Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)

Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)
71. Reza Vs Andrew


__ADS_3

"Sebenarnya apa salahku terhadap dia? Sehingga si Chandra melakukan ini semua di belakangku? Perasaan saya selalu berusaha menjadi istri yang penurut, dan menjadi istri yang terbaik buat dia." Tika tiba-tiba airmata yang ditahannya, lolos begitu saja.


"Si Chandra saja yang tolol dan bego. Wanita secantik kamu malah di tinggalin, padahal kalau di mata saya kamu itu orangnya asyik dan baik kok. Kita lihat saja sampai mana rumah tangga mereka bertahan? Kalau saya lihat, si Vika matre deh."


"Entahlah Ndrew. Sudahlah jangan bahas si pria brengsek itu lagi, Nyesek tahu."


"Kamu wanita yang begitu kuat dan tegar Tik, jarang lho ada wanita seperti dirimu. Saya begitu salut padamu Tik. Di luar sana banyak kok pria yang lebih baik dari pada Chandra. Semoga kamu mendapatkan jodoh seperti apa yang kamu inginkan." ucap Andrew menyemangati Tika dan mengusap lembut punggung Tika.


"Iya terima kasih Ndrew." ucap Tika kemudian mengusap airmatanya yang membasahi pipinya.


Saya janji Tika bila kamu berjodoh denganku, saya tidak akan menyia-nyiakanmu. Saya akan selalu ada untukmu. Saya tidak akan membiarkan orang-orang menyakitimu, dan akan selalu berusaha membahagiakanmu semampuku batin Andrew terselip senyuman saat memandang Tika.


"Eh maaf ya, saya tidak sopan panggil nama tadi hehe." Tika cengengesan.


"Tidak apa-apa kok, lagi pula saya lebih nyaman kamu panggil saya nama dari pada panggil pak atau bapak, kayak sudah tua tahu enggak kesannya." protes Andrew.


"Pak Andrew ini ada-ada saja deh, itu namanya menghormati karena pak Andrew ini atasanku." ucap Tika sambil mengelengkan kepalanya.


"Kalau saya jadi suamimu gimana?" tanya Andrew.


"Mulai ngaco deh kalau bicara pak Andrew ini." Tika sambil tertawa renyah.


"Maaf, saya lama ya? Maaf ya, sudah membuat kalian menunggu." ucap Reza tiba-tiba datang menghampiri Tika dan Andrew.


"Iya tidak apa-apa kok pak Reza." jawab Andrew.

__ADS_1


"Makanannya belum ada juga ya?" tanya Reza.


"Belum pak, mungkin bentar lagi kali." ucap Tika.


Tiba-tiba seorang pelayan paruh baya datang sambil membawa makanan dan minuman yang sudah dipesan. Lalu pelayan tersebut menyimpan makanan dan minumannya di atas meja.


"Panjang umur benar pak pelayan ini, baru saja saya ngomong eh ternyata Bapak sudah datang saja." ucap Reza sambil tersenyum.


Pak Karno hanya tersenyum tanpa membalas perkataan Reza.


"Selamat menikmati makanannya." ucap Pak Karno saat sudah selesai menaruh makanan dan minumannya.


"Terima kasih pak." ucap Tika.


"Sama-sama. Ya sudah kalau begitu saya permisi." ucap pak Karno sambil berlalu karena ada pekerjaan lain.


"Baiklah, ayo." ucap Reza.


Mereka pun kini sedang menikmati makan siangnya.


Lima belas kemudian ...


"Alhamdulilah selesai juga makannya," ucap Tika saat sudah selesai makannya.


"Mau saya tambahin lagi makanannya?" tanya Reza sambil menatap Tika.

__ADS_1


"Tidak ah, ini saja sudah kenyang nih." Jawab Tika.


"Belepotan banget ya kalau makan, sini saya bersihin," ucap Reza kemudian mengambil tisu.


"Kalau makan tuh yang benar, kayak anak kecil banget ya belepotan," ucap Andrew yang lebih cepat dulu mengusap bibir Tika yang belepotan.


'Ck, apa-apaan dia. Seharusnya aku yang melakukannya, bukan dia' batin Reza sambil menatap sinis dan kesal terhadap Andrew.


"Saya ini bukan anak kecil, sini tisunya saya bisa sendiri kok." Protes Tika kemudian mengambil tisunya.


"Ya sudah, karena bentar lagi masuk kerjanya ayo kita pergi dari sini Tika." ucap Reza sambil menarik tangan Tika.


"Tidak boleh, dia harus pulang bersamaku!" ucap Andrew sambil menarik tangan Tika satu lagi.


"Lho kenapa harus pulang bersamamu? Dia bareng kesini bersamaku, begitu pun pulangnya harus bareng juga dong," ucap Reza sambil menatap Andrew dengan tatapan maut.


"Tapi saya ini atasannya, jadi berhak dong Tika pulang bareng sama saya." ucap Andrew membalas tatapan Reza.


Suasa pun kini semakin sengit. Reza dan Andrew saling menatap dengan tatapan membunuh.


bersambung ....


*****


promo lagi, kepoin nih karya dari temanku yang satu ini, dijamin bikin baper. Enggak percaya? mampir yuk ...

__ADS_1



__ADS_2