bikin baper nih.



__ADS_2