Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)

Izinkan Aku Pergi(Aku Lelah)
79.Akhirnya dapat kerjaan


__ADS_3

"Ini kembaliannya bang." ucap Resti sang kasir.


"Iya terima kasih." Chandra sambil mengambil uang kembaliannya.


Chandra pun dengan segera pergi meninggalkan warteg tersebut, dan pergi kembali mencari pekerjaan.


'Semoga saja ada perusahaan yang menerimaku. Aku lelah, harus mencari kemana lagi.' ucap Chandra sambil berjalan mencari perusahaan yang membutuhkan karyawan.


'Eh tunggu dulu, kayaknya ada lowongan kerja nih.' Chandra sambil berjalan mundur dua langkah lalu melihat ke kiri menatap kertas yang menempel di tihang listrik.


Chandra pun dengan segera membaca lowongan kerja tersebut.


'Hanya membutuhkan office boy(ob)? Yang benar saja, masa saya harus kerja di bagian office boy sih. Apa kata dunia? Aku dulu kerja sebagai seorang direktur dulu, sekarang OB? Tidak. Aku tidak mau.' gumam Chandra sambil menggelengkan kepala.


'Tapi kalau aku sekarang tidak dapat kerjaan, nanti si Vika marah dan cemberut mulu lagi. Ya sudahlah tidak apa-apa kerja sebagai office boy juga, yang penting dapat aku pulang sudah mendapatkan pekerjaan biar si Vika senang.' Chandra semakin semangat, lalu berjalan kembali menuju perusahaan yang di tuju.


**


Chandra kini sudah berada di perusahaan yang ditujunya. Lalu berjalan masuk ke dalam perusahaan tersebut.


'PT.BERLIAN? Kok baru dengar ya nama perusahaannya. Besar sih, banyak karyawannya juga lagi.' ucap Chandra mengagumi perusahaan tersebut.

__ADS_1


"Maaf pak apakah benar, katanya disini ada lowongan pekerjaan sebagai office boy?" tanya Chandra kepada satpam.


"Iya memang benar pak. Apakah anda ingin melamar sebagai office boy?" tanya pak Ali sang satpam.


"Iya pak, saya ingin melamar pekerjaan." jawab Chandra


"Ya sudah, ayo kita masuk ke dalam. Saya akan mengantarkan anda ke ruangan interview." ucap pak Ali.


"Baik pak." ucap Chandra.


Pak Ali dan Chandra pun berjalan menuju ruangan . Setelah sampai di ruangan tersebut, dengan segera pak Ali pergi meninggakan Chandra, dan Chandra pun masuk ke dalam ruangan interview.


'Akhirnya di terima juga kerja. Tidak apa-apalah kerja sebagai office boy juga, yang penting bisa menafkahi buat istriku,' gumam Chandra merasa senang.


Chandra pun segera pergi menuju keluar dari perusahaan tersebut. Karena Chandra akan memulai kerjanya besok.


'Istriku pasti senang kalau aku sudah mendapatkan pekerjaan.' Chandra sambil tersenyum bahagia.


Tiba-tiba angkot pun datang, dengan segera Chandra memberhentikan angkot tersebut. Setelah angkot tersebut berhenti, dengan segera Chandra masuk ke dalam angkot.


*****

__ADS_1


"Kiri pak." ucap Chandra kepada sopir angkot, saat sudah sampai dekat dengan rumahnya.


Pak sopir pun dengan segera memberhentikan mobilnya, lalu Chandra segera turun dari angkot tersebut saat sudah beres membayar ongkos angkot tersebut.


Chandra pun dengan segera berjalan masuk ke dalam rumahnya.


"Sayang ... sayang ...." ucap Chandra memanggil istrinya.


Ketika Chandra membuka pintu rumahnya, Chandra merasa syok dan terkejut dengan apa yang dilihatnya. Chandra benar-benar tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh istrinya.


Kini Chandra menatap istrinya dengan perasaan kesal dan marah. Vika pun merasa terkejut saat melihat Chandra yang kini sudah berada di dalam rumah.


Chandra pun langsung berjalan menghampiri istrinya dengan perasaan yang tidak bisa di tebak.


Bersambung ....


*****


promo lagi, kepoin dan mampir yuk karya temanku ini. dijamin seru banget nih.


__ADS_1


__ADS_2